
Setelah menempuh 30 menit lamanya perjalanan menuju sekolah Zahra, akhirnya mereka sampai dengan selamat.
"Alhamdulilahh sampai, ya udah dekkk sana gihhh masuk kelas!" Ujar Raffi.
"Iyaa dehhh sanaa gihhh, tuhh liat temen temen mu udah pada nungguin kamu. Sana hussss." Tambah Raffa sambil mengusir Zahra. Tentunya Raffa hanya bercanda.
"Kok Bang Afa usir Ara sihhhh!?" Protes Zahra.
Raffa,Raffi,dan Zahra memiliki panggilan sayang sendiri. Raffa dan Raffi memanggil Zahra (Dek Ara) Sedangkan Zahra memanggil Raffa dan Raffi dengan sebutan (Bang Afa dan bang Afi).
"Abiss adek gak mau turun sihh mau abang seret nih!" Ucap Raffa.
"Bang Afa ihhh, Bang Afii Mintaa uang dongg tadi bunda lupa ngga ngasih Ara. Nanti kalo Ara laperr gimana?" Pinta Zahra Pada Raffi dengan wajah memelas.
"Yee pantesan dari tadi ngga mau keluar keluar." Ujar Raffi Sambil mengeluarkan uang seratus ribu rupiah dari dompetnya.
"Nihhh" Ucap Raffi sambil menyodorkan uangnya.
"Hehehe iyaa, tapi bang ini kebanyakan." Ucap Zahra. Sebenernya Zahra senang dikasih uang sebanyak itu oleh Raffi. Tapi ia sungkan.
"Iyaaa itu buat satu minggu. Jadi satu minggu ini kamu ngga usah minta bunda." Jelas Raffi.
"Siap Bangg..." Sorak Zahra.
Zahra pun salim kepada Raffi dan Raffa. Lalu ia pergi ke arah teman temannya berada.
"Assalamualikummm...man teman!" Sapa Zahra.
"Waalaikumsalam..." Jawab Tara,dan Salwa. (teman teman Zahra).
__ADS_1
"Lo ngapain Zahh lama bener dimobil? dari tadi kita udah nungguin." Protes Tara.
"Hehe iyaa maap yaaa tadi gue minta uang saku ke bang Afi." Jawab Zahra tak berdosa.
"Yaudah yuk ke kelas nanti kita telat loo." Ajak Salwa.
"Iya, yukkk" Seru Zahra dan Tara bersaman.
Mereka pun berjalan menuju kelas. Dan tiba tiba..
Brukkk!!!
Zahra tak sengaja menabrak laki laki yang sedang membawa beberapa buku.
"Astagfirulah hal adzimmm... Ya allah maaff maaff yaaa...Maaf gue ngga sengaja.." Ujar Zahra sambil membantu mengambil beberapa buku laki laki yang ia tabrak.
"Mau dibantu ngga maaf yaa.." Tawar Zahra.
"Iyaa ngga usah deh makasih.." Tolak laki laki itu.
"Hmm yaudah kalo gitu aku ke kelasku dulu yaa.. Wassalamualikum." Pamit Zahra. Zahra tak enak hati dengan laki laki itu.
Zahra memang anak yang ceria dihadapan keluarga dan sahabat sahabatnya tapi tidak jika ia berhadapan dengan orang lain apalagi dengan lawan jenis Zahra selalu menunduk dan selalu mengalihkan pandangannya.
"Tarr...Waa.. gue Ceroboh banget yaaa, gue nggak enak sama laki laki tadi." Ucap Zahra.
"Ngga Zahraa itu musibah,lagian elo tadi ngga sengaja kan" Ujar Salwa menenangkan Zahra.
"Iyaa Zahh udah ngga papa." Tambah Tara.
__ADS_1
"Oh ya zahh loo ngga tau nama laki laki tadi?" Tanya Salwa.
"Enggak." Jawab Zahra singkat.
"Ahh masa sihh?" Tanya Tara.
"Iyaa gue ngga tau dia siapa." Jawab Zahra.
"Ya allah Zahra dia Muhammad Zidan Fauzi. Biasa dipanggil Zidan. Dia itu dikejar kejar sama banyak cewe loo karena dia ganteng,soleh,apa lah itu intinya dia idaman banget dehhh." Jelas Salwa panjang lebar.
"Oh." Jawab Zahra acuh tak acuh.
"Kok gitu sihh? hati hati elo, ntar naksir." Goda Tara.
"Apaan sihhh Tar...udah ah daripada ngomongin cowo mending belajar dehh abis ini ulangan loh." Ucap Zahra mengalihkan pembicaraan.
"Iya iya bu guruu.." Jawab Tara dan Salwa Bersamaan.
Bersambung...
🔘
🔘
🔘
Makasihhh buat yang udah bacaa. Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP
nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀
__ADS_1