
zhelia memain kan jari nya di atas tas yang sedang ia pangku hati nya sangat sedih dan hancur di abaikan oleh orang yang dia cinta zhelia belum berpengalaman jadi ini pertama kali nya diri nya merasa sakit di tingal kan oleh orang yang dia cinta,seharus nya ini bukan takdir yang ia ingin kan dia ingin bahagia bersama orang yang di cintai dan mencintai nya namun orang yang dia cinta belum bisa mencintai nya sepenuh hati nya, separuh hati nya masih untuk orang lain zhelia tidak bisa memaksa karna ia datang setelah masa lalu,
"kamu disini"seseorang menegur nya suara yang sangat ia kenal dan mengharap nya selama tiga hari ini zhelia melihat sekilas namun menunduk lagi,nathan duduk di sebelah nya dan menatap zhelia dengan lekat
"kenapa kamu melihat kearah sana aku kan disini di sebelah kiri kamu"kata nathan zhelia mengarah kam pandangan nya ke depan dengan tidak menjawab nya
nathan memegang kedua bahu zhelia dan menghadap nya pandangan nya masih di tempat lain"tatap aku,,"zhelia masih belum menatap nathan,zhelia menatap nathan
"ada apa"jawab zhelia dengan tenag
"aku minta maaf karna tiga hari ini aku sudah mengabai kan mu dan mendiam kan mu,aku sendiri sangat menyesal kenapa aku bisa mengabai kan orang yang aku cintai demi masalah yang tidak penting lagi buat aku, aku sudah membuat kesalahan kamu pasti sedih aku minta maaf"tutur nathan dengan berdalah nya
"kenapa kamu harus minta maaf kamu tidak salah apa-apa,aku mengerti dengan situasi kamu-kamu pasti sangat sedih mendengar rahasia tentang kematian kekasih kamu yang sangat kamu cintai,jika dia masih hidup kamu pasti akan hidup bahagia betsama nya,dan aku sadar aku ini bukan siapa -siapa ?dan kamu tidak perlu mentak maaf"ucap zhelia dengan tenang namun di hati nya menahan sakit yang tak terkira kan
terlihat jelas dari pandangan nathan saat ini zhelia sedang bercemburu namun berusaha disembunyikan dari nya
"apa kamu cemburu karna tiga hari ini aku memikir kan hana"
"untuk apa aku cemburu lagian aku bukan siapa-siapa kamu dan aku tidak melarang kamu melakukan apapun"ketus zhelia mengalih kan pandangan nya namun tangan nathan memegang kedua pipi zhelia dan menatap nya dengan lekat dia tau kalo saat ini istri nya lagi merajuk
"kamu itu adalah istri aku,kamu adalah cinta ku,kamu adalah kebahagian ku dan kamu adalah hidup ku bagai mana bisa kamu mengatakan kalo diri kamu bukan siapa-siapa aku,jangan bicara seperti itu lagi"kata nathan dengan senyum dan memeluk zhelia dengan erat nathan melepas pelukan nya dan melihat zhelia masih marah dan cemberut,nathan mengengam jari nya dan membawa nya pergi
"kamu mau membawa ku kemana"ucap zhelia dengan ketus sambil memandangi nathan yang sedang menyetir
"kemana mobil ini berhenti"jawab nathan tersenyum melihat wajah istri nya masih terlihat marah
"katakan saja kita mau kemana"
"pangil aku sayang dulu baru aku katakan kita kemana"dengan kedipan mata nathan pada zhelia
"kalo aku ngak mau gimana"ucap zhelia dengan marah dan merasa jijik dengan kedipan mata nathan
" yasudah tidak aku katakan"
zhelia pun berdecak kesal melihat nathan saat ini dan mengarah kan pandagan nya ke jendela mobil
"uuuhh.....imut bangat sih wajah nya kalo lagi ngambek"goda nathan dengan memegang dagu zhelia dengan senyum,zhelia menangkis nya dengan cuek
lama kemudian mobil mereka berhenti di tepi pantai tampa perintah dari nathan zhelia langsung turun dari mobil dan berjalan menuju dekat keramain
