
Seperti biasa Zahra pergi ke sekolah diantar kedua kakaknya. Zahra turun dari mobil Raffi lalu berjalan menuju sekolahnya.
Di Gerbang sekolah tampak lah seorang laki laki berwajah tampan yang tak asing di mata Zahra. Siapa lagi kalau bukan Zidan.
Zidan berdiri di depan gerbang sekolah untuk menunggu kedatangan teman temannya. Zahra berjalan melawati Zidan seraya tersenyum manis pada Zidan.
Zidan hanya melihat Zahra acuh tak acuh. Ia menatap Zahra dengan tatapan dinginnya. Zahra yang melihat Zidan bersikap seperti itu pada nya pun merasa sangat heran.
Tak lama kemudian datang lah Kayla dengan membawa beberapa tas jinjing. Kayla kewalahan membawa beberapa tas jinjing itu hingga akhirnya beberapa tas jinjing tersebut terjatuh.
Melihat Kayla yang sedang kewalahan tersebut Zahra pun berniat untuk membantu Kayla akan tetapi niat itu ia urungkan karena Zidan terlebih dahulu menghampiri Kayla.
"Elo ngapain bawa tas sebanyak ini?" Tanya Zidan seraya membantu Kayla mengambil berapa tas yang berjatuhan.
"Gue disuruh bu Cika bawa alat alat masak buat nanti praktek memasak." Jawab Kayla.
"Ooo yaudah yuuk gue bantuin bawa yaaa.." Ajak Zidan sambil tersenyum.
"Iyaaa makasih yaa..." Jawab Kayla membalas senyuman Zidan.
Tentunya semua percakapan antara Kayla dengan Zidan terdengar ditelinga Zahra. Hati Zahra sakit melihat Zidan yang begitu perhatian kepada Kayla.
"Apa Zidan suka yaa sama Kayla? Dia perhatian banget sama Kayla. Jangan kan perhatian sama aku, aku senyum aja nggak dibales. Hiks... Tapi mereka emang serasi, mereka cocok. Kayla juga jauh lebih baik dari akuu...udah ahhh bodo amat ngapain mikirin tuh anak buang buang waktu aja" Batin Zahra.
Kemudian Zahra pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kelasnya.
__ADS_1
▪️▪️▪️
Di kelas Zahra
Hari ini Zahra dan teman teman kelasnya mengikuti pelajaran bahasa inggris dengan baik. Akan tetapi tiba tiba Zahra ingin buang air kecil ia memutuskan untuk izin pergi ke toilet.
Setelah buang air kecil Zahra berjalan kembali ke kelasnya. Saat Zahra hendak kembali ke kelasnya ia dihadang oleh 5 orang laki laki. Mereka adalah murid murid nakal.
"Haii cantikk...mau kemanaa?" Ujar Figo ketua genk mereka. Figo menyukai Zahra ia selalu mengejar ngejar Zahra dan berharap bisa berpacaran dengan Zahra.
"Cihh gue mau kemana kek bukan urusan lo!" Jawab Zahra berani.
"Busett galak banget nih cewek." Celetuk Putra salah satu anggota genk mereka.
"Minggir gue mau lewat!!" Ucap Zahra tegas.
"Ehhh looo nggak usah pegang pegang yaaa!!!!" Ucap Zahra setengah berteriak.
"Biasa aja kali!!" Keluh Figo tak kalah berteriak.
Mata Zahra berkaca kaca ia tak pernah dibentak oleh siapa pun.
"Kalian minggir nggak awasssssss!!!" Bentak Zahra tegas.
"Eloo mulai kurang ajar yaaa?!!" Ucap Figo sambil melototkan matanya.
__ADS_1
"Eloo yang kurang ajar!!!" Ujar Zahra setengah menangis.
Figo pun semakin kesal dengan Zahra ia hendak menampar Zahra tapi tiba tiba saja tangan nya dicekal oleh seseorang dari belakang. Figo geram lalu ia membalikan badannya.
"Loo siapa hahh?!" Tanya Figo geram.
"Loo gak perlu tau siapa gue!! Mending lo semua pergi!!! jangan gangguin nii cewek!!pergi atau mau gue tendang!!" Ucap laki laki itu dengan suara mengelegar.
Figo dan teman temannya pun pergi mereka ketakutan melihat laki laki itu. Karena laki laki itu memakai baju karate yang dilengkapi dengan sabuk hitam.
"Loo ngga papa?" Tanya laki laki itu.
"Engga papa kok makasih yaa..." Jawab Zahra.
"Iya sama sama. Oh ya gue Azzam arsakha. Biasa dipanggil Azzam." Ujar Azzam memperkenalkan diri seraya mengatupkan kedua telapak tangan nya.
"Ohh iyaaa gue Salena Azzahra. Biasa dipanggil Zahra." Jawab Zahra sambil membalas salam Azzam.
Bersambung...
🔘
🔘
🔘
__ADS_1
Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