One Third Of The Night

One Third Of The Night
Mati lampu


__ADS_3

"Buat apa gue ngejauhin Azzam?" Tanya Zahra.


"Yaaa siapa tau loo risih." Jawab Salwa.


"Nggak gue nggak risih, gue biasa aja." Jawab Zahra santai.


"Oke lah tapi loo jangan bilang ke Azzam yaa kalo kita kasih tau elu." Ujar Salwa memohon.


"Iyaa tenang aja." Jawab Zahra.


Tok!Tok!Tok!


(Suara ketukan dari luar pintu kamar Zahra.)


"Zahraa....Salwa..Tara..Sholat Isya' dulu gihhh." Ujar Anissa dari balik pintu.


"Iyaa bundaa..." Jawab Zahra.


Zahra,Salwa,dan Tara pun keluar kamar dan menuju ke mussolah untuk melaksanakan sholat Isya' berjama'ah.


Setelah Sholat Isya' hujan turun sangat deras. Semua orang yang ada dirumah Zahra tidur dikamar masing masing.


Kecuali Tara entah mengapa malam ini Tara tidak bisa tidur. Perutnya lapar padahal 5 jam yang lalu ia sudah makan malam bersama keluarga Zahra. Akhirnya Tara pun memutuskan ke dapur untuk memasak sesuatu.


▪️▪️▪️


Di dapur


"Aku masak apa yaa?" Tanya Tara pada dirinya sendiri seraya membuka pintu kulkas.


"Ini ada telur, terus ini juga ada sisa nasi. Aku masak nasi goreng aja deh." Ujar Tara.


Tiba tiba Lhapp rumah Zahra mati lampu.

__ADS_1


"Ahhhh..tolong.....huhu...hiksss.." Pinta Tara sambil menangis. Tara memiliki gangguan nyctophobia. Yaitu gangguan psikologis pada seseorang yang memiliki rasa takut berlebihan terhadap kegelapan.


"Halooooo????" Ujar seseorang. Orang itu membawa senter sehingga Tara tak bisa melihat wajah nya.


"Loo siapaa??? jangan ganggu gueeee!!!pergii!!!!" Usir Tara.


"Inii gueee Raffi..." Jawab Orang tersebut.


"Ooo bang Raffi tolongin Tara bangg...." Ujar Tara memohon.


"Iyaaa...bentar gue mau nyalain genset. Luu tunggu sini yaaa..." Ucap Raffi.


"Ngga mauu gue ikuttt..." Jawab Tara seraya menarik baju Raffi.


"Yaudah ayoo..." Ajak Raffi.


"Banggg guee takut." Ujar Tara yang sedang ketakutan akan suasana mencekam dirumah Zahra.


Mereka berjalan kearah garasi. Setelah sampai Raffi menyalakan genset dan Lampu dirumah Zahra yang tadi nya mati pun menyala.


"Nahhh selesai." Ucap Raffi sambil mengusap keringat di dahi nya.


"Eluu tadi mau ngapain di dapur?" Tanya Raffi.


"Gue laper bang mau masak tapi tiba tiba lampu nya mati." Jawab Tara.


"Ooo..mau makan apa?" Tanya Raffi.


"Tadi nya sihh mau masak nasi goreng." Jawab Tara.


"Yaudah yukk kedapur gue buatin nasi goreng." Ajak Raffi.


"Emang Bang Afi bisa masak?" Tanya Tara ragu.

__ADS_1


"Bisa lahh." Jawab Raffi mantap.


Akhirnya Raffi dan Tara kembali pergi ke dapur untuk memasak nasi goreng. Tara duduk manis di meja makan dekat dapur sambil memandangi Raffi yang lihay menggunakan alat alat dapur.


"Niii udahh selesai." Ucap Raffi seraya meletakan sepiring nasi goreng dihadapan Tara.


"Tar?? Haloo?" Ujar Raffi sambil melambai lambaikan tangannya didepan muka Tara.


"Ahhh iyaaa bang makasih yaa." Jawab Tara sadar dari lamunannya.


"Iyaa sama sama." Jawab Raffi sambil menarik kursi lalu duduk di depan Tara.


"Gimana enak??" Tanya Raffi.


"Enakkk pakek bangett malahan. Ternyata Bang Afi jago masak juga yaa.." Puji Tara sambil melahap nasi Goreng buatan Raffi.


"Bang Afi ngga makan juga?" Tanya Tara.


"Ngga udah kenyang." Jawab Raffi.


"Ooo." Tanggap Tara berO ria.


"Gemesin banget nii anak..." Batin Raffi sambil memeperhatikan Tara makan.


Bersambung...


🔘


🔘


🔘


Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀

__ADS_1


__ADS_2