
mereka keluar dari ruangan Nathan dengan jhee yang berjalan di depan dengan langkah cepat nya,beriringan dengan sandy yang baru keluar dari lif hendak menemui Nathan di ruang nya,tapi malah bertemu dengan nathan di luar bersama kakak nya
"eh...eh...lo mau kemana"kata nya dengan binggung
"mau menemui dokter"lirih nathan yang terus berjalan melalui sandy yang berdiri di tempat nya,mau menemui dokter,guman nya
"eh...tunggu!!! gue ikut"jerit nya dengan mengejar nathan yang sudah menjauh
sampai di parkiran jhee lebih memilih naik mobil Nathan untuk pergi menemui dokter dan jhee pun duduk di tempat kemudi,karna dia yang tau arah jalan
mereka sudah masuk ke mobil jhee meihat dari kaca depan sandy yang duduk di bangku belakang
"hey...apa yang kau lakukan di belakang"teriak jhee menoleh ke belakang
"a-aku...i-kut kalian"dengan takut melihat jhee yang melotot ke arah nya
"enak saja...aku bukan supir mu? turun,kau yang harus jadi supir"seru jhee keluar dari mobil
sandy pun menatap nathan dengan tatapan kesal karna telah mentertawakan nya di marahi oleh kakak nya dan keluar,duduk di kemudi,setelah memasang kan safetybelt di tubuh nya
"kakak lo benar-benar galak lirih nya dengan pelan mendekat kan wajah nya
"ayo cepat jalan? apa yang kalian bisik bisik"tegur jhee dengan bentakan
"siap nyonya kuh...."ucap sandy melajukan mobil nya
******
__ADS_1
hanya butuh empat puluh lima menit untuk sampai di tempat tujuan,mereka pun turun Nathan dan sandy menatap heran dengan bangunan yang ada di depan mereka tampak terawat namun di sekeliling nya tampak sepi
"tempat apa ini"lirih sandy
"ayo masuk"saut jhee melangkah kan kaki nya masuk kedalam dan di susul oleh dua orang pria di belakang nya
tangan wanita itu mengetik di layar monitor di depan pintu,seperti nya dia sudah mengetahui kunci tempat nya
pintu yang terbuka seperti lif membuat sandy terkagum melihat nya"wahh...benar2...canggih",ini pertama kali nya dia melihat pintu rumah yang terbuka seperti lif biasa nya orang memakai knop pintu
mereka sudah masuk dan pintu tertutup sendiri
"kak,tempat apa ini"tanya Nathan dengan binggung menyapu semua sudut ruangan dengan mata nya
"kita kan mau bertemu dokter kenalan kkk"
bangunan yang memiliki dua lantai itu, ruang yang sangat luas dan di penuhi seperti akuarium yang sangat besar dan ada beberapa jenis ikan yang besar di dalam nya,dan beberapa patung-patung besar tidak seperti rumah sakit biasa nya
mereka menaiki lif kotak untuk menuju lantai dua,dan melewati lorong yang cukup panjang,dan banyak pintu ruangan disana,
sampai di ujung lorong, jhee menekan tombol bell pintu itu pun terbuka dengan sempurna
mereka mengamati ruangan yang sangat bersih dan dan beberapa alat-canggih seperti medis,dan juga brangkas tempat orang tidur di rumah sakit
"jhee...kau sudah datang....suara lembut menghampiri mereka,dia adalah Dokter Dhigo,dokter psikolong terkenal yang mungkin umuran nya sudah limapuluhan,kelahiran nya di indonesia hanya saja dia lebih menghabis kan waktu nya tinggal di jepang untuk mengikuti pelajaran kedokteran,hingga di beberapa negara lain nya,sebulan lalu jhee memangil nya dari jepang untuk datang ke indonesia untuk membantu adik nya yang sedang bermasalah pada ingatan nya
"apa kabar...."ucap jhee dengan pelukan hanggat nya"aku baik,,,"pria dua orang itu alias Nathan dan sandy hanya diam mematung di tempat melihat aksi mereka berdua
"kenal kan ini adik ku, Nathan,yang aku ceritakan pada mu"dengan menarik tangan adik nya,merek pun berjabat tangan dengan senyum menanda kan sangat senang dengan perkenalan mereka
"kali dia siapa"tunjuk dhigo pada sandy yang di sebelah Nathan
"eh.....dia sekretaris ku"jawab Nathan
__ADS_1
"ooohh aku pikir dia orang lain? karna aku tidak mengijin kan orang lain masuk ke ruangan ku tanpa ada orang yang ku kenal"ucap nya dengan serius,dhigo memang tidak memenyukai orang asing sebelum dia mengenal orang tersebut
"apa kita bisa mulai sekarang"sela jhee
"baiklah ayo ikuti aku"mereka bertiga mengikuti dhigo di sebuah ruangan lagi di dalam ruangan tersebut,ruangan itu berukuran cukup besar tidak ada jendela satu pun,hanya tembok yang menutupi mereka
"kalian berdua tunggu di sini"kata dhigo menghentikan jhee dan sandy berada di ruangan yang di skat oleh kaca besar,namun masih satu ruangan dengan nathan,mereka hanya bisa melihat Nathan dan dhigo di balik kaca yang tembus pandang ke arah nya
AUTHOR
(bisa di bayang kan ngak...tempat nya ? bisa dong yah😊😊)
"tapi kak jhee Nathan"seru sandy dengan cemas seolah olah takut akan terjadi sesuatu pada Sahabat nya
jhee menarik tangan sandy yang hendak masuk menyusul ke ruangan tempat nathan"udah,,,,kamu ngak perlu cemas,,,,nathan tidak akan di apa apain"sandy menurut pasrah
mereka berdua pun duduk di sebuah kursi yang sudah di siap kan di sana
.
.
.
.
.
.
.SEMOGA KALIAN SUKA
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA
__ADS_1