One Third Of The Night

One Third Of The Night
Makan malam 2


__ADS_3

"Udah lahh kenapa jadi canggung gini, biasa ajaa napa sihh.." Ucap Azzam yang merasa suasana makan malam menjadi canggung karena ucapannya pada Zahra.


"Iyeeee..." Jawab Salwa malas.


"Ehh Tarr..by the way loo mau dilamar bang Afi yaaaaa cieeeeeee...." Sorak Azzam pada Tara.


"Apaan sihhhh..." Jawab Tara dengan pipi merah merona karena menahan malu.


"Tapi benerkan kata Azzam..bentar lagi jadi kakak iparnya Zahra niiih." Goda Salwa membenarkan ucapan Azzam.


"Nanti nya loo juga jadi kakak ipar gue Sal.." Ujar Zahra tiba tiba.


"Maksud loo?" Tanya Salwa tak mengerti maksud Zahra.


"Bang Raffa gitu jadi suaminya Salwa?" Cerocos Azzam yang langsung mendapatkan injakan kaki dari Salwa.


"Bercanda kaliik..kalian semua pada kenapa sihh pada ngga tau humor gue." Kesal Zahra pada ketiga sahabatnya.


"Bukan ngga tau Zahhh bercandaan loo kadang kayak serius..apa lagi loo bercandanya tanpa ekspresi." Jelas Salwa.


"Iyaa dehh..dari tadi kita ngomong mulu udah pesen belum sihh?" Tanya Zahra.


"Tadi udah gue pesenin. Kalian gue traktir dehh." Jawab Tara.


"Seriuss?" Tanya Zahra,Salwa dan Azzam.


"Tumben banget dehh kesambet apa lu Tar? " Tanya Azzam heran.


"Yaaa gue pingin aja traktir kalian..hehehe." Jawab Tara cekikikan.


Tak lama kemudian 2 orang pelayan menghampiri mereka dengan membawa beberapa makanan dan minuman.


"Silahkan disantap.." Ucap salah satu pelayan itu ramah.

__ADS_1


"Iyaa terimakasih.." Jawab Tara.


Setelah meletakkan beberapa makanan dan minuman yang dipesan Tara kedua pelayan tersebut pergi.


Melihat semua hidangan yang ada di depan mata, keempat kawan tersebut langsung memakan dengan lahap dan rakus.


"Alhamdulilahhhhh kenyang banget guee.." Ucap Azzam setelah memakan habis makananya.


"Sama gue jugaa.." Lanjut Zahra.


"Mangkanya kalo makan tuh jangan rakuss." Ucap Salwa setengah meledek.


"Dihhh kayak loo ngga rakus aja!" Cerocos Tara.


"Emang gue ngga rakus." Ucap Salwa membela diri.


"Terserah deh." Balas Tara pasrah.


"Gue juga." Sahut Salwa.


"Gue jugaa." Sahut Azzam.


"Loo ngga sholat Tar?" Tanya Zahra.


"Ngga gue lagi ada tamu." Jawab Tara santai.


Zahra pun menganggukan kepala tanda mengerti. Setelah itu Zahra,Salwa,dan Azzam pergi untuk melaksanakan sholat Isya' di Mussolah dekat restaurant.


Selang 5 menit kemudian Zahra,Salwa,dan Azzam kembali menghampiri Tara.


"Untung nih bocah masih ada disini." Ujar Azzam seraya mengelus dadanya.


"Emang kenapa?" Tanya Salwa.

__ADS_1


"Gue takut dia kabur terus ini semua belum dibayar. Nanti kita ditahan dong disini." Jawab Azzan seraya menujuk beberapa piring kotor bekas mereka makan.


"Enak ajaa udah gue bayar dari tadi kalek." Timpal Tara tak terima.


"Hehe kirain." Jawab Azzam cekikikan.


"Udah selesai sholatnya?" Tanya Tara.


"Udahh." Jawab Zahra singkat.


"Yaudah kalo gitu udah malem nihh pulang yukk.." Ajak Tara.


"Tadi Salwa bareng gue lo mau bareng juga ngga Zah?" Tanya Zahra.


"Ngga nggak usah nanti gue kan dijemput bang Afi." Jawab Zahra.


"Yaudah gue pulang juga yaa ati ati Zahh malem malem kayak gini bahaya lo tunggu didalem aja." Pamit Azzam.


Sebenarnya Azzam tak tega meninggalkan Zahra sendirian tapi tak mungkin juga ia menemani Zahra Karena bagaimana pun mereka tidak boleh berduaan karena bukan mahram.


Ketiga sahabat Zahra pun pulang satu per satu. Sedangkan Zahra ia mencoba menghubungi Raffi tapi tidak mendapatkan jawaban dari Raffi.


"Aduhh bang Afi kenapa sihh kok telfon ku ngga diangkat angkat?" Tanya Zahra sambil mengerutu.


Bersambung...


🔘


🔘


🔘


Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀

__ADS_1


__ADS_2