
Zhelia hendak mengambil.tapi sayang Nathan lebih dulu mendapatkan tespek nya.zhelia semakin takut Nathan akan tau yang sebenar nya.bibir Nathan terasa terkunci tidak bisa berkata apa-apa melihat kebenaran di tangan nya.
"Apa semua ini zhelia,apa kamu hamil!!"menatap zhelia dengan serius berharap mendapat Jawaban namun yang di tanya malah diam dan menundukan kepala nya.
"Ini tidak boleh terjadi.kamu tidak boleh hamil....cek ini pasti salah ini tidak benar.benda ini pasti sudah rusak kamu harus mencoba nya lagi.pasti telah terjadi kesalahan"racau Nathan dengan tidak terima dengan kenyataan yang di lihat.
"Itu benar Nathan.aku hamil aku sudah beberapa kali mencoba hasil nya tetap sama"dengan deraian air mata.
Bagaikan di sambar petir di siang hari Nathan jadi syok mendengar nya.
"Ini tidak mungkin aarrgghh,,,,,,,,,,"rasa nya Nathan ingin marah namun di tahan Nathan pun pergi.
Di atap gedung Nathan sangat prustasi semua kemarahan nya di tumpah kan pada benda-benda yang ada di sekitar nya seperti bangku yang sudah lama dan beberapa kali memukul dinding di sebelah nya.Nathan berteriak sekeras mungkin dan menjambak rambut nya sendiri dengan kasar.zhelia yang masih di tempat terduduk di lantai dengan tangis nya yang menjadi.
"Kenapa semua ini harus terjadi pada ku .apa kesalahan ku.kenapa hidup ku slalu hancur"zhelia terus menangis hingga tidak bisa berkata lagi.
fokus dengan jalan nya sendiri dengan hati sedih dan banyak pikiran tespek masih di tangan nya. Zhelia sadar dari lamunan nya saat diri nya jatuh di atas jalan yang bertabrakan dengan seorang.dengan cepat zhelia mengambil bendah yang di tangan nya tadi jatuh.namun nasib malang seseorang lebih dulu mengambil nya.zhelia mengadah kan kepala nya dan terkejut ternyata orang itu adalah.
"Melia,,,,,,,?Dengan cepat berdiri dan langsung merebut dari tangan Melia
"zhelia apa itu punya kamu ? jawab zhelia apa itu milik mu"
"Tidak itu bu,,,bukan punya ku"dengan cepat menjawab namun di wajah nya tampak sedang berbohong.Melia bisa lihat itu
__ADS_1
"Kamu jangan bohong sama aku zhelia"Melia menghalang zhelia yang hendak pergi dari nya
"Biarkan aku pergi Mel"tidak ? aku tidak akan membiarkan kamu pergi sebelum kamu menceritakan sama aku apa yang kamu sembunyikan.
Singkat cerita mereka duduk saling berhadapan dan zhelia menceritakan semua tentang kehamilan nya dan saat dia dan Nathan di kapal.Melia sangat syok mendengar bahwa Nathan yang sudah menghamili zhelia.
Melia tak habis pikir Nathan nekad melakukan hal yang sangat merendah kan dan sangat hina di mata orang.awal nya Melia tak percaya namun setelah mendengar semua nya dengan zhelia yang terus saja menangis Melia percaya apa yang di kata kan zhelia.mereka tak tau ada orang di balik batang sebelah mereka juga mendengar semua nya orang itu tampak mengepal kan tangan nya memendam amarah nya.
"Kamu yang sabar zhel.kamu jangan sedih gini .aku yakin pasti ada hikmah di balik semua ini.mngkin ini adalah ujian buat kamu yang harus kamu hadapi"ucap Melia dengan iba melihat kondisi zhelia memeluk nya dan memberi saluran semangat lewat pelukan nya.
Nathan siap untuk pulang sudah membuka pintu mobil.Nathan pun di tarik.dan mendapat kan pukulan yang mendadak di bagian bibir nya dan sedikit mengeluarkan darah.Nathan jadi marah orang yang memukul nya adalah Jhino.
"Maksud lo apaan sih mukul mukul gue. mau cari masalah"dengan menantang
"Apa maksud lo"dengan tidak paham apa yang di katakan oleh jhino pada nya
"Belum ngerti juga ? atau pura pura ngak tau"
"Gue nggak tau apa maksud perkataan lo"
"Kenapa kamu meniduri zhelia sampai dia hamil"Nathan terdiam dari mana jhino bisa tau tentang rahasia nya yang dia kubur dalam dalam namun tercium juga.
"Apa kamu sudah tidak punya otak Nathan.kamu harus tau kamu itu siapa.jika semua orang tau martabat dan kehormatan mu bisa hancur oleh kelakuan mu yang tak wajar ini.kalo kamu sangat membenci zhelia tidak masalah.tapi jangan melakukan hal yang membuat dia itu menderita.itu sangat menyakit kan hati nya Nathan.apa kamu tidak berpikir.kamu benar benar gila Nathan"ucap jhino dengan sangat marah dengan kelakuan Nathan.
__ADS_1
Nathan tersenyum sinis pada jhino"kamu pikir aku melakukan nya dengan amarah dan sengaja.itu sama sekali tidak.aku tidak sadar dari alkohol.aku tidak sengaja meniduri nya.kamu pikir aku cowok seperti apa yang gampang menidur kan anak orang.kamu pikir aku mau melakuakan nya"dengan tegas
"Kamu harus bertangung jawab atas apa yang kamu lakukan pada zhelia"
"Apah,,,,,kamu menyuruh ku bertangung jawab ? sangat tidak mungkin. lagi pula itu bukan kesalahan ku.aku tidak benar- benar melakukan nya"
"Salah atau tidak salah kamu tetap bertangung jawab karna itu adalah anak kamu.darah daging kamu"
"Aku tidak ingin anak itu.dan aku tidak mau bertangung jawab"
"Kamu jangan egois Nathan kamu pikir zhelia juga mengingin kan anak itu.kamu harus memikirkan perasaan nya dia sangat menderita. kamu harus menjadi lakilaki yang bertangung jawab jangan lari dari masalah kamu jangan pengecut ? jika kamu tidak mau aku akan bilang sama tante Nataya"
"HAHAHA,,,,,,,Jhino-jhino kamu pikir mama ku akan menerima anak itu.kamu pasti tau apa yang di pikirkan mama ku setelah dia mengetahui nya dan kamu akan tau apa yang akan terjadi pada zhelia"Nathan pun mulai muak debat dengan jhino dan masuk kedalam mobil dan pergi
Jhino hanya diam mencerna perkataan Nathan yang tetakhir.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1