
Nathan dan istri nya juga ada Hanna Daniel Alex dan sandy mereka berkumpul di ruang keluarga di mana mereka berkumpul mengetahui hasil tes DNA yang sudah keluar di bawa oleh Alex langsung dari leb nya sendiri
Alex langsung memberikan hasil nya..namun Nathan menyuruh nya untuk membaca kan hasil nya...agar semua orang bisa mendengar nya dengan jelas
sesuai perintah Alex mulai membuka kertas warna putih dan mulai membaca kan nya dengan suara yang di tinggi kan
"Hasil tes DNA antara bapak Dari Nathan Dirgantara dengan seorang anak berusia enam tahun Di bawah ini kami menyatakan bahwa hasil nya adalah......(mereka sangat tegang menantikan ucapan Alex selanjut nya)
Hasil nya....adalah...cocok...dan mereka di nyatakan Ayah dan anak"Alex selesai dan melipat kembali surat nya....
sandy yang begitu kaget dan penasaran langsung mengambil kertas dari tangan Alex dan melihat nya sendiri.....sandy begitu terkejut melihat hasil nya ternyata memang cocok
Nathan tampak begitu sangat kecewa,dengan hasil nya namun apa boleh buat anak itu telah di nyatakan anak kandung nya sendiri.dan hasil mereka sangat cocok
begitu zhelia....wanita itu juga sangat kecewa dan sedih mendengar nya....ternyata itu bukan hasil dari harapan nya....dia pun pergi meninggal kan mereka dan berlalu ke kamar nya
Ini adalah kesempatan Hanna untuk mendekat kan Daniel dengan Nathan...Hanna menyuruh Daniel untuk memeluk nya
"papa...."lirih anak itu
Nathan menatap anak itu dengan berkaca-kaca ada rasa kecewa sidih sakit hati dan iba..semua nya menjadi satu Nathan meraih tubuh anak itu dan membawa kepelukan nya...Dia tidak bisa mengabai kan atau pun menjauhi nya...karna saat ini Daniel adalah anak nya dia harus mencintai dan menyayangi sepenuh hati nya
Hanna tersenyum licik melihat mereka yang sedang berpelukan"aku...akan membuat anak mu menjadi senjata ku Nathan....aku akan menghancur kan mu dan mengambil seluruh harta mu melalui nya"senyum licik nya...
*****
hari demi hari kedekatan Daniel dan Nathan semakin dekat dan membuat hubungan antara anak dan ayah semakin kuat zhelia yang melihat dari jauh mereka sedang bermain bercanda dan bergurau bersama...apa lagi terkadang Hanna bersama mereka dan ikut bercanda....
zhelia melihat penomenal itu dengan sangat cemburu dan rasa sakit yang sangat mendalam melanda perasaan nya..dia begitu cemburu melihat mereka bersama layak nya seperti keluarga kecil yang lengkap dan bahagia....
sedang kan diri nya hanya sendiri....dia terus menangis,terluka dan menderita....andaikan anak nya kembali dia juga akan bahagia seperti mereka dan Nathan juga menghabis kan banyak waktu bersama nya
zhelia pun pergi dengan menanggis tidak tahan lagi melihat kebersamaan mereka yang membuat hati nya semakin tergincang
****
Malam pun tiba saat Hanna dan Daniel hendak tidur Nathan masuk ke dalam kamar mereka
"Eh...Nathan....apa kau ingin tidur disini bersama kami"lirih Hanna mendekati Nathan dan sedikit menempel di tubuh nya tangan nya sudah bergeliya di dada Nathan dengan senyum yang gersit dan mencoba untuk merayau
"tidak....aku hanya ingin menyampai kan sesuatu"ucap nya dengan dinggin dan menjauh kan tangan Hanna dari tubuh nya
"kenapa....apa kau...tidak mau menghabis kan malam bersama ku dan juga Daniel....aku sangat merindukan mu!! aku sudah lama tidak berada dalam dekapan mu...dan kita juga bisa melakukan nya kembali...mengingat saat di malam kita menjadi kan Daniel.....aku tidak akan keberatan...dan akan melayani mu...sepuas nya"kembali merayu Nathan dan mendekat kan wajah nya hendak mencium Nathan
Nathan menjauh kan Hanna dengan sedikit kasar namun tidak memperlihat kan marah di depan anak kecil
"aku hanya memberi mu kartu ini....mulai sekarang...kau gunakan lah untuk keperluan mu dan juga Daniel....mulai besok..sekolah kan dia....karna kau yang bertangung jawab atas kependidikan nya sekarang"
