NATAN & ZHELIA

NATAN & ZHELIA
Makan bersama


__ADS_3


Dengan repleks.kedua tangan zhelia berpegangan pada bahu Nathan agar dia tidak jatuh ke lantai



Sesaat suasana menjadi hening dan mereka saling diam,saling pandang menatap lekat manik mata mereka masing masing.



DUG DUG DUG .....Terdengar suara jantung mereka yang berpacu dengan sanggat cepat, seperti habis lari meraton.



Zhelia pun tersadar dan langsung menegak kan diri nya.



"Ka-kau ti-tidak papa"kata Nathan dengan gugup dan mengaruk kan kepala nya,dan tersenyum kaku.



"Ia....lirih Zhelia dengan pelan,menganguk kan kepala nya dengan malu dan tak berani menatap wajah Nathan.mereka sama-sama jadi salah tingkah


jantung mereka masih berpacu dengan cepat. sehingga mereka berdiri di tempat dengan di penuhi rasa perasaan cangung.



"Ekhem......Nathan yang berusaha memecah kan keheningan di antara mereka



"A-ayo ikut aku"imbuh Nathan berjalan dari posisi nya.zhelia pun mengikuti Nathan dari belakang.dia sungguh merasa sangat malu sekali dengan kejadian tadi ,bisa-bisa nya dia jatuh dan berpelukan dengan Rekan bisnis nya.entah apa yang di pikir kan oleh Nathan tentang diri nya.mereka sangat dekat sekali sehingga membuat jantung mereka berdegup dengan kencang.terasa ingin meloncat dari tempat nya.Zhelia menundukan kepala nya dengan hati nya yang malu dan terus mengerutuki diri nya



"Ayo duduk? kita sarapan dulu"pinta Nathan dengan ramah dan senyum,menyuruh zhelia duduk di bangku sebelah nya.



Lama berpikir. ahir nya Zhelia pun duduk dengan terpaksa .dia harus mengikuti perintah rekan nya ini untuk sarapan.agar setelah nanti dia akan kembali ke hotel.



Zhelia melihat menu di depan nya.seketika wajah cemberut tadi berubah dengan senang.Nathan yang melihat nya pun tersenyum.zhelia memang menyukai nya



"I-ini,bapak yang buat"tanya zhelia menatap Nathan



"ia....apa kamu suka"dengan senyum



"Ia!! aku suka dengan masakan nasi goreng, karna ini memang adalah masakan kesukaan ku.tapi sudah lama aku tidak memakan nya sejak tinggal di london.tapi,ahir nya aku memiliki kesempatan untuk makan nasi goreng lagi"girang Zhelia dengan senang. menceritakan tentang makanan kesukaan nya,dan dia sudah melupakan rasa malu dan kesal nya saat melihat menu di depan nya.



"Kalo kau mau.....aku bisa membuat kan mu nasi goreng setiap hari nya"tawar Nathan



"Eh....Ti-tidak usah pak? i-itu sangat merepot kan...he."



"Aku sama sekali tidak merasa kerepotan,malah aku senang, membuat kan nasi goreng untuk mu."imbuh Nathan dengan tatapan cerah nya pada zhelia,dia sangat ingin berada terus di dekat istri nya.apa lagi memasakan makanan untuk kesukaan.pasti sangat membahagia kan.



Melihat Zhelia yang hanya diam tidak merespon perkataan nya yang terakhir.Nathan pun menyadari kalo zhelia tidak mau,dan keberatan.



"Ya sudah? ayo di cicipi"saut Nathan dengan mempersilah kan ,zhelia mencicipi masakan nya dengan mengulur kan tangan nya dengan semyum.



"Hmm baiklah"



Mereka pun mulai memasukan sedikit demi sedikit nasi goreng ke mulut mereka,lewat sendok di tangan



"Bagaiman rasa nya? apa kah enak"tanya Nathan dengan mengankat kan satu alis nya.dia penasaran apa kah zhelia menyukai nya atau tidak.



