
Di sepertiga malam seorang gadis cantik bangun dari tidurnya. Kringg.....!!!kring.....!!!!! (bunyi alarm)
"Hoammmm..astagfirulah hal adzimm" Ucap zahra sambil menutup mulutnya yang menguap.
"Alhamdulilah ngga kesiangan." Lanjut Zahra duduk sambil melihat jam yang menunjukan pukul 03.00 dini hari.
Setelah itu Zahra meminum sebotol air putih yang ada di meja dekat tempat tidurnya. Kamudian Zahra masuk ke kamar mandi untuk mandi dan berwudhu.
15 menit kemudian Zahra keluar dari kamar mandi dengan handuk kimononya. Zahra berjalan ke ruang ganti untuk memakai baju. Setelah memakai baju, Zahra melaksanakan sholat tahajud 2 Rakaat lalu membaca al qur'an.
Setelah membaca al qur'an Zahra memakai jilbab santainya dan pergi ke dapur untuk membantu bunda nya memasak.
"Assalamualikummm....pagii bundaaa!!" Sorak Zahra.
"Waalikumsalam....pagi juga Zahraa sayang." Jawab Anissa (Bunda Zahra) seraya tersenyum menghadap Putri bungsu nya.
"Bunda masak apa? Aku bantuin yaa bunn.." Tanya Zahra.
"Bunda Masak Sop. Kamu tolong cuci wortel wortel ini terus potong yahh." Jawab Anissa sambil menunjuk jejeran wortel.
"Okee siapp." Seru Zahra.
Dua perumpuan itu sangat lincah menggunakan alat alat dapur. Setiap hari Zahra membantu Anissa mengurus rumah.
Keluarga Zahra memang sengaja tidak menggunakan ART (Asisiten Rumah Tangga) karena Anissa dan Hasan (Ayah Zahra) ingin mendidik anak anaknya menjadi orang yang mandiri.
Setelah hampir 1 jam lamanya Anissa dan Zahra selesai memasak di dapur. Anissa dan Zahra membawa makananya ke meja makan lalu menuju ke mussolah rumah nya untuk melaksanakan sholat subuh berjama'ah satu keluarga.
Di Mussolah sudah ada Raffi,Raffa, dan Hasan. Mereka sedang membaca al qur'an bersama. Dari kecil Raffi,Raffa,dan Zahra diajarkan banyak hal tentang Islam. Kini Raffi sudah hafal 30 Juz al qur'an. Raffa hafal 28 Juz dan Zahra hafal 23 Juz al qur'an.
"Assalamualikumm...Ayahh dan abang abang kuuu" Sapa Zahra pada Hasan,Raffi,dan Raffa.
"Assalamualikumm..." Sapa Anissa setelah Zahra.
"Waalaikumsalamm...." Jawab Hasan,Raffi,dan Raffa bersamaan.
__ADS_1
"Nahh Zahra sama Bunda udah dateng nihh ayo sholat subuh dulu baca al - qur'annya dilanjut nanti dulu yaa." Ucap Hasan.
"Iyaa ayahh." Jawab Raffi dan Raffa.
Kemudian keluarga Zahra pun melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh Hasan dan Anisaa menyimak hafalan hafalan anak anaknya.
"Masyaallah Zahraa bagusss." Puji Annisa setelah menyimak hafalan Zahra.
"Alhamdulilah bunda makasihhh.." Jawab Zahra.
"Yaudah Mass,Raffi,Raffa,Zahraa yukkk sarapan." Ajak Annisa.
"Iyaa ayukk." Jawab Hasan.
Mereka pun pergi menuju ke meja makan. Lalu mereka Sarapan dengan keheningan yang terdengar hanyalah sedikit dentingan alat makan. Setelah Sarapan Annisa menyuruh anak anaknya dan suaminya untuk berganti baju.
Tak lama setelah Hasan,Raffi,Raffa,dan Zahra berganti baju mereka berpamitan pada Annisa. Hasan selalu berangkat sendiri menuju ke perusahannya. Meskipun perusahannya itu milik Hasan sandiri, Hasan selalu datang pagi.
Begitupun dengan Raffi,Raffa,dan Zahra mereka selalu berangakat bersama menggunakan mobil pribadi Raffi.
Di Mobil Raffi
Zahra duduk dibelakang sedangkan Raffa duduk di depan sebelah Raffi.
hening..
hening...
hening......
Tiba tiba "bushh..."
"Astagfirulahhhh bauuu apaan inii!!? Kamuu kentut Faa!??" Ucap Raffi sambil menutup hidungnya lalu membuka kaca mobil.
"Kok akuuu sihhh banggg....aku nggak kentut!!!" Ucap Raffa tak terima dituduh sambil mengibaskan tangannya didepan wajahnya.
__ADS_1
"Bbhahahahaha....Bauuu yaaa??hahaha" Ucap Zahra sambil tertawa terbahak bahak.
"Kamu kok ketawa sihh dekk? kamu yaaa yang kentut!?" Tanya Raffa heran.
"Bhahaha....iyaaa makan tuhhh kentutt akuhhh hahaha maap yaaa abang abangkuu...hahaha!" Jawab Zahra dengan tawa yang masih terbahak bahak.
"Astagfirulah adekkk!!" Seruu Raffi kesal.
"Iyaaa nihh punya adek gini amat ya allahh." Gerutu Raffa kesal.
"Hehehe yaa maap bangg abiss tumben pada diem. Terus tadi aku juga mau kentut aku kira ngga bauu ehh ternyata bauu hehehe kalo gini kan jadi enak ngga hening maap yahh abang abang.." Jelas Zahra diiringi dengan sisa gelak tawanya.
"Kalian pada mikirin apa sihh?? Ceweee yaaa?? hayooo ngga boleh abang abangg dosaaa mikirin yang bukan mahrom nya." Ujar Zahra.
Tanpa Raffi dan Raffa sadari mereka mengucap
"Astagfirulah hal adzim." bersaman.
"Tuhh kan ketauannn." Ucap
"Apaan sihhh dekk!" Ucap Raffi.
"Au ah adek mahh" Ucap Raffa.
Bersambung...
🔘
🔘
🔘
Makasihhh buat yang udah bacaa. Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP
nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀
__ADS_1