
OK-OK DEMI RASA SAYANG AUTHOR PADA KALIAN SEMUA? AUTHOR AKAN MELEGA KAN RASA PENASARAN KALIAN INGIN BERTEMU DENGAN ZHELIA, AUTHOR AKAN HABIS KAN WAKTU AUTHOR HARI INI DEMI NULIS DOBOL DARI PART BIASA NYA
AUTHOR AKAN MENGHADIR KAN ZHELIA TAPI JANGAN MARAH ATAU PUN MEMPOJOK AUTHOR LAGI SETELAH KEHADIRAN ZHELIA,KARNA MEREKA HARUS MELALUI RINTANGAN YANG PAHIT DULU UNTUK BERSATU KEMBALI
JIKA TIDAK ADA LIKA LIKU DAN PAHIT NYA DALAM SEBUAH HUBUNGAN,MAKA HUBUNGAN ITU TIDAK AKAN BERTAMBAH MANIS,KARNA PADA DASAR NYA HUBUNGAN DI AWALI DENGAN PENGORBANAN DAN PERJUANGAN
DAN AUTHOR JUGA NGAK SEKEJAM ITU YAH....MEMBIARKAN NATHAN BERSAMA ORANG LAINππ
SELAMAT MEMBACA YAHβΊπ
SEMOGA KALIAN SUKA
~~~~~~~~~
setelah beberapa menit berkendara mereka sampai di sebuah butik besar yang sangat ternama di kota mereka turun dari mobil bersamaan dan melangkah masuk ke dalam
di dalam mereka langsung di sambut oleh pemilik butik wanita paruh baya yang seumuran dengan nya"hay jeng...lama sekali kita ngak ketemu.....sibuk aja yah"kata kate sang pemilik butik dengan senang menyambut kedatangan teman nya dan saling bercupika cupiki
"ah....begitu lah jeng"
"apa pengntin pria nya juga ikut"tanya kate,karna kemaren nathan tidak ikut dalam ukuran baju sehingga mengambil ukuran dari stekan baju nya
"ada...itu dia di sana"tunjuk nataya mengarah ke belakang tampak nathan sedang berdiri memegang ponsel di tangan nya
"wah.....sungguh pria yang tampan,bruntung sekali kamu mendapat kan pria seperti itu sayang"goda kate pada melia yang membuat dia tersenyum malu
"ayo kita masuk ke ruang ganti,karna gaun nya sudah tak sabar di pakai oleh pemilik nya"ucap kate yang slalu mengundang senyum di antara mereka
"nathan.....ayo masuk kedalam"seru nataya dengan berlalu nathan mengikuti mereka dengan sangat memalas apa lagi datang ke sini
nathan yang sudah di pasang kan baju pengantin dengan stelan jas warna hitam yang sangat lekat di tubuh tegap nya dan juga dasi kupu kupu yang melekat di leher nya dengan sangat cantik,nataya sangat senang melihat penampilan putra nya yang sangat tampan dan bahagia dengan pernikahan ini karna ini lah cita-cita nya dari dulu memjodoh kan mereka berdua
melia pun datang dengan di iringi seorang pelayan toko untuk membantu melia memegang baju nya karna sulit berjalan akibat gaun nya terlalu panjang kebawah dab juga rambut yang di tata rapi
"wah...sayang kamu cantik sekali"puji nataya dengan kagum melihat cantik nya melia mengenakan gaun pengantin yang terbuka di atas memperlihat kan daerah dada dan leher nya,melia hanya tersenyum malu menundukan kepala nya
"benar....seperti bidadari? gaun nya pas di tubuh mu yang indah itu"sambung kate yang tak kalah muji melia
nathan hanya terlihat biasa saja saat melia mengenakan gaun mahal itu semua pria pasti terkagum dan memuji nya apa lagi mengenakan gaun yang terlihat sexi,namun tidak bagi nathan,tidak ada hal yang menarik di sana,entah lah nathan tidak bisa mencintai melia walau pun mereka sudah bersama selama ini,seolah olah hati nya bukan milik nya tapi milik orang lain
"nathan bagai mana penampilan melia apa dia cantik"tanya nataya
"hmmm...cantik"jawab nya dengan nada datar dan terpaksa,jika nathan bilang biasa biasa saja pasti melia akan tersinggung dengan ucapan nya,mereka semua tersenyum mendengar pujian nathan
"ngak nyaman bangat gue disini mana gerah lagi ,guman nathan dengan mengerak kan leher nya dan beranjak pergi
"nathan kamu mau kemana"tanya melia yang melihat tangan nya sudah terlepas dari lengan nathan
"mau ganti baju,gerah gue disini"ucap nya berlalu pergi
setelah menganti baju pengantin dengan baju yang dia pakai tadi pagi dan melihat mama beserta melia dan pemilik tokoh masih berbincang soal gaun pengantin dan lain nya, nathan hanya berlalu pergi di samping mereka
"nathan kamu mau kemana"lirih nataya yang melihat anak nya berlalu pergi,dan nathan menghentikan langkah nya dan berbalik
"aku mau pulang ada urusan yang harus aku selesai kan,dan nanti ada sandy yang mengantar kalian pulang"dengan nada datar dan berlalu pergi tampa menghirau kan pangilan dari mama nya
