
mereka berdua saling menajam kan pandangan mereka,kedua nya sudah di kalit kan oleh emosi"apa lo marah,gue mengatakan papa lo mempunyai wanita ****** ?emang benar kan pakta nya seperti itu "
jhino semakin marah mendengar tuduhan nathan terhadap papa nya jhino mengarah kan pukulan tangan nya ke arah wajah nathan namun dia berhenti terlihat dari pancaran mata nya segudang emosi
"kenapa berhenti?ayo pukul,pukul gue sepuas hati lo dan gue ngak akan balas,memang benar kan lo itu sama saja dengan om prasetio"ucap nathan dengan penuh penekana dan emosi nya
jhino memukul kembali wajah nathan dengan keras sampai nathan jatuh ke lantai"kamu harus di kasih pelajaran nathan,semua yang kamu ucap kan tentang papa ku itu tidak lah benar"tunjuk jhino kearah nataha,hanya tersenyum ,jhino kembali memegang kerah baju nathan dan mendirikan nya
"jhino,nathan apa yang kalian lakukan ,lepas kan ini kampus "teriak melia yang datang menghampiri mereka dan melepas cengkraman mereka berdua nathan menatap jhino dengan tatapan marah begitu juga dengan jhino
"apa kalian tidak malu dengan orang yang memperhati kan kalian jika kalian ada masalah selesai kan secara baik-baik dan tenag,bukan malah berantam seperti ini"teriak melia kesal terhadap kedua teman nya itu,mereka hanya cuek mendengar ocehan melia
"jika kamu tidak mau mendengar ku tidak masalah,asal kamu tau,penyebab kematian hana adalah mama kamu sendiri"seperti tersambar petir jantung nathan berdetak dengan kencang terkejut dan syok mendengar tentang kematian hana
"tante nataya menyuruh orang suruan nya untuk merusak rem mobil hana pada malam itu,tante nataya tidak suka dengan hana begitu pun juga dengan papa nya,asal kamu tau papa mu berselingkuh dengan mama nya hana, sekarang kamu tau kan papa siapa yang mempunyai ******"
"itu sebab nya,hana tidak mau melanjut kan hubungan nya dengan mu karna hana tau cinta kalin tidak akan pernah bersatu,hana terpaksa melakukan sandiwara dengan ku agar kau membenci nya dan merelakan nya dengan ikhlas ,karna bagi hana mama mu adalah penghalang dan dia mengorbankan nyawa nya agar kau bisa bahagia"jhino mengatakan yang sebenar nya ke pada nathan rahasia yang dia simpan,dan menatap nya dengan marah jhino pun pergi meningal kan nathan yang masih diam di tempat ,rahasia yang slama ini nathan tidak ketahui.
"dia memang pandai berbohong,dia ingin aku mempercayai nya"nathan pun tertawa ada rasa sedih duka semua nya bercapur aduk di dalam hati nya,trrlihat mata nya sudah di genang air,nathan masih saja tertawa tak jelas se olah-olah tidak mempercayai kata jhino
__ADS_1
melia mendekati nathan dan mengusap bahu nya dan ikut sidih"nathan , semua yang di katakan oleh jhino itu benar,ini semua rencana mama kamu,dia yang menyebab kan kematian hana"
"kenapa mama ku tega melakukan semua ini, dia tidak pernah memikir kan perasaan ku dia slalu menyingkir kan orang yang aku sayang"tangis nathan tak dapat di tahan nya lagi perasaan nya hancur kebahagiaan nya di rengut secara paksa oleh mama kandung nya sendiri.
☆☆☆☆☆
nathan kembali ke kantin dia hanya melihat sandy yang sedang duduk menyantap makanan nya dengan sangat lapar nya
"sandy di mana zhelia,kenapa lo hanya sendiri"
"ha....lo mencari zhelia ? bukan nya tadi dia bilang ingin menemui lo karna lo sangat lama, tadi apa lo tidak bertemu dengan nya"tanya sandy ,karna tadi zhelia bersikeras ingin menyamperin nathan
"tadi gue udah bilang mau ikut ,tapi zhelia dia bilang hanya sebentar dan menyuruh gue diam disini"ucap sandy dengan membela diri nya dari amarah nathan
"ya udah,kita cari zhelia dia pasti di sekitar sini kok"
nathan mengusap wajah nya dengan kasar dan pergi sandy juga pergi menyusul nathan
sampai di taman mereka berpencar mencari zhelia,nathan terlihat sangat panik nathan mencoba menghubunginya namun pangilan nya tidak di jawab nathan semakin cemas dan kawatir terhadap zhelia.
'di mana kamu zhelia aku mohon kembali lah kepada ku'guman nathan dengan sedih tak kunjung juga menemukan zhelia
__ADS_1
"nathan.....bukan kah ini milik zhelia "teriak sandy yang berdiri di sebuah kursi memegang tas nathan berlari menghampiri sandy dan melihat isi dalam tas nya
"ia benar...ini milik zhelia"
"tapi di mana zhelia kenapa dia meningal kan tas nya di sini"ucap sandi dengan heran
terlintas di benak nathan (mama) nathan langsung berlari menuju mobil nya dan masuk ke dalam dengan tampa berpikir sandy juga masuk dan duduk di sebelah nathan,menatap sandy dengan tatapan sinis nya
"aku ikut,karna aku akan membantu kamu "tak ada waktu debat dengan sandy lagi nathan melajukan mobil ny dengan kecepatan tinggi
"nat....yang pelan aja bawa mobil nya,nanti kita tidak akan sampai ke rumah mu melainkan rumah sakit"sandy yang takut dengankecepatan mobil nathan
nathan hanya diam pokos pada ngemudi nya bahkan nathan menambah kan lagi kecepatan nya nathan tidak memperduli kan diri nya tidak ada yang penting bagi nathan selain zhelia dia berharap zhelia dalam keadaan baik-baik saja.
__ADS_1