NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
aku sensitif sama kamu


__ADS_3


Di taman Nathan duduk di bangku dengan masih marah yang belum reda dan kesal,terlihat sorot mata nya yang masih tajam urat-urat di tangan serta di leher dan dahi nya meneging,zhelia datang menghembus napas berat nya dan duduk di sebelah Nathan, zhelia hanya diam dia tau saat ini Nathan belum mau bicara karna emosi yang masih belum hilang,saat zhelia menoleh lagi keadaan nya sudah berubah seperti biasa tidak ada tanda marah lagi di wajah nya zhelia mulai angkat bicara.



"Kamu nggak papa kan"melihat ke arah Nathan



"Ia aku ngak papa"kembali diam lagi



"Kamu jangan terlalu kejam gitu sama dia,walau pun dia berbuat salah seharus nya kamu itu memberi nasehat supaya dia tidak mengulangi kesalahan nya lagi.bukan dengan melakukan kekerasan seperti itu.itu sangat berbahaya!semua orang takut melihat kamu"




"Apa aku membuat mu takut ? aku minta maaf karna sipat ku ini telah membuat mu takut kepada ku,aku nggak akan mengulangi nya lagi"dengan senyum dan sayang



"Janji,,,,,,,tidak akan mengulangi nya lagi"dengan zhelia mengankat jari kelingking nya untuk mendapat kan kepastian



"Ia,,,,aku janji"menautkan dua kelingking untuk memberi perjanjian.mereka pun senyum



"Baiklah,,,,,sekarang kamu jangan ambil hati kata kata dia,ok"



"Tapi zhelia! aku tidak terima jika ada orang yang mengatai aku dan kamu seperti itu,emosi ku langsung meluap mendengar nya"dengan kekesalan yang muncul lagi di diri Nathan



"Dia bener kok, kita akan menjadi orang tua,apa kamu tidak menyukai nya"kata zhelia dengan senyum



"Ia tapi,,,,,,"perkataan Nathan terhenti saat zhelia menyandarkan kepala nya di bahu Nathan dan memegang tangan kiri nya.



"Kamu jangan terlalu memikirkan apa yang mereka katakan tentang kita ,mungkin mereka hanya iri dan tidak punya pekerjaan lain selain mengosip orang"




"Kenapa kamu bisa sekuat ini mendengar cacian dari mereka,seharus nya kamu membalas perbuatan mereka supaya mereka itu kapok dan tidak berani lagi macam macam"



"Aku sudah terbiasa dengan cacian mereka setiap hari pada ku! dan sekarang aku sudah kebal,untuk apa membalas mereka tidak ada guna nya balas dendam, karna karma itu masih berlaku dan aku takut aku akan mendapat balasan "



"Aku sensitif sekali bila melihat kamu di sakiti atau terluka ,karna aku ngak akan tingal diam bila ada orang yang menyakiti kamu"

__ADS_1



"Trimakasih karna kamu sudah mau menjaga ku dan berada di samping ku"



"Aku akan slalu menjaga mu"dengan mengecup puncak kepala nya dengan sayang




Jhino duduk diam di pancuran air di dekat nya,Melia datang dan langsung duduk



"Hay jhino ,kenapa kamu duduk disini apa kamu lagi memikirkan sesuatu"



"Nggak kok aku lagi pengen diam aja"



"Kalo kamu ada masalah aku bersedia membantu kamu"



"Kamu ngak akan bisa membantu ku,karna ini adalah masalah hati"dengan masih diam



"Oh,,,jadi masalah hati ? kalo itu sih aku memang ngak bisa membantu"





"Apaansih Nathan kotor tau"dengan cemberut dan menghapus di hidung nya Nathan pun tertawa,dengan cepat zhelia pun mencolek di pipi nathan dan tertawa,Nathan terdiam



"Maka nya jangan becanda"dengan masih ketawa



"Rupa nya kamu balas dendan yah sama aku,baik lah aku akan membalas mu lagi "dengan mengambil warna nya



"Jangan,,,,,,aku ngak mau kotor berhenti Nathan ? apa kamu ngak mau mengajari aku melukis"Nathan pun berhenti dan duduk seperti semula



"Baiklah aku akan mengajari kamu melukis "



"Serius yah"dengan menunjuk


__ADS_1


"Ia,,,,bawel bangat"




Di depan kampus zhelia berdiri seorang diri dan di hampiri oleh Melia



"Zay zhel,,,,"



"Hay juga Mel,,,"dengan senyum



"Kok kamu sendiri di mana Nathan"



"Nathan lagi ngambil mobil di parkiran"



"Oohh,,,,,? sekarang kamu dekatan yah sama Nathan kok bisa. sejak kapan"



"Ia Mel,aku juga ngak nyangka aku bisa bersama Nathan ,rasa nya seperti mimpi,Nathan orang nya sangat baik dan juga pengertian berbeda dari sipat biasa nya dan sekarang dia mau bertangung jawab dan mengakui anak nya"dengan senyum



"Sekarang kamu ngak sedih lagi kan karna Nathan berada di samping kamu ? aku doa kan kamu sama dia akan slalu bersama dan bahagia,ingat,,,,kamu jangan pernah meningal kan Nathan karna saat ini kamu adalah hidup nya"mereka pun berpelukan suara klason mobil membuat mereka kaget dan melepaskan pelukan nya,ternyata Nathan sudah datang.



"Aku pergi dulu Mel,,,,"



"Ia hati-hati"melambaikan tangan dan memendang kepergian mereka dengan hati yang lega dan sangat senang.


.


.


.


.


.


.





__ADS_1


__ADS_2