Hanna mengambil kartu itu dengan masih menatap Nathan dengan senang
Nathan menghampiri Daniel yang sudah baring di tengah kasur"slamat malam jagoan....muacchh...."Nathan pun pergi melalui Hanna dengan begitu saja tampa menoleh sedikit pun
Hm.....kau memang pria yang sombong dan juga angkuh Nathan.....aku bisa saja melayani mu dan memanja kan mu dengan keahlian ku ini dalam urusan percintaan...aku akan memuaskan mu sampai kau tidak bisa bayang kan betapa dahsyat nya permainan ku sampai membuat kau terlena dan melupakan istri mu itu....jika kau mau saja....aku akan slalu siap...."dengan senyum licik nya dan memperhatikan pintu yang baru saja di tutup oleh Nathan
Sampai di kamar Nathan sudah melihat istri nya sudah terlelap tidur tidak seperti biasa nya istri nya tidur di jam yang masih pukul sembilan...dan tidak biasa nya juga dia tidak menunggu kehadiran nya
perlahan Nathan merangkak dan mendekati istri nya dia berbaring di sebelah istri nya dan memandang wajah istri nya yang sangat sendu saat sedang tidur Nathan begitu sakit dan sedih...dia tau selama ini istri nya begitu menderita dan cemburu melihat kedekatan nya dengan Daniel begitu sangat akrab.... dia mengerti dan paham bagaimana posisi istri nya sekarang.... melihat ujung hidung istri nya terlihat merah dan ada bekas air yang menempel di bulu mata dan kelopak mata nya....
Nathan tau pasti istri nya menangis lalu tertidur....Nathan mendekap kan istri nya ke pelukan nya dan memeluk nya dengan hanggat"Maaf kan aku sayang....."lirih nya dengan berat dan bersalah....namun zhelia tidak akan mendengar nya
****
Di sebuah ruangan...yang jelas bukan ruangan kantor nya....ini adalah tempat pribadi Nathan duduk di kursi mengangkat kan kaki kanan nya dan membiarkan kaki kiri menopang kaki kanan nya dan sandy yang berdiri di sebelah nya....mereka sedang menunggu seseorang yang telah ia nanti kan slama ini
pintu di buka oleh dua pengawal berbadan besar dan tegap memakai seragam hitam lengkap. dua orang pengawal lagi memegang seorang pria dan menuntun mereka untuk masuk ke dalam menghadap ke bos mereka
pria yang sudah hampir memasuki kepala empat itu gaya dan penampilan nya sudah tidak sama lagi dengan penampilan nya beberapa tahun yang lalu...dia juga memakai pakain yang biasa pria itu adalah kairos....Nathan berhasil mencari pria itu di sekuruh kota.... kepelosok kota dan sampai ke ujung dunia pun....ia mencari nya....
dan ahir nya pencarian nya berbuah hasil...dia mendapat kan orang yang dia cari bersembinyi di pulau bali untuk melarikan diri dari tangubg jawab nya
Nathan menatap pria itu dengan tatapan benggis...rasa kesal marah bercampur aduk di mata nya....tangan nya mengepal kuat dia pun berdiri dan mengayun kan kepalan nya mendarat di wajah kairos....
BUUMMM....
BRUUK....
satu pukulan lagi mendart di wajah nya sehingga membuat kairos terduduk berlutut di bawah kaki Nathan
terlihat darah segar mengalir dari hidung dan mulut nya....namun tidak sedikit pun kairos melawan atau membalas pukulan Nathan.dia hanya diam menunduk kebawah....dia tau...ini adalah hukuman untuk nya....dia sudah dari dulu memikir kan hal ini akan terjadai pada nya
__ADS_1
Nathan pun juga berjongkok menghadap kairos dan menatap nya dengan tajam
"ini adalah hukuman buat kamu....karna kesalahan yang telah kau perbuat.....(Nathan meraih kerah baju milik kairos dan mendekat kan wajah mereka)....ini... bahkan belum setimpal dengan rasa sakit yang aku derita selama ini!!!!!dan rasa sakit saat aku tau kalo anak ku telah kalian buang dan membiarkan dia hidup sendirian....dan membuat ku berjauhan dengan anak kuh, kau tidak tau derita ju selama ini.... itu semua karna kau dan mama ku...."teriak Nathan dengan keras di ujung ucapan nya
"aku tidak membuang anak mu tuan.....aku sudah meletakan dia di tempat yang aman...dan dia di lindunggi oleh orang orang... yang baik....huk..huk..."lirih kairos dengan kesakitan dan batuk....