"sayang....tunggu dulu"teriak nathan yang baru keluar dari mobil zhelia tidak menangapi nya dan terus berjalan,nathan berlari kecil menyusul zhelia yang sudah jauh
__ADS_1
seorang pemain poli melempar bola keluar garis"awasss,,,"teriak nya zhelia yang melihat bola nya terasa cepat tidak dapat menghindar lagi langsung menutup kepala nya dengan tangan nya namun dengan cepat nathan memeluk zhelia sehinga punggung nya yang terkena oleh bola,zhelia mengankat kepala nya dan melihat nathan yang melindungi nya
"kamu tidak papa kan"lirih nathan dengan cemas namun zhelia hanya diam
"maaf saya tidak sengaja melempar bola nya terlalu keras"ucap pemain tadi,nathan berbalik badan dan menatap orang itu denagan marah zhelia yang menyadari sikap nathan yang sudah diam menatap orang itu zhelia memegang tangan nathan untuk menahan nya ,nathan menatap zhelia terlihat gelengan di kepala zhelia menandakan untuk tidak marah
"tidak papa lain kali hati-hati"ucap nathan orang itu menganguk dan pergi,zhelia pun lega karna nathan tidak memarahi orang tersebut karna bagi zhelia nathan gampang marah
"apa pungung kamu tidak papa"kata zhelia tampa sadar dan mengusap pungung nathan
zhelia melihat nathan senyum
"kenapa"tanya zhelia heran
"kamu perhtian sekali pada ku,apa sekarang kamu tidak marah lagi"zhelia yang sadar akan perhatian nya tadi pada nathan membuat nya terdiam kembali
"ekhem,,,ngak"cuek zhelia berlalu pergi nathan yang melihat nya tersenyum dan langsung memeluk pingan zhelia dari belakang dan memutar nya
"AAAAA nathan lepas kan aku apa yang kau lakukan kau jangan seperti ini aku lagi hamil"teriak zhelia kaget nathan langsung menurun nya
"maaf aku lupa"kata nathan dengan cengesan zhelia langsung memukul perut nathan dan berlari sambil tertawa yang masih terdengar di telinga nathan,mengejar zhelia dan mendekap nya dan mengelitikan pingang zhelia dengan sepuas nya bahkan mereka terus tertawa
"berhenti nathan aku tidak kuat lagi tolong,,,,"ucap zhelia dengan tertawa
selepas balas dendam tadi kini mereka sedang berada di restoran yang di dekat pantai
"sayang kamu mau pesan apa"kata nathan dengan membolak balik menu nya
"terserah kau saja aku nurut apa yang kau pesan"menatap nathan yang dari tadi terus memilih menu makanan
AUTHOR
kapan selesai nya nih pak anak lo udah kelaparan nih nunggu hhhhee
"kok terserah aku sih sayang aku kan ngak tau apa yang kau selerakan saat ini dan anak kita"
"ya udah sini aku pilih"zhelia merebut buku menu nya dan berbicara pada pelayan setelah selesai zhelia kembali menatap nathan
beberapa menit makanan mereka datang dan memenuhi meja mereka"silah kan tuan nyonya di nikmati"kata pelayan dengan ramah
"trimakasih"jawab zhelia
__ADS_1
mereka mulai menyantap makanan nya"kenapa sih kok senyum-senyum ada yang aneh yah di wajah aku"kata zhelia melihat nathan yang dati tadi senyum ke arah nya
"kamu cantik sayang"jawab nathan dengan polos nya
"kenapa sih dari tadi ucap nya sayang terus"
"kenapa,kamu kan istri aku sayang aku cinta aku bebas dong aku mangil istri aku apa,apa kamu tidak suka aku pangil sayang"dengan menyantap makanan nya
"bukan gitu tapi aku merasa aneh kamu pangil sayang"
"itu karna kamu belum terbiasa,lama-lama kamu terbiasa kok dan sekarang kamu harus belajar mangil aku sayang"
"kalo aku tidak mau baga..."
"mau jadi istri durhaka"potong nathan
"ihh...kok ngamcam sih"kesal zhelia nathan pun tersenyum
LIKE
LIKE
LIKE
LIKE
LIKE
LIKE
LIKE NYA YAH😘
__ADS_1