NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
Kedatangan mama


__ADS_3


HY SEMUA NYA....SUDAH LAMA MENUNGGU YAH


MAAF KEMAREN AUTHOR NGAK SEMPAT UP


MAKLUM LAH.....KALIAN PASTI TAU....



TAMPA BANYAK KATA LAGI


SILAH KAN DI LANJUT KAN BACA NYA


~~~~~~~~~~~~~~~~》》》




****


Dengan cepat Nathan mengalih kan, pandangan nya ke arah zhelia,dengan tatapan mata yang membulat.


akibat pokus menghadap layar leptop, membuat Nathan kurang jelas mendengar ucapan dari wanita yang berada di sebelah nya.



"Tadi....kau bilang apa"ucap Nathan dengan mengertit kan dahi nya dan menatap zhelia dengan tatapan intens.



"Trimakasih atas pinjaman baju nya? tapi,apa tidak apa-apa kalo aku memakai pakain milik calon istri mu,aku takut dia akan marah"jawab zhelia dengan santai juga menatap Nathan



Nathan pun menajam kan mata nya kepada zhelia dan menaut kan alis nya,Dengan bingung dan terkejut.kenapa Zhelia bicara seperti itu,dia mengira kalo pakaian itu adalah milik Melia, dan dia takut untuk memakai nya? padahal semua pakaian itu kan milik dia,aku yang memberikan kepada nya,kenapa dia menyangka semua barang-barang perempuan di dalam lemari adalah milik Melia.zhelia pasti berpikir kalo aku dan Melia tingal bersama sebelum menikah...dan dia sudah salah paham.



Oh..tidak.pasti dia berpikir kalo aku itu pria yang tidak baik. sering melakukan hal hal yang mesum ,dan sering melakukan hal yang tak wajar bersama Melia.guman Nathan dengan sedikit gelisah,dengan pertanyaan istri nya



"De-dengar Zhelia...kau su-sudah salah paham pada ku"menyingkir kan leptop dari pangkuan nya dan berhadapan dengan zhelia



Yang kau pikir kan tentang aku, semua nya tidak benar,itu bukan pakain milik Melia,sama sekali bukan .dan dia juga tidak pernah tingal bersama ku? bahkan aku tidak pernah mengajak nya kesini atau pun tinggal bersama"seru Nathan dengan tegas menyakin kan zhelia



"Ji-jika itu...bu-bukan milik calon istri mu? lalu ke kenapa ada, banyak sekali pakain wanita"lirih zhelia dengan binggung. tidak mungkin kan seorang ceo muda tampan, terkenal kaya raya, sekaligus rekan bisnis nya mengoleksi barang-barang wanita jika tidak ada pemilik nya.tidak mungkin kalo Nathan juga memakai pakaian wanita.



~~Apa dia tidak paham dengan cara ku,kalo semua itu adalah milik nya~~



"Itu bukan punya siapa-siapa. melainkan untuk mu"



"Untuk ku..."dengan terkejut dan menunjukan jari nya pada diri nya sendiri.zhelia bertambah heran dengan sikap rekan bisnis nya ini. mulai dari membawa nya ke apartemen.menyuruh nya sarapan ,dan melarang nya untuk kembali ke hotel melihat semua pakain wanita di dalam lemari yang ia pikir itu adalah milik calon istri nya.namun salah sangka.Nathan mengatakan pakain itu adalah untuk nya.ada apa ini guman nya dengan binggung



"Maaf? aku tidak mengerti maksud mu.kenapa pakaian itu bisa menjadi milik ku"



"Lemarin kau kan menginap di sini jadi aku ingin memberi mu pakaian.dan aku tidak memiliki pakain wanita, tidak mungkin juga kan kau memakai pakain semalam yang sudah kotor dan bau.jadi aku menyuruh sekretaris ku membelikan baju untuk mu? kalo masalah banyak. itu kecerobohan sekretaris ku sendiri,karna dia tidak tau bagai mana selera mu dalam memakai pakaian,jadi dia mengambil semua yang menurut nya benar"



Jelas Nathan dengan sangat se deteil deteil mungkin .agar Zhelia mempercayai nya. dia tidak ingin zhelia salah paham pada nya


zhelia pun menganguk mengerti dengan ucpan Nathan yang menurut nya begitu benar,dan dia pun sudah salah paham terhadap rekan nya itu.



"Aku mintak maaf"lirih nya dengan pelan dan sedikit senyum di bibir nya



"Tidak papa"jawab nya dengan senyum dan merasa sangat lega.