"dasar anak itu....slalu bikin malu"kesal nataya dengan tingkah nathan yang meningal kan nya dan calon istri nya
"tenang....mungkin dia memang sibuk, dia kan seorang ceo jadi wajar saja dia deperti itu"lirih kate yang menenang kan teman nya itu
βββ
__ADS_1
nathan membanting pintu apartemen nya dengan sangat keras hari ini dia benar benar sangat kesal dan marah,dia tidak ingin sekali menikah apa lagi bersama melia yang dudah di jodoh kan oleh mama nya
nathan melongar kan dasi nya dengan kasar dan melepas kan jas nya dan melemparkan di atas sopa,nathan terlihat sangat prustasi sekali membuka dua kancing atas kemeja nya seolah ingin mendapat kan oksigen dan membuka kancing lengan baju nya dan menarik nya ke atas sampai siku
nathan melihat tulisan hurup di tangan nya seketika itu kepala nya terasa sangat sakit dan merasa melihat sesuatu yang tampak tak jelas di pikiran nya
dengan menghilang kan sters nya nathan pun menguyur tubuh nya dengan air dinggin di dalam kamar mandi,lagi-lagi nathan melihat tangan nya yang seperti tato hurup yang tak mengerti maksud nya apa,bahkan dia tidak tau kapan dia membuat nya
"AAGGRR...."teriak nya di bawah guyuran air dengan memegang kepala nya yang seperti melihat bayangan
"apa ini.....kenapa aku tidak tau maksud dari tato ini"lirih nya dengan sangat prustasi dan berusaha mengosok lengan nya dengan kasar seolah ingin menghapus tulisan di tangan nya yang selalu membuat nya sakit kepala
setelah sedikit tenang dia keluar dari kamar madi dengan memakai handuk yang melilit di pingang nya dengan rambut yang masih masih basah menambah kan aura ketampanan nya
mendekati sebuah meja di samping tempat tidur dan meraih tas kerja nya mengambil botol bewarna hitam dan membuka nya,sebuah pil kapsul kecil bewarna putih keluar dari botol tersebut dan melempar botol nya di lantai,meraih segelas air di atas meja dan meneguk nya beserta pil
diri nya sedikit terlihat lebih baik setelah meminum obat nya karna obat itu adalah penenang bagi sakit kepala nya,entah obat apa nama nya karna setiap kali di minum dia kembali tidak merasakan sakit kepala atau pun bayangan yang terlintas di benak nya
DREEENG.....DREEENG.....satu pangilan masuk dari ponsel nya dan meraih nya ternyata adalah sandy yang menghubungi nya
"ia ada apa lagi"kata nya dengan nada berat
"tadi gue menerima email dari perusahaan yang di london yang ingin bekerja sama dengan kita,mereka sudah bersiap bertemu dengan lo besok pagi"
"hmm...baiklah lo atur aja pertemuan nya"
"kenapa suara lo kayak lemas gituh....lo sakit yah? gue kesana sekarang yah"kata sandy dengan cemas di dalam ponsel
"ngak usah....gue baik-baik saja lo ngak perlu datang kesini gue hanya butuh istirahat.dan besok lo ngak usah jemput gue langsung aja datang ke kantor"lorih nathan yang memegang kepala nya yang terasa masih berdenyut
seketika pngilan nya berakhir nathan pun mengantikan handuk nya dengan kaus dan celana boxes pendek,nathan langsung merebah kan tubuh nya di kasur,tak butuh waktu lama diri nya sudah memejamkan mata nya
βββ
nathan berjalan di suatu tempat yang sangat asing tempat nya gelap dan juga banyak kabut asap nathan heran di mana ini tempat apa ini kenapa dia berada di tempat yang gelap seperti ini
terdengar suara perempuan yang yang tertawa girang
"siapa itu!!!!kata nya dengan sedikit takut dan was was,suara tawa itu semakin kencang dan keras,sehinga membuat kepala nya sakit
nathan melihat seorang wanita dengan mengenakan pakain warna putih rambut nya tergerai lurus berlari meningal kan nya
"tunggu siapa di sana"teriak nathan dengan sangat kencang dan membuat wanita itu berhenti dan membalik kan tubuh nya,namun wajah nya tak terlihat oleh cahaya putih yang sangat tajam sehingga membuat penglihatan nya silau
nathan hanya bisa melihat senyum di bibir wanita itu dan wanita itu pun berlalu pergi meningal kan nathan
"hey....tunggu....tungguuu!!!!"teriak nathan yang langsung terbangun ternyata itu adalah mimpi,terasa sangat nyata sekali dia melihat seorang perempuan,setiap kali dia tidur dan bangun setiap itu juga dia bermimpi wanita yang sama dan tempat yang sama,nathan sungguh sangat heran dengan mimpi nya itu dan makna di balik semua nya
