
Di parkiran.Zhelia berjalan dengan tertatih tatih.sakit kepala nya semakin tambah.dia tidak tau apa yang sedang terjadi pada nya,dia merasa ada melihat seseorang dalam pikiran nya,saat melihat Melia sedang berbicara pada nya.
Dia harus pulang agar bisa menenangkan diri nya saat tiba di hotel,dan beristirahat.pandangan nya semakin sayu dan penglihatan nya semakin buram.kepala nya semakin berdenyut ingin.sekali dia berbaring,tapi tidak di sini dia harus cepat-cepat ke hotel.
Hendak membuka pintu mobil yang terkunci.dengan tangan yang gemetaran kunci nya pun jatuh begitu pun juga dengan tubuh nya.
Namun dengan cepat seseorang menangkap tubuh nya dan jatuh di dalam pelukan Nathan.
Nathan menatap wajah istri nya dengan sendu. menyentuh wajah istri nya dan mendekap nya dengan sangat erat, seolah tidak ingin jauh dari nya.
Membelai kepala istri nya dengan sayang,dan berlinang air mata.dia menyalur kan semua kerinduan nya selama ini dengan pelukan yang hanggat.
Ahir nya,dia bisa memeluk tubuh istri nya tampa ada halangan atau pun ganguan dari orang lain
Nathan mengangkat tubuh istri nya dan memasukan ke dalam mobil.Nathan juga masuk ke dalam mobil dan memasang kan safetybelt di tubuh istri nya dan mencium sekilas dahi nya dengan sayang.
*****
Nathan membawa zhelia pulang,agar dia dapat beristirahat dengan nyaman. tapi Nathan tidak membawa zhelia ke hotel,melain kan ke apartemen nya sendiri.Nathan tidak ingin meningal kan Zhelia sendirian dalam ke adaan seperti ini.dia takut nanti nya zhelia kenapa-napa sendirian di hotel.
Yang hanya dia pikir kan adalah,tentang keselamatan istri nya.jika Zhelia berada di apartemen,dengan sanggat mudah bagi nya melindunggi istri nya.hati nya yang mengerak kan untuk membawa istri nya bersama nya.dan dia juga tidak ingin kehilangan kesempatan untuk berdua,dan menghabis kan waktu bersama istri nya.
{kapan kapan lagi punya kesempatan}
Mobil berhenti di parkiran.Nathan pun keluar dan membuka pintu sebelah istri nya.dengan sangat hati-hati Nathan meraih tubuh itu dan mengankat nya pelan-pelan.
Zhelia sanggat terlelap dalam tidur nya. sehingga membuat nya susah untuk sadar,apa lagi berada di pelukan Nathan yang sangat nyaman.
Di lobi apartemen ,terlihat sepi. hanya beberapa pelayan sebagi Resepsionis yang ada di meja mereka.menatap ke arah Nathan dengan sangat heran dan terkejut.karna ini pertama kali nya mereka melihat seorang Nathan pengusaha muda, tampan ,yang masih lajang menurut berita mereka.membawa seorang wanita ke apartemen dengan wajah wanita itu yang tak terlihat. mereka bertanya-tanya siapa wanita yang di bawa oleh direktur itu
Tapi,mereka hanya diam menunduk, seraya menghormati Nathan dan tidak ingin menjadi pecampur urusan pribadi tamu mereka.
Nathan tidak peduli dengan tatapan dan di pikir kan oleh para resepsionis itu.dia terus berjalan dan memasuki lif,menuju lantai tiga belas,karna Nathan lebih memilih apartemen lebih bawah agar dia cepat sampai.
Pintu apartemen di buka, menghidup kan semua lampu ruangan dan membawa zhelia ke kamar atas milik nya.membaring kan tubuh itu dengan sangat hati-hati agar tidak membangun kan nya
__ADS_1
Menatap wajah istri nya dengan lekat.mulai dari alis sampai terakhir di bibir munggil milik istri nya,yang berkilau oleh polesan liplos warna merah muda.mencium bibir ranum wanita itu dengan lama.hanya ciuman biasa dan menatap kembali wajah polos itu dengan tatapan sayu.
"Aku mencintai mu sayang...."suara berat dan serak nya
"cepat lah sembuh? dan lihat lah suami mu ini yang sanggat mencintai mu"Nathan membelai sisi wajah zhelia dengan linangan air mata.mengecup dahi istri nya.
Saat ini dia berhasrat melihat wajah istri nya yang begitu cantik dan imut di pandang.
Nathan menyelimuti tubuh istri nya sampai ke leher.