Mengankat satu jempol jari nya dengan senyum .dengan mulut yang penuh mengunyah makanan dengan sangat semangat.setelah menelan


"Enak sekali masakan bapak,saya suka.saya belum pernah mencoba masakan yang rasa nya seperti ini.pasti pak Nathan jago masak,"puji Zhelia dengan senang,




Karna ini pertama kali nya dia merasakan nasi goreng yang sangat enak dan gurih di lidah nya.dia tidak menyangka,pria seperti pak Nathan bisa melakukan semua.mulai dari urusan kantor sampai ke urusan dapur,benar-benar pria idaman bagi para wanita.ada rasa menyesal di hati nya saat menolak tawaran Nathan yang ingin memasakan nasi goreng untuk nya,melihat porsi di piring nya.rasa nya zhelia akan kekurangan.



"Hehe....kamu bisa aja muji aku zhelia.awal nya dulu aku juga tidak bisa melakukan apaun di dapur.tapi setelah aku bertemu dengan wanita yang sangat baik yang telah menyentuh hati ku,dan membuat ku sangat mencintai nya.aku pun mbelajar ,melakukan semua nya demi untuk menyenang kan hati nya"ujar Nathan dengan tersenyum menatap zhelia dengan tatapan penuh cinta nya

__ADS_1



Dia ingin sekali mengatakan yang sebenar nya kepada zhelia.bahwa wanita itu adalah diri nya.yang mana telah meluluh kan hati nya yang dinggin seperti es,dan tertutup oleh baja yang kuat,yang penuh dengan kemarahan.namun wanita cantik baik dan polos itu,mampu membuat nya berkutut lutut untuk mencintai nya.menghilang kan masa lalu nya yang kelam,dan mampu merubah nya menjadi masa depan yang terang.sampai kapan pun Nathan tetap mencintai wanita yang berada di hadapan nya ini.



"Pasti wanita itu sangat beruntung memiliki suami yang sangat pengertian seperti bapak"imbuh zhelia dengan senyum




PROV ZHELIA


Benar-benar beruntung sekali calon istri nya paka Nathan itu.dia mendapat kan pria yang sangat tampan,baik dan juga penuh dengan perhatian


hidup nya pasti sangat bahagia,bila menjadi istri nya.lirih zhelia dengan tersenyum masam



Zhelia kembali menyuap kan nasi goreng ke mulut nya,dia harus mengahabis kan. karna makanan ini sangat enak



Nathan pun mendekat kan diri nya dengan zhelia.wajah mereka sangat dekat sehingga membuat zhelia menghentikan sarapan nya dan menatap Nathan dengan binggung. yang sedang menatap nya dengan satu tatapan.



~Apa yang sedang pak Nathan lakukan"guman nya dengan jantung yg berdebar. dan rasa cemas kembali menyuluti dada nya.wajah mereka semakin dekat dan dekat.tiba-tiba Nathan mengankat kan jari jempol nya, seraya mengusap sisa makanan yang menempel di sudut bibir zhelia



Zhelia terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Nathan pada nya ,dan sedikit menghindar.



"Maaf,ada disa makanan di sudut bibir mu"seru Nathan dengan menunjukan jari nya pada bibir zhelia



"Ah....benar kah"jawab zhelia dengan gugup. dan mengambil tissu.mengelap kan ke bibir nya.tubuh nya tiba-tiba merasa kan panas dan aliran darah nya berpacu dengan sangat deras akibat sentuhan jari Nathan pada bibir nya.dia sangat terkejut dengan perlakukan manis Nathan pada nya.



~~Kenapa aku slalu gugup ,dan jantung ku berdetak sangat kencang bila pak Nathan menatap ku dengan tatapan nya.dia benar-benar membuat ku jadi salah tingkah dan malu~~



"Trimakasih pak"seru zhelia dengan menundukan sedikit kepala nya dan melebar kan senyum.



"Bisa kah kau, tidak menmangil ku dengan sebutan bapak,aku ini masih belum terbilang tua.dan aku juga tidak tua dari mu"ucap Nathan dengan mengeryit kan dahi.karna dia sangat benci dan geli saat zhelia memangil nya terus dengan sebutan bapak.padahal dia bukan bapak nya melainkan suami nya.seharus nya dia memanggil dengan sebutan sayang.