sakit di kepala kembali menyerang nya di pagi hari nathan bangun dan membuka isi tas kerja nya namun tidak menemukan obat yang slalu membantu membuat nya tenang,membuka semua laci di meja namun juga tidak mendapat kan nya
kaki nya pun menendang sebuah botol kecil yang kemarin ia lempar ternyata obat nya sudah habis nathan pun kesal dan keluar dari kamar nya
"pelayan......pelayan..."teriak nathan yang sudah sampai di lantai satu dengan memangil pelayan nya yang sedang bekerja di dapur untuk menyiap kan sarapan
"i-ia tuan ada apa"dengan cepat pelayan itu mendatangi tuan nya,karna terdengar dari dapur teriakan tuan nya seperti sedang marah dan dia takut melihat kemarahan tuan nya
"kau masih menyimpan obat ku kan? cepat berikan pada ku"kata nathan mengulur kan tangan nya dengan tak sabar lagi ingin meminum obat nya
__ADS_1
"ma-maaf tuan obat di saya sudah habis,kemaren obat terakhir yang saya kasih pada tuan,maaf karna saya lupa mengambil obat tuan di rumah utama,sekali lagi saya mintak maaf tuan"lirih nya dengan takut dan tak berani memandang wajah tuan nya itu
nathan sangat marah dan kesal di saat dia membutuh kan obat itu,tapi obat nya tidak ada
"gimana sih kamu,kerja ngak becus,apa kamu sudah bosan bekeja dengan saya....ia "bentak nathan dengan marah
"saya tidak suka jika ada orang yang tidak di siplin dan tidak tepat waktu bekerja dengan saya,jika kamu sudah bosan kamu boleh pergi dari sini"tunjuk nathan kearah pintu
pelayan itu pun langsung berlutut di kaki tuan nya"maaf kan saya tuan saya salah? saya tidak akan mengulangi nya lagi,saya akan mengambil obat tuan nanti"lirih nya dengan sedih,jangan sampai tuan nya memecat nya dan itu akan membahayakan hidup nya lagi jika berhadapan dengan nyonya nataya
"siaaal..."nathan berdecak kesal dan pergi dengan emosi nya yang masih berhelora di benak nya malas sekali rasa nya melihat pelayan nya saat ini
ββββ
di tempat lain waktu yang sama dan di jam yang sama di bandara soukarno hatta tampak seorang pria dengan penampilan sangat rapi berbadan tinggi cukup berisi dengan wajah yang agak seperti bule dengan memiliki warna kulit putih kepucatan tidak sama seperti kulit kita orang indonesia,dan memiliki mata bewarna kebiruan tidak mengurangi ketampanan pria yang sudah memasuki umur tua dan berkeriput itu
berdiri dengan sangat tegap seperti menunggu seseorang yang datang dengan sebuah koper di sebelah nya,terlihat dari jarak yang cukup jauh seorang wanita muda menarik sebuah koper di tangan nya dengan tampilan yang sangat memukau dan melebarkan senyum di bibir nya dengan memakai celana jeans panjang warna hitam dan heels menambah ketingian nya,dan juga kaos warna putih di balut kan dengan blezer warna yang senada dengan celana nya,seperti wanita moderen, tak lupa sebuah kaca mata hitam terpasang di mata nya,dan rambut yang yang tergerai gelombang ke bawah
wanita itu menghampiri pria yang sudah cukup lama menunggu nya
(percakapan nya sudah di ganti dengan bhs indo yah)
.
.
.
"maaf ded aku terlambat karna tadi mencari koper ku tadi"kata wanita itu sambil melepaskan kaca mata nya dan tersenyum lebar,dan di balas oleh pria yang sebagai dedy nya
.
.
.
"tidak papa anak ku....dedy juga tidak marah"seru nya dengan membelai kepala anak perempuan nya yang sudah di anggap seperti anak sendiri
.
.
.
"trus...apa yang kita lakukan di sini ded"lirih nya dengan melihat sekeliling bandara yang di penuhi oleh orang banyak dan melipat kan tangan nya di dada
.
.
.
"kita akan menunggu orang yang menjemput kita disini? ayo kita keluar mungkin mereka sedang menunggu di luar"seru nya dengan meraih koper dan menuju pintu keluar
.
.
.
.
.SAHABAT N&Z SIAPA KIRA-KIRA WANITA YANG AUTHOR BAWA DARI LONDON/INGRIS
PENASARAN KALIAN SUDAH AUTHOR LEGA KAN DENGAN MENULIS 1798 AUTHOR RELA NULIS DOBOL PART BAGIAN INI HANYA DEMI KALIAN SEMUA
π
π
π
.
.
.
JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA....
__ADS_1