
sampai di kampus Nathan membuka pintu untu zhelia dan menampilkan senyum smark nya,mendapat perlakuan manis dari Nathan membuat dia jadi senang,Nathan memegang bahu zhelia dengan senyum ,wajahnnya seperti tomat, zhelia meminta Nathan tidak seperti itu karna zhelia merasa malu bila ada yang melihat mereka
"Nathan,,,,,,,sandy yang baru datang"wah,,,wah,,,apa gue tidak salah liat lo pergi bareng zhelia"dengan senyum dan memukul pelan lengan otot Nathan
"apasih maksud lo,,,"dengan sipat nya yang kembali dingin
"apa lo ngak benci lagi sama zhelia,atau mungkin teman gue ini udah mulai jatuh cinta kayak nya"goda sandy membuat mereka jadi canggung dan salah tingkah,apa lagi zhelia wajah nya sudah seperti tomat yang malu ,apa lagi posisi mereka saat ini tidak nyaman setelah sandy melontar kan kalimat nya,Nathan berusah rileks.
"ehem,,,,,,lo ganggu aja sih ? sebaik nya lo masuk ntar telat,ayo zhelia kita masuk"mereka pun pergi
"eh Nathan,,,,,,tetap dingin tuh anak sama gue ? coba aja sama zhelia semua perhatian dan senyum nya di berikan pada zhelia ? tapi ngak papa sih gue juga senang Nathan mulai mencintai zhelia dan mendapat kan kembali senyum nya"
Di perjalanan masuk kls semua orang heran melihat mereka berdua tersenyum bersama memang pasangan yang sangat serasi"eh,,,liat deh cepat banggat Nathan sama zhelia akrab ? bukan nya dulu Nathan sangat membenci nya, tapi kenapa sekarang mereka malah berdekatan"
"ia yah,,,,"kata para pengunjing
pelajaran sudah di mulai Nathan mengan ti kan tempat duduk zhelia di sebelah bangku nya karna mereka tidak ingin jauh ,Nathan meletakan kepala zhelia di bahu nya.
"Nathan apa yang kamu lakukan"kaget zhelia hendak mengangkat kepala nya namun di tahan oleh natan"
"aku ngak mengantuk Nathan"
"udah diam aja"dengan menahan kepala zhelia dari belakang
"nanti buk karlina lihat bagaimana"cemas zhelia
__ADS_1
"kamu ngak perlu kawatir,nurut aja sama aku"
"nathan aku malu sama anak-anak"Nathan meletkan jari telunjuk nya di bibir zhelia supaya zhelia berhenti bicara"biarkan seperti ini ? aku nyaman sekali"dengan senyum dan mengengam tangan, zhelia pun senyum, jhino menatap mereka dengan sedih, usai pelajaran mereka berada di kampus untuk mengisi perut mereka,dengan pesanan yang sudah ada di meja.
"ayo makan,,,,aku akan menyuapi kamu"kata Nathan mengangkat sendok nya
"ngak, aku ngak mau"zhelia menjauhkan kepala nya dari sendok nathan ,sebelum itu Nathan memegang tenggkuk nya dan memaksa zhelia buka mulut
"aa,,,,,,,anak pintar"dengan senang zhelia membuka mulut dan memakan nya , mereka pun sama sama senyum
"lihat deh ada pasangan romantis yang akan menjadi orang tua"kata lelaki yang berada dekat drngan meja mereka,nada nya seperti orang mengejek,
seketika itu mereka berhenti tertawa, wajah zhelia berubah menjadi sedih ,Nathan mengepalkan tangan nya menahan amarah melihat zhelia di sakiti,Nathan berdiri dari tempat duduk nya dengan suara kursi yang berselisih dengan lantai sangat keras sehingga mengundang pehatian orang yang ada di kantin,Nathan menghampiri meja cowok tadi dengan ekpresi yang datar dan wajah marah,tangan yang mengepal,orang yang duduk di meja itu pun merasa takut,terutama cowok tadi
"Nat,,,,aku ngak sengaja"dengan grogi
"coba lo ulangi lagi kata lo tadi"cowok itu hanya diam tidak ada keberanian untuk bicara
"cepat jawab,,,,,,"teriak Nathan dengan keras,cowok itu semakin ciut nyali,semua orang ngeri mendengar teriak Nathan,mereka tau bagaimana kemarahan Nathan makanya orang orang tidak berani mencari masalah dengan nya,lebih baik menjauh dari pada dekat
"udah Nathan lepasin dia "kata zhelia yang kasian melihat nya,tapi Nathan tidak mendengar kata zhelia,karna Nathan sudah di tutupi oleh rasa marah,yang hanya dia pikirkan adalah meluapkan emosi nya saat ini.
"apa lo mau cari mati sama gue"
__ADS_1
"tidak Nathan , aku mintak maaf aku tidak akan mengulangi nya lagi ,tolong maaf kan aku"dengan rasa takut semakin jadi tangan mengatup didada seperti orang memohon
"Dengan sangat mudah nya gue mengeluarkan lo dari kampus ini,dan membuat orang tua lo kehilangan pekerjaan nya ? oh yah,,,,,,bukan nya papa lo itu seorang pengawai di bank kalo lo mau gue bisa memecat papa lo dan membuat keluarga lo jadi glendangan"dengan senyum jahat nya.
"jangan Nathan aku mohon jangan lakukan itu pada papa ku ? aku mohon"
"Nathan, apa yang kamu lakukan lepaskan dia dia sudah mintak maaf"
"tidak zhelia ? gue tidak akan melepaskan dia dengan mudah,cepat mintak maaf pada zhelia sambil berlutut karna lo telah berani melukai hati nya"bentak Nathan melepas gengam tangan nya dengan kasar,dengan cepat cowok itu berlutut di kaki zhelia.
"zhelia aku mintak maaf ? aku tidak akan mengulangi nya lagi ,tolong maaf kan aku ,tolong selamat kan aku"zhelia menatap nya dengan sedih
"ia tidak papa aku maafin kok"dengan cepat Nathan kembali menarik baju nya dan menatap nya dengan senyum sinis,satu pukulan melayang di wajah nya sehingga membuat nya tersungkur di lantai,zhelia dan semua orang terkejut,cowok itu kembali berdiri dengan darah keluar dari hidung nya,Nathan hendak memukul lagi zhelia berdiri di depan nya tonjokan Nathan berhenti tepat di depan wajah zhelia,napas Nathan memburu ,jika terlambat satu detik saja zhelia sudah kehilangan hidung cantik nya dan terluka.
"kamu jangan seperti ini Nathan ? ini kampus bukan tempat ring orang bertinju"tegas zhwlia pada Nathan dengan marah melihat tindakan Nathan yang semena mena,Nathan pun sangat kesal
"kalian semua yang ada di sini ? ini peringatan buat kalian yang berani berurusan dengan ku"Nathan pergi dengan marah,dan di ikuti oleh zhelia
__ADS_1