NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
awal mula kehancuran zhelia


__ADS_3



Sandy berbaring di atas tempat tidur Dengan memainkan ponsel nya berulang kali sandy memainkan Geam nya untuk menunggu Nathan.Sandy melihat jam sudah pukul dua malam acara selesai jam dua belas.



"Di mana sih Nathan,kok dia belum datang juga"kata Sandy meletakan ponsel nya di sebelah meja tempat tidur



"Lebih baik gue tidur duluan,kalo dia masih ingat tidur dia pasti akan datang"sambil menarik selimut dan mematikan lampu dan tidur.



Pukul setengah enam pagi mata hari mulai muncul di sela-sela awan karna di laut mata hari cepat tumbuh dan mereka masih di kapal menuju pelabuhan.



Tampak di kamar Zhelia mereka masih tertidur dengan Nathan memeluk zhelia dari belakang .zhelia yang sebelah kiri pun samar-samar membuka mata nya dengan kepala masih pusing akibat banyak minum semalam,zhelia merasakan perut nya berat zhelia pun memegang benda di atas perut nya mata nya membelalak kaget melihat ada tangan yang besar kuat dan kekar yang sedang memeluk nya,zhelia semakin syok melihat daerah atas nya putih mulus tampa pakain yang ia kenakan semalam.zhelia pun berbalik melihat sosok Nathan di dekat nya.



"Aaakkkk,,,,,"teriak zhelia langsung duduk dan menjauh dari Nathan dengan menarik selimut nya sampai atas



Dengan teriakan yang kencang membuat Nathan terbangun dan langsung duduk Nathan kaget melihat diri nya yang sudah bertelanjang dada dan melihat ke kiri .tampak zhelia yang ketakutan dan sedih Nathan menutup diri nya dengan selimut.



"Ngapain lo kesini apa yang lo lakukan"teriak Nathan dengan marah ke zhelia



"Kamu yang ngapain ? kenapa kamu bisa masuk ke kamar ku"kata Zhelia dengan air mata yang sudah berlinang



"Kamar mu,,,,"jawab Nathan dengan bingung dan melihat keseliling

__ADS_1



"Ini tidak mungkin,,,"kata Nathan dengan terdiam dan melihat zhelia yang sudah mulai menangis Nathan tak bisa berbuat apa



"Zhelia,,,,gue,,,gue benar-benar tidak tau kenapa gue ada di sini"kata Nathan yang gugup mendekati zhelia



"Jangan mendekat "dengan ketakutan


"kenapa kamu melakukan ini pada ku Nathan ,apa salah ku sama kamu sehinga kamu menghukum ku dengan cara seperti ini,zhelia mulai terisak"kamu benar-benar ********... aku benci sama kamu


Nathan kamu telah menghancurkan hidup ku... kamu telah merengut kesucian ku,aku benci sama kamu Nathan!!!"kata Zhelia dengan marah dan air mata yang bercucuran di pipi nya



"Aku ngak tau kenapa aku bisa ada di sini semalam aku tidak sadar, kenapa aku bisa masuk ke kamar kamu"




sampai di kamar sandy"Natan kemana aja kamu semalam kenapa ngak pulang ke kamar apa lo tidur si ruang pesta"



Nathan cuek dan berlalu ke kamar mandi


"Ada apa dengan dia biasa nya dia protes kalo di tanya"bingung sandy



Nathan berguyur di bawah pancuran shower Nathan teringat saat kejadian semalam,karna Nathan bisa mengigat semua apa yang telah dia lakukan terhadap zhelia.



"Aaaggrrrhhhh..."Nathan berteriak melepaskan semua kekesalan nya dan memukul dinding kamar mandi


__ADS_1


"Apa yang telah aku lakukan,kenapa aku ngak bisa mengontrol diri ku kenapa aku bisa terjebak oleh minuman sialan itu"prustasi dan memegang kepala nya



Dalam kamar Zhelia tetduduk memeluk tubuh nya di bawah pancaran air,zhelia terus menangis karna mendapat kan hinaan dan pelecehan dari Nathan terhadap nya harta yang selama ini dia jaga dan banggakan tapi sekarang hilang sia-sia oleh laki-laki yang ia benci.



Kapal yang masih berjalan zhelia berlari menuju ujung kapal sambil menangis terisak isak,"Hidup ku telah hancur,,,,,apa yang harus aku lakukan kenapa Nathan tega melakukan ini pada ku,,,? aku benci dengan diri ku tidak ada guna nya aku hidup lagi, semua nya sudah hancur hiks...hiks...."



Zhelia menghapus air mata nya dan menatap ke bawah Dengan gugup zhelia memanjat pagar yang tingi dan besar itu.Jhino yang di luar melihat seseorang yang hendak bunuh diri.Jhino pun berlari dengan kencang nya.



"Apa yang kau lakukan kan "tegas Jhino menghalangi nya



"Zhelia,,,,"kaget Jhino setelah mengetahui orang yang hendak bunuh diri itu adalah zhelia


.


.


.


.


.






__ADS_1


__ADS_2