"Ingat satu hal...aku tidak membohongi mu. itu semua bukan milik Melia"dengan tegas dan menunjuk ke arah zhelia dengan tatapan tajam.karna dia tidak ingin di cap seorang pria mesum yang suka berbuat yang aneh aneh



"Ia,aku tau"



"Kau harus percaya pada ku"ucap nya lagi dengan penekanan



"Ia....aku percaya"seru zhelia dengan senyum dan mengeleng ngeleng kepala melihat tingkah Nathan yang membuat nya merasa lucu




TING...TONG.....TING...TONG....



"Seperti nya kau ada tamu "ucap zhelia melihat ke arah pintu.begitu pun juga dengan Nathan .dia menatap pintu dengan binggung siapa yang datang di siang begini.sandy kan tidak mungkin .saat ini dia sedang ada pertemuan dengan keluarga nya.



"Kau tunggu lah di sini dulu.aku akan memeriksa nya"Nathan berjalan ke arah pintu dan melihat di layar monitor. tampak lah wajah mama dan kakak nya yang sedang berdiri di depan pintu.



Nathan pun jadi panik.apa yang harus dia lakukan ,jika dia membuka pintu maka, mama nya akan mengetahui kalo zhelia ada di sini. dan mama nya past tidak akan tinggal diam dan menyakiti zhelia lagi .dia pun mengusap kepala nya dengan kasar dan kembali menghampiri zhelia di sopa.



"Siapa yang datang"tanya zhelia dengan wajah polos menatap nathan

__ADS_1



"A ada...rekan. bisnis ku yang lain .ingin bertemu dengan ku hari ini,di dia ingin membicara kan sesuatu,jadi. kamu tunggu lah di atas,jangan turun kalo aku belum memangil mu"seru nya dengan berusaha santai dan berbohong.agar zhelia tidak bertemu dengan mama nya.



"Kalo gitu....aku pulang saja,aku juga tidak ingin menganggu mu"zhelia yang sudah berdiri dari tempat duduk nya dan melangkah, namun Nathan memegang tangan nya



"Aku menyuruh mu menunggu di atas,bukan menyuruh mu pulang,apa kau ingin meningal kan pekerjaan mu,dan melampias kan kepada ku"tunjuk Nathan pada berkas berkas yang berserakan di meja.



Zhelia pun melihat nya,benar juga.aku tidak bisa menambah beban nya dengan tugas ku.



"Kalo gitu,aku akan di sini saja,aku juga ingin bertemu dengan rekan bisnis mu itu,sekalian bisa belajar dari nya"dengan senang dan wajah yang polos,Nathan pun menatap nya dengan tatapan tajam.



"Aku tidak mengijin kan mu bertemu dengan rekan ku,nanti kau akan malah mengoda nya,aku tidak suka itu"



Zhelia pun membulat kan mulut nya beserta mata nya yang terkejut dengan ucapan Nathan.bisa bisa nya dia mengangap diri ku wanita pengoda.dasar pria tidak punya sopan santun.geram zhelia dalam hati yang marah pada Nathan




TING...TONG...TING...TONG...




"Ayo cepat kamu ke atas,aku hanya sebentar saja"dengan menuntun zhelia yang sampai dekat tangga. melihat zhelia sudah benar-benar naik ke atas dan masuk ke kamar. baru lah Nathan membuka kan pintu.



"Lama sekali kau membuka kan pintu untuk mama,apa kau baru bangun dari tidur"celoteh Nataya yang langsung menerobos masuk ke dalam dan di ikuti oleh jhee



"Tadi aku di kamar mandi di kamar ku ma,jadi aku tidak bisa mendengar bel yang berbunyi"seru Nathan dengan ekpresi biasa dan berbohong pada mama nya.



Namun Jhee menatap Nathan dengan tatapan mencuriga kan seperti menyembunyi kan sesuatu.



Mereka pun duduk di sopa yang sebelah dengan tempat zhelia tadi,sedang kan Nathan duduk di tempat nya semula




"Apa kau sedang ada tamu"nataya mengankat satu alis nya bertanya pada Nathan



"Ah....tidak...a aku hanya sendiri"dengan gugup berusaha tenang




Ohh...sial aku lupa.itu kan gelas aku dan zhelia



"I-itu juga punya ku mah,saat ini aku mudah sekali ngantuk saat bekerja, maka nya .aku membuat kan dua gelas"jawab Nathan dengan senyum kaku yang berhasil membuat nataya percaya pada nya.





"Katakan apa tujuan mama datang ke sini"ucap Nathan dengan the poin .apa lagi yang di paksa kan oleh mama nya terhadap nya saat ini .



Dia merasa sangat malas bertemu dengan mama nya.dia ingin sekali mengusir mama nya tapi dia urung kan.