"Aku mintak maaf tuan muda.....aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan anak anda.....aku terpaksa melakukan nya....saat itu aku tidak bisa berpikir apa pun atau meminta bantuan pada siapa pun....maaf kan saya tuan muda....maaf kan saya...."
Nathan meraih lagi kerah baju kairos dengan kasar dan mendekik nya dengan tajam....
"katakan.....? di mana anak ku...?di mana kau menyembunyikan nya"
"Dia di panti asuhan tuan muda.....,maaf karna saya melatakan anak tuan muda di sana... karna saya percaya bibi saya merawat nya dengan baik"
"panti asuhan"mendengar nama itu membuat nya semakin marah dan kesal
Nathan melepas kan cengkraman nya di baju kairos dgn kasar...."persiap kan diri mu....dan antar kan aku menemui anak ku secepat nya"Ucap Nathan yang berdiri menatap kairos masih berlutut....dia pun pergi meninggal kan ruangan itu dan di susul oleh sandy
yang sebenar nya....Nathan tidak marah atau pun benci atau pun lagi ingin membalas dendan pada kairos karna telah menjauh kan anak nya dari nya.....malahan....Nathan masih bersyukur...karna kairos sudah menyelamat kan anak nya dari rencana sang mama yang hendak melenyap kan anak nya....
Nathan hanya kesal kecewa dan sakit hati karna slama ini kairos pergi dan meninggal kan dia sendirian tampa ada lagi yang menjaga nya....dan di saat dia membutuh kan bantuan...hanya kairos lah yang slalu siap menemani nya itu sebab nya Nathan memberi pukulan untuk memberi dia pelajaran karna pelarian nya selama ini
*****
Hanna alias Hanni selesai berpoya-poya berbelanja di moll membeli kan semua keperluan pribadi nya baju/tas/sepatu/perhiasan semua nya....dia sungguh berhappy-happy ria setelah mendapat kan kartu ATM dari Nathan.....tidak peduli berapa pun yang ia keluar kan hari ini...yang penting...dia merasa senang dan bahagia
Dengan terkejut tangan nya di raih seseorang dan membawa nya ketepi depan tokoh baju. wanita itu hendak marah namun,bibir nya terbungkam setelah melihat siapa orang yang menarik nya
"A...Al...Alvian!!!"lirih nya dengan terkejut dan tubuh nya menjadi beku
Di saat itu juga Nathan dan sandi keluar di tokoh sebelah yang hanya berjarak satu tokoh.Nathan tidak melihat mereka...Namun sandy dengan mata nya yang gatal untuk melihat dua orang yang sedang sedikit bertengkar......
dengan cepat sandy membawa Nathan untuk bersembunyi di balik mobil di depan tokoh itu
"hey...apa yang kau lakukan? kenapa kau membawa ku bersembunyi seperti ini"ucap nya dengan nada sedikit kesal dan suara yang kencang....
"itu kan Hanna....bersama siapa dia....siapa lakilaki itu"
"itu kan Alvian mantan pacar nya Hanni"seru sandy yang melihat wajah laki laki itu.....bagaimana sandy tidak kenal,dia Hanni dan juga Alvian mereka satu sekolah di london dulu....sandy juga tau kalo Alvian kekasih Hanni yang terakhir
"kau mengenali pria itu"Nathan menatap sandy dengan tatapan tajam
"kita pergi dulu dari sini"sandy membawa Nathan dengan sedikit paksa
Hanna yang melihat dari dinding kaca di depan nya dia pun menoleh kebelakang dan tidak ada siapa-siapa
"oh...tidak...aku melihat Nathan....apa dia juga melihat Alvian bersama ku...gawat...ini? ini benar-benar gawat...."guman nya dengan cemas dan takut
"aku sedang bicara dengan mu"bentak Alvian menarik bahu Hanni dengan kasar
****
"kenapa bisa mantan pacar Hanni bersama dengan Hanna"tanya Nathan pada sandy mereka yang sedang menyetir mobil menuju arah pulang
"aku yakin....dia itu bukan Hanna? tapi Hanni.apa kau tidak merasa ada perubahan atau pun sikap Hanna yang begitu membuat mu asing atau tidak suka"tanya balik sandy
Nathan terdiam ssshhhiiitttt......bayangan sikap Hanna kemarin malam di kamar nya
"aku juga merasa seperti itu san...dia sangat berbeda sekali dengan Hnna yang aku kenal,sikap nya cara nya....penampilan nya sopan santun nya tata bicara nya....sangat tidak aku sukai... berbeda sekali dengan Hanna yang aku kenal....sampai sekarang aku juga belum percaya kalo dia memang lah Hanna"
"kamu harus percaya sama aku...wanita itu bukan lah Hanna? dia Hanni....Hanna kekasih mu sudah meninggal...."
tiiing....
tanda pesan masuk dalam ponsel. Nathan...pun membuka nya....dan menatap lama ponsel nya itu....