"Eh....trus saya harus memangil bapak apa"saut Zhelia dengan heran.dia rasa tidak ada salah memangil rekan bisnis nya dengan sebutan pak, lagian dia juga ingin menghormati bos nya itu.semua orang yang bekerja juga memangil nya dengan sebutan pak kenapa dia tidak boleh.



"Pangil aja aku Nathan[atau sayang gituh]guman nya dengan mengoda.


supaya kita keliatan akrab gituh"



"Ma-maaf....saya rasa saya tidak bisa memangil dengan sebutan itu,karna saya tidak terbiasa"sangkal zhelia dengan menolak



"Kenapa? kan aku yang menyuruh mu memangil ku dengan sebutan Nathan"ucap Nathan dengan mengerat kan suara nya dan memaksa.



"Tapi...saya.."



"Kalo kamu tidak mau? aku tidak akan melanjut kan lagi proyek ini,dan kita batal kan saja"ucap nya dengan santai dan jahat.dengan ekpresi nya yang tampa merasa berdosa



Zhelia terkejut,dan kehabisan kata bisa-bisa nya Nathan mengancam diri nya membatal kan proyek yang sudah terjalan hanya karna dia tidak mau memangil dengan sebutan nama.rasa kesal nya pun kembali lagi pada Nathan melihat ekpersi nya yang datar dan santai



"Bagaimana? apa kamu sudah menentukan"dengan mengankat satu alis nya seolah ingin jawaban



"Huuuufff...baiklah saya akan memangil anda dengan sebutan Nathan(sekarang puas...)dalam hati"denggus nya dengan pasrah dia baru tau kalo rekan nya ini mempunyai kepribadian dalam memaksa.Nathan pun tersenyum penuh kemenangan





******



__ADS_1


Zhelia menghampiri Nathan yang sedang berada di ruang tamu dengan memangku leptop nya.dia sudah merasa sangat bosan di ruangan ini,dia ingin sekali kembali ke hotel



Nathan sudah berjanji akan mengantar nya setelah sarapan pagi ,namun tidak juga karna banyak alasan yang di ucap kan oleh mulut rekan nya itu.



"Na-nat Nathan"lirih nya dengan kaku dia merasa risih dengan pangilan baru nya.mulai sekarang dia harus belajar membiasa kan diri memangil rekan nya dengan sebutan nama nya



"Ia ada apa"saut nya mengadah kan kepala dan melihat wajah istri nya yang di penuhi dengan rasa kesal,cemberut dan memalas.



"Bisa kah aku pulang sekarang? jika kau sibuk aku bisa pulang sendiri"imbuh nya dengan wajah yang tak sedap di pandang.



"Jangan....jangan pulang dulu.sedikit lagi aku akan menyelesaikan pekerjaan ku,kau sabar yah"berusaha menenang kan zhelia agar tidak bersikeras untuk kembali ke hotel



"Tapi,aku merasa bosan disini.tidak ada yang bisa aku lakukan!!"



"Jika kau merasa bosan,tolong bantu aku mengerjakan proyek kita,kau harus mengecek semua dokumen nya dengan benar,lalu kau harus mentanda tanganni nya"ucap Nathan masih pokus dengan kerjaan nya



Zhelia pun duduk di sopa panjang sebelah sopa Nathan ,dan mulai mengecek semua dokumen dengan benar dan menanda tangani nya.



"Bagaimana dengan baju yang kau pakai? apa kau suka"saut Nathan memecah kan kediaman di antara mereka.sekalian mengajak Zhelia ngobrol agar dia tidak terlalu bosan dengan pekerjaan nya.



Zhelia menatap pakain yang saat ini melekat di tubuh nya"Bagus....pakain nya sangat nyaman,trimakasih atas pinjaman nya"seru zhelia.Nathan tersenyum karna zhelia menyukai pakain yang ia beli.



"Tapi....apa tidak apa-apa saya memakaikan pakain milik calon istri kamu"



.



.



.



.



.



.SUDAH CUKUP INI DULU



.SEMOGA KALIAN SUKA....



AUTHOR MOHON....JANGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA YAH...READRES KUH😊😊















__ADS_1


__ADS_2