One Third Of The Night

One Third Of The Night
Lomba karate


__ADS_3

Seperti yang di janjikan Zahra,Tara,dan Salwa pada Azzam mereka datang ke acara perlombaan Azzam.


Tak hanya Zahra,Tara,dan Salwa saja yang datang menyaksikan perlombaan Azzam melainkan seluruh kelas 12 juga ikut menyaksikan perlombaan Azzam.


"Azzam mana yaaa kok ngga keliatan?" Tanya Zahra.


"Gue disini." Jawab Azzam mengejutkan Zahra,Tara,dan Salwa.


"Allahuakbar Azzam....bikin kaget aja." Ujar Zahra.


"Iya nihhh. Ehhh Zamm..gimana loo udah siap belum?" Tanya Salwa.


"Udah dong... nanti kalo gue menang gue traktir makan sepuas buat kalian.." Ujar Azzam percaya diri.


"Ayikk nihhh.." Seru Tara.


"Zam kalo lo menang kita punya hadiah buat elo." Lanjut Zahra sambil tersenyum manis.


"Waduhh hadiah apa nihhh..??" Tanya Azzam penasaran.


"Yaa rahasia dongg.." Ujar Salwa.


"Iyaa dehhh..." Jawab Azzam.


Setelah mengobrol bersama Azzam. Zahra,Salwa,dan Tara pergi ke tempat perkumpulan suporter sekolah mereka. Tak lama kemudian lomba pun dimulai.


"Azzaaammmmm ayooooo azzammm semangat......!!!!" Teriak Zahra menyemangati Azzam.


Azzam yang mendengar teriakan Zahra menyemangati pun tersenyum. Dan Zidan melihat itu. Zidan kesal karena Zahra begitu perhatian pada Azzam.

__ADS_1


Setelah selesai perlombaan azzam lah yang menjadi juara satu dan itu membuat ketiga sahabat nya sangat bangga.


"Hebatt banget sehabatkuuuu.." Puji Zahra pada Azzam.


"Azzam gitu looh.." Balas Azzam percaya diri.


"Jangan lupaa traktirannyaaa." Ujar Tara mengingatkan Azzam.


"Yoii pasti lahh." Jawab Azzam.


"Zahh hadiahnya mana??" Tanya Salwa.


"Oh iyaa ini coba buka pasti suka." Ucap Zahra sambil menyerahkan sekotak hadiah.


Azzam pun menerima pemberian Zahra lalu membuka penutup kotak hadiah tersebut.


"Bagusss bangettt makasihh yaaa.." Ujar Azzam sambil mengambil isi kotak.


"Gantengggg gantengg bangettt..." Jawab Zahra dna hanya diangguki oleh Salwa dan Tara. Azzam membalas dengan tersenyumm manis.


Zidan yang berdiri tak jauh dari mereka pun merasa sangat kesal ia tak sanggup melihat Zahra bersikap seperti itu pada Azzam. Zidan pun menghampiri Zahra.


"Zahraa lo dipanggil pak Naga." Ujar Zidan.


"Ngapain? Dimana pak Naga?" Tanya Zahra panik.


"Di sana." Jawab Zidan sambil menunjuk Pak Naga yang sedang berbincang dengan para pelatih.


"Oke." Jawab Zahra pergi menghampiri Pak Naga.

__ADS_1


"Assalamualaikum..maaf pak ada apa yaa? bapak panggil saya?" Tanya Zahra.


"Waalaikumsalam..nggak saya nggak panggil kamu. Kenapa?" Tanya pak Naga balik.


"Ohh ndak pak ndak jadi. Permisi pak Wassalamualaikum..." Pamit Zahra meninggalkan pak Naga.


"Iyaa Waalaikumsalam.." Jawab pak Naga.


"Sialan Zidan ngerjain gue." Gerutu Zahra.


"Dann loo ngerjain gue yaa?" Tanya Zahra dengan wajah kesal. Zidan hanya mentap Zahra dengan senyum getir.


"Zahraa imut banget sihh kalo lagi kesel." Batin Zidan.


"Ihh lo kok ngga peka peka sihh zahh?" Tanya Salwa heran.


"Maksud lo peka apa sih?" Zahra balik bertanya dengan polosnya.


"Yaa Zidan bilang gitu tadi dia sengaja biar lo pergi. Dia cemburu liat lo perhatian sama Zidan. Yaa nggak Dan?" Jelas Tara mengoda Zidan dan Zahra.


Wajah Zahra dan Zidan memerah. Zidan pergi meninggalkan Zahra dan teman teman nya karena ia malas menanggapi godaan teman temannya.


Bersambung...


🔘


🔘


🔘

__ADS_1


Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀


__ADS_2