"ada apa Nath....kok diam gitu pesan dari siapa"tanya nya dengan penasaran
"kemari malam aku...memberikan kartu ATM pada Hanna.sekarang aku mendapat tagihan dari kartu itu sebanyak dua puluh lima juta hanya untuk hari ini"
__ADS_1
"what😨😨 du..dua puluh lima juta.O MY GOOD.... itu belanja atau mau nikahan sih...belanjaan nya banyak banggat....parah banggat....?aku semakin yakin kalo dia adalah Hanni....hanya wanita itu lah yang slalu poya-poya dan tampil dengan barang yang mahal..."
****
Nathan sudah sampai di rumah nya pukul lima sore hari ini dia pulang sangat cepat...karna dia tidak sabar lagi ingin bertemu dengan istri nya...melihat sang istri lagi berada di dapur
dengan santai nya ia memeluk tubuh zhelia dari belakang dan membuat wanita itu terkejut
tentu nya...semua pelayan sudah di usir oleh Nathan untuk minggat dari dapur...karna dia ingin berduan dgn istri nya
"huuh...kamu ngagetin aku aja deh"keluh zhelia sambil memotong sayuran...
"kaget yah...."senyun nya dan mendarat kan kecupan di pipi kiri nya
"tumben cepat pulang...apa pekerjaan mu sudah selesai"tanya zhelia dengan heran
"kenapa...ngak suka yah suami nya pulang cepat....pulang malam ngambek....pulang sore....ngak suka...mau nya aku pulang jam berapa"ucap Nathan yang kesal dengan istri nya
"bukan gitu maksud aku..yank....aku suka kok kamu pulang cepat,malahan suka banggat"
"kamu kok pucat yank...kamu sakit yah..."Nathan melihat wajah istri nya sangat pucat dan terlihat kelelahan
"ngak kok....aku hanya pusing saja"
"itu juga sakit nama nya yank...."Nathan membalik kan tubuh istri nya dengan cemas dan menempel kan tangan nya di dahi istri nya.tidak panas suhu nya seperti biasa saja
"kalo pusing...kenapa di paksaain masak,ayo ke kamar kamu harus istrirahat...aku tidak mau kamu sampai sakit"
"tapi masakan nya gimana....aku harus menyiap kan makan malam untuk kita"kata zhelia yang menolak ajakan suami nya....
"sayang....dirumah ini banyak pelayan nya...dan juga banyak sef nya....untuk apa memberi mereka uang kalo yang masak masih saja kamu,lebih baik kita pecat saja mereka semua"
jangan gitu..!!!"
"makanya....hentikan semua ini.....kamu tidak perlu masak....biar pelayan yang menyelesai kan semua nya"
"tapi yank....aku bisa kok....aku hanya ingin memasak untuk mu"sela zhelia yang bersikokoh untuk melawan kehendak suami nya
"kamu melawan ucapan suami kamu, kamu mau jadi istri durhaka.....seperti malin kundang....yang melawan pada ibu nya..."
"ckkk.....kok cerita rakyat di bawa-bawa sih....." kesal nya
"pelayan......pelayan....."teriak Nathan....sambil melepas tali celemek di tubuh istri nya
lima orang pelayan jurusan dapur pun datang dengan tergesa setelah mendengar pangilan dari tuan mereka
"siapa tuan"patuh mereka
"apa kalian tidak bekerja....aku membayar kalian dengan sangat mahal tapi kenapa kalian membiar kan istri ku masak saat dia sedang sakit....apa kalian sudah bosan bekerja disini"bentak Nathan dgn keras
mereka semua tertunduk takut
"maaf kan kami tuan....kami tidak tau kalo Nyonya sedang sakit"
"sayang....sudah jangan...marahi mereka? mereka tidak salah"bisik pelan zhelia dan menenang kan suami nya yang di redam emosi
"sekali lagi aku melihat kalian seperti ini.....akan aku pecat kalian semua"ancam nathan pada pelayan nya....dia pun pergi dan menuntun istri nya untuk pergi dari dapur
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SEMOGA KALIAN SUKA
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA
__ADS_1