One Third Of The Night

One Third Of The Night
Cemburuu


__ADS_3

Sesampainya di Kantin Zahra,Salwa,dan Tara duduk di salah satu meja kantin lalu memesan 3 mangkuk soto ayam dan 3 gelas es jeruk.


Tak jauh dari tempat mereka duduk ada Zidan dan temen temannya yang juga sedang makan. Saat Zahra melihat Zidan ia tersenyum manis.


Tetapi tidak dengan Zidan ia hanya menoleh sebentar ke Zahra tanpa membalas senyuman Zahra kemudian Zidan kembali mengobrol dengan teman temannya.


Seketika senyum manis yang terukir di bibir Zahra pun pudar. Ia heran mengapa Zidan tidak membalas senyumannya? bukan kah mereka sudah saling mengenal? entahlah Zahra tak terlalu mempedulikannya walaupun Zahra sedikit kesal dengan Zidan.


"Ehhh Dann loo kaloo suka sama tuh anak,deketin jangan cuma diliatin. Kalo udah lulus nanti cepet lo lamar nanti keburu ada yang lamar duluan looh!" Ucap salah seorang teman Zidan dan tentunya didengar oleh Zahra.


Zahra menoleh ke arah Zidan. Saat itu Zidan sedang menatap Kayla (Idola di sekolah Zahra). Kayla memang Gadis baik,pintar,cantik,juara kelas dan idaman cowo cowo sekolah Zahra.


Sering kali Kayla dijodoh jodohkan dengan Zidan menurut Siswa dan Siswi lainnya mereka sangat lah cocok karena mereka sama sama Idaman di sekolah.


Mendengar perkataan temannya Zidan hanya tersenyum sembari terus menatap Kayla.


Jleb..


Seketika dada Zahra sesak ingin rasanya ia menangis tapi ia berusaha untuk tidak menjatuhkan air matanya dihadapan Salwa dan Tara.

__ADS_1


Tak pernah Zahra merasakan hal tersebut. Dada Zahra sangat sesak dan sakit bak ditusuk ribuan duri.


"Rasa apa lagi ini yaa allah? mengapa hamba begitu merasa begitu sakit melihat Zidan bertingkat seperti itu? apa hamba sedang jatuh cinta ya allah?" Batin Zahra sambil dikit demi sedikit menghabiskan makanannya.


◾️◾️◾️


Sore hari nya Zahra melamun dipinggir kolam ikan rumahnya. Ia memikirkan apa yang terjadi pada diri nya.


Hari ini Raffi dan Raffa sedang tidak sibuk. Oleh karena itu mereka berniat menghabiskan waktu mereka dengan adik nya Zahra.


Dorrrr!!!


"Zidannn!!!" Teriak Zahra. Ia tak sengaja mengucapkan nama Zidan karena tiba tiba saja nama itu keluar dari mulut Zahra.


Raffi dan Raffa pun heran bukan main. Mereka heran karena sebelum nya Zahra tidak pernah menyebutkan nama laki laki lain. Mereka saling bertatap muka lalu kembali menatap Zahra.


"Zidan???,Kamu mikirin Zidan dekk?,Hayooo ada apa niiih??" Tanya Raffa penasaran.


"Emang tadi aku bilang apa?" Tanya Zahra balik.

__ADS_1


"Kamu tadi nyebut nama Zidan. Kamu suka dekk sama Zidan?" Tanya Raffi.


"Hah masaa sihhh? Ara juga ngga tau. Tapi kenapa yaa bang? kok Ara sering mikirin Zidan yaaa?" Ceplos Zahra pada kedua kakaknya.


Zahra selalu terbuka dengan kedua kakaknya ia tidak segan segan curhat akan masalah pribadinya pada kedua kakaknya. Raffi dan Raffa pun selalu bersedia mendengarkan curahan hati adik nya tersebut.


"Kamu sukaa kali dekkk." Goda Raffa.


"Iyaaa dekkk emang apa yang buat kamu mikirin Zidan?" Tanya Raffi.


"Ara juga nggak tau kak, Ara ke kamar dulu yaaa.." Ucap Zahra seraya meninggalkan kedua kakaknya.


Bersambung...


🔘


🔘


🔘

__ADS_1


Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀


__ADS_2