Nathan pun ikut baring di samping zhelia.dan membawa nya ke dalam pelukan nya.entah apa yang membuat Nathan berani untuk tidur di sisi zhelia,yang saat ini situasi nya berbeda.apa dia tidak takut nanti saat zhelia banggun dan marah pada nya.
Nathan tidak memikir kan itu? yang dia pikir kan adalah ingin berdua bersama istri nya,dan melepas kan rindu nya yang sudah terpendam selama beberapa tahun ini.
"Aku merindukan mu sayang.aku sanggggaat merindukan mu.aku harap kamu juga merasa kan hal yang sama pada ku sayang."lirih Nathan dengan memejamkan mata nya. dan mempererat dekapan nya,tampa sadar....zhelia mbalas pelukan Nathan dan menyembunyikan kepala nya di dada bidang suami nya. mencari tempat kenyamanan tersendiri.Nathan pun tersenyum sambil mempererat kan pelukan nya dan tersenyum.
*******
~Aaaggrrhh.......
"Hik..hik...hik...huhuhu.....Kenapa....Zhel....kenapa lo harus hadir di waktu yang sangat tidak tepat? ken-kenapa,lo ....kembali di-di saat, pernikahan gue sama Nathan....a-akan di langsung kan,,,,,apa lo,lo akan kembali lagi bersama nathan,trus...bagai...bagaimana deng-dengan gue...,gue udah terlanjur mencintai nathan,,,,selama lo,tidak ada...."tangis Melia dengan segukan dan berbicara pada diri nya sendiri
Gu-gue ngak bisa....melepas kan,perasa,an gue.ha-hati gue,pas-pasti akan hancur...hik...hik...hik....."
Aarrgghhh.....Melia memberantakan seluruh kamar nya, yang sudah di penuhi oleh isi bantal akibat sobekan Melia.diri nya pun sudah terlihat seperti orang gila wajah nya kusut make up yang sudah luntur di wajah nya
*****
Pukul 05,20 pagi Nathan terbangun dari tidur nya akibat alaram di ponsel yang tergelatak di meja.Nathan pun meraih,dan melihat jam, ternyata udah mau pagi.Nathan melihat Zhelia yang masih terlelap di dalam pelukan nya.menyibak kan rambut yang menutupi wajah nya dan tersenyum.
Nathan perlahan melarikan tangan nya yang sebagai bantal di kepala zhelia.sebenar nya dia tidak ingin sekali bangun.dan ingin tetap terus seperti ini sampai pagi.tapi apa boleh buat,dia tidak ingin Zhelia bangun nanti dan melihat mereka berdua.
Nathan menyelimuti tubuh zhelia dan mendarat kan ciuman di bibir nya sekilas dan beranjak ke kamar mandi.
__ADS_1
Lima belas menit Nathan ke luar dari kamar mandi,seperti biasa nya dengan lilitan handuk di pinggang,dan satu handuk lagi di tangan mengeringkan rambut nya.
Nathan tersenyum lucu.jika saja Zhelia sudah bangun.dan melihat nya dengan keadaan seperti ini.dia pasti akan berteriak sangat histeris dan panik.untung saja dia masih terlelap tidur.
Setelah keluar dari ruangan ganti,dengan memakai pakaian ala rumahan,celana pendek dan kaos pendek putih yang mencetak otot-otot dada nya dengan sangat sempurna.
Sekali lagi Nathan menghampiri Zhelia yang masih tertidur "Betah sekali dia tidur? seperti putri tidur saja"seru Nathan dengan mengusap anak rambut nya
"Aku ,akan membangun kan mu, seperti putri tidur yang ada di dalam donggeng"Nathan mendarat kam ciuman nya
Nathan tertawa kecil melihat wajah Zhelia yang selalu cantik,walaupun dalam keadaan tidur.
"CUP....? Morning kis sayang,,,,,"
.
.
.
.
.
.
.MAAF READRES SEMUA NYA...MUNGKIN SEKARANG INI AUTHOR AKAN JARANG UP ,MAKLUM INI BULAN PUASA DAN MEMPUNYAI KESIBUKAN YANG LAIN
TAPI TIDAK USAH KECEWA...AUTHOR AKAN UP MENGKIN SATU ATAU DUA KALI SEHARI JIKA SEMPAT....
SEEYOU....LOV LOV😙😙😙
.SEMOGA KALIAN SUKA😊😊
JANGGAN LUPA TINGGAL KAN JEJAK LIKE SETELAH MEMBACA
__ADS_1