Dan rasa benci nya sudah kembali seperti dulu.namun Nathan harus bersikap seperti Nathan masa kini.dia tidak ingin mama nya tau tentang ingatan nya yang sudah kembali dan juga zhelia yang sudah kembali




"Di mana dia? apa dia ada disini,semenjak semalam mama tidak bisa menghubungi nya mama pikir Melia bersama mu, maka nya mama datang kesini"



"Dia tidak bersama ku"jawab nya dengan santai



"Semalam kalian berdua kan makan bersama,kenapa kamu bisa bilang Melia tidak bersama kamu"



"Setelah kami makan malam. dia sudah kembali ke rumah nya mah,,,"ucap Nathan yang mulai kesal



"Apa kamu yakin dia sudah kembali ke rumah nya"seru Nataya dengan menatap anak nya dengan penuh selidiki



"Ia....sandy yang memberi tau ku"



"Apah...? Nataya meninggi kan suara nya. darah nya terasa naik mendengar ucapan anak nya ini



"Kau menyuruh sekretaris mu itu yang mengantar kan Melia pulang.seharus nya kau yang bertangung jawab. dia itu calon istri kamu,kau harus menjaga nya di mana pun dia berada,apa kau tidak perduli dengan calon istri mu itu"Nataya yang sudah di kalut kan oleh amarah

__ADS_1



"Dia pasti di suatu tempat ma,dia akan baik-baik saja dia sudah besar dan bisa menjaga diri nya dengan baik"



"Apa yang di katakan oleh Melia memang benar,kau telah berubah .kau bahkan menunda pernikahan mu yang hampir dekat"



"Aku masih banyak pekerjaan,tolong mengerti lah ma"saut Nathan prustasi dengan masalah pernikahan nya



"Setelah ini ,tidak ada alasan lagi untuk mu mengelak,karna mama tidak ingin kamu mempermalukan reputasi kita dengan batal nya pernikan mu .karna itu akan membuat semua media gempar"kata kata Nataya yang begitu tegas dan penuh penekanan terhadap Nathan sekaligus memberi pringatan terakhir.



"Ayo jhee kita pergi"



"Ah...tidak mah...aku di sini saja"dengan senyum lebar nya pada mamanya.Nataya pun pergi meningal kan mereka berdua.



jhee menatap nathan dengan senyum.



"Dimana dia,aku ingin bertemu dengan nya"



"Siapa"Nathan mengeryit kan dahi tidak mengerti maksud kakak nya.



"Adik ipar ku,siapa lagi,"



"Dia tidak ada di sini"sangkal nya dengan cepat



"Kau bisa membohongi mama. tapi kau tidak bisa membohongi ku,aku bisa melihat nya dari mata mu,lagian Sandy juga mengatakan kalo zhelia ada di sini.bahkan dia menginap disini juga,dasar....adik ku yang nakal"jhee mendarat kan cubitan gemes di pinggang Nathan



"Aaww kakak sakit"



Dasar tuh anak memang mulut ember dia,di kasih kerjaan ngak ada yang becus.guman nya dengan kesal.kenapa juga sandy harus mengatakan keberadaan zhelia di sini pada kakak nya yang superduper kepo banggat..



"Kenapa benggong,,,,ayo pangil kan dia"seru dengan memaksa



"Tidak ada siapa siapa disini kak"



"Kau yang pangil atau aku yang menghampiri nya sendiri ,dan mengatakan kalo adik ku ini benar-benar nakal"



"Ok ok aku akan memangil nya,tapi jangan memangil ku dengan sebutan nakal lagi,karna aku tidak seperti itu"ucap Nathan dengan terpaksa mengabul kan perintah kakak nya yang sungguh pemaksa ini.



"Begitu dong....cepat pangil kan dia,aku ingin melihat wajah adik ipar ku,secantik apa dia sampe-sampe membuat adik ku ini tergila gila dengan nya"seru jhee dengan senyum,karna dia belum pernah melihat wajah zhelia sama sekali.yang dia tau hanya nama nya saja



"Yang jelas tidak ada banding nya dengan mu"geram Nathan dengan tatapan tajam dan menunjukan jari nya dan menyusuri satu persatu anak tangga menuju atas.


.



.



.



.



.



.



.SEMOGA KALIAN SUKA😊



MAAF JIKA ADA KESALAHAN DALAM KALIMAT YANG TAK SESUI ATAU TYPO YANG KURANG MOHON DI MAAF KAN.....



JIKA AUTHOR SEMPAT MALAM NANTI N&Z AKAN UP....




JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA




__ADS_1



__ADS_2