One Third Of The Night

One Third Of The Night
Kagum


__ADS_3

Setelah mengikuti ulangan matematika Zahra,Salwa, Dan Tara pergi ke kantin untuk membeli makanan dan minuman.


Sesampainya di Kantin Mereka Memesan 3 bakso dan 3 Es teh. Mereka memilih duduk dimeja pojok. Tak jauh dari mereka duduk ada 4 Siswa laki laki diantaranya ada Zidan yang baru saja datang.


"Ehh tadi gimana ulangannya? susah banget yaaa!" Kata Tara mengawali pembicaraan.


"Iyaaa banget malahannn" Timpal Salwa.


"Kalo elo gimana zah?" Tanya Salwa.


"Zahra mahhh gak usha ditanya. Orang dia Cerdas. Ya nggak zah?" Ucap Tara sambil menyenggol tangan Zahra.


"Hmm." Dehem Zahra dengan tatapan kosong.


Salwa dan Tara pun heran dengan tingkah Zahra. Tara menaik turunkan salah satu alis nya pada Salwa. Salwa pun paham akan kode yang diberikan Tara. Dann...


Satu..


Dua...


Tiga....


"ZAHRAAA!!!!!" Teriak Salwa dan Tara kompak.


"ALLAHUAKABAR!!!" Teriak Zahra tak kalah kencang dengan Salwa dan Tara. Zahra yang kaget pun sontak berdiri.


Seketika Zahra,Salwan, dan Tara mendapatkan tatapan dari semua orang yang ada di kantin. Tak terkecuali Zidan.


Karena semua orang menatap Mereka Zahra yang berdiri pun duduk dan menunduk karena ia sangat malu dengan tingkahnya sendiri.

__ADS_1


Tapi disisi lain Zahra juga kesal dengan Salwa dan Tara yang tiba tiba mengejutkannya.


"Kalian ngapain sihhh ngagetin aja!!" Cerosos Zahra.


"Elo sihhh kita ajak ngomong cuma hamm hemm hamm hemm aja!" Protes Tara.


"Iyaa Bener tuh kata Tara Emang loo lagi mikirin apaan sih?" Tanya Salwa.


"Ng Nggak gue nggak lagi mikirn apa apa." Jawab Zahra.


"Masaa?? Yaudah tuhhh dimakan bakso nyaa jangan di diemin kasihan! hahaha" Ujar Salwa mengoda Zahraa.


"Iya iyaaa" Jawab Zahra pasrah.


***


Zahra (POV)


Selepas ulangan Matematika Aku,Salwa dan Tara pergi menuju Kantin akan tetapi Baru saja kami melangkah keluar kelas aku melihat Zidan.


Dia Duduk di Tempat duduk dekat kelas nya. Zidan berkumpul dengan 3 orang laki laki, mungkin itu teman temannya. dan masyaallah nya aku melihat Zidan sedang bertasbih menggunakan tasih berwarna coklat.


Aku kagum dengan Zidan dan sepertinya ia menyadari bahwa aku telah menatapnya. Ia menoleh ke arahku seketika pandangan kami bertemu aku langsung menunduk dan mengucap istighfar.


"Astagfirulah hal adzimm yaa allah maafkan hamba yaa allah....maafkan hamba telah menatap orang yang bukan mahrom dan haram bagi hamba yaa allah.. maafkan lah hamba ya allah.." Batinku.


Kemudian saat kami tiba di kantin zidan terus saja menghantui pikiranku. Aku begitu kagum dengan Zidan.


Bahkan saat Tara dan Salwa mengajakku berbicara aku tak sebegitu memperhatikan mereka. Hingga tiba tiba saja Mereka mengejutkan ku.

__ADS_1


Sontak aku kaget dengan teriakan mereka aku pun langsung mengucap Allahuakbar lalu berdiri. Semua orang yang ada dikantin melihat ke arah ku,Tara,dan Salwa.


Ku Lihat wajah wajah mereka ada yang heran, ikut kaget dan ku lihat wajah Zidan sepertinya ia menahan tawa. Melihat ekspresi mereka rasanya aku ingin saja tengelam dari bumi ini, hanya satu kata yang kini kurasakan yaitu "malu"


***


flashback-Off


Sepulang sekolah


Salwa dan Tara sudah pulang terlebih dahulu hingga mau tak mau Zahra harus menunggu jemputan seorang diri.


Menunggu jemputan kakak kakak nya. Zahra memilih duduk di kursi panjang depan sekolahannya dan sambil mendengarkan murottal al-qur'an.


Tiba tiba Ada seorang laki laki menghampirinya. Laki laki itu Zidan. Zahra tidak menyadari keberadaan. Zidan berkali kali mengucap salam pada Zahra namun Zahra tetap tidak mendengarnya.


Entah mamang kuping Zahra budeg atau volume HP yang ia sambungkan pada headset terlalu keras. Akhirnya Zidan pun melambai lambaikan tangannya tepat didepan wajah Zahra.


Bersambung...


🔘


🔘


🔘


Makasihhh buat yang udah bacaa. Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP


nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀

__ADS_1


__ADS_2