
"Assalamualaikumm..." Salam Hasan dan Raff bersamaaan.
"Waalaikumsalam..." Jawab Zahra,Tara,dan Salwa.
"Temen temen nya Zahraa yaa...Siapa nama nyaa? Om lupa." Ujar Hasan menghampiri Zahra,Tara, dan Salwa.
"Iyaa yahh.. ini Tara kalo yang itu Salwa." Jawab Zahra meperkenalkan kedua sahabatnya bergantian.
"Ooo...Tara sama Salwa...Cantik cantikk yaa.." Puji Hasan.
"Iyaa makasih Om.." Jawab Salwa dan Tar sungkan.
"Itu bang Afi. Tar..Sal.." Ucap Zahra menunjuk Raffi.
"Iyaa.." Jawab Tara.
"Om ke kamar dulu yaa.." Pamit Hasan.
"Iyaa Om.." Jawab Salwa dan Tara.
Tiba tiba Raffi mengambil camilan yang dibawa Zahra.
"Ihhh bangg Afiii jorokkk belummm cuci tangann...." Seru Zahra.
"Biarin wekkk" Ujar Raffi menjulurkan lidah nya ke Zahra.
"Ihhh....bang Afi ngeselin." Tanggap Zahra kesal lalu mengambil bantal sofa untuk dilemparkan ke Raffi. Namun belum Zahra melempar Raffi sudah lari ke kamarnya terlebih dahulu.
"Asyik jugaa yaa bang Afii." Puji Tara.
"Asyik apanya? kayak gitu kok asyik." Protes Zahra.
"Ke kamar yukk." Ajak Zahra.
"Yuk." Jawab Tara.
__ADS_1
Mereka menghabiskan waktu nya di kamar Zahra untuk menonton Drakor bersama. Tepat pukul 17.30.
Adzan Magrib berkumandang. Semua orang yang ada di rumah Zahra berkumpul di mussolah rumah. Kali ini Raffi yang menjadi imam sholat magrib.
"Masyallah ademm banget liat bang Afi.." Batin Tara setelah sholat magrib berjama'ah selesai.
"Zahh enak banget yaa punya saudara kayak gini." Ujar Salwa teringat akan dirinya. Salwa tidak punya kakak dan adik. Dia anak tunggal.
"Hmmm iyaa sihh tapi kadang ngeselin juga punya abang kayak mereka." Jawab Zahra sambil menatap sinis Raffi dan Raffa.
"Zahraa,Tara,Salwa...ayoo nakk makan malam dulu.." Ajak Anissa yang lewat di depan mereka.
"Iyaa bundaa.." Jawab Zahra.
"Ayo guys.." Ajak Zahra. Mereka menuju ke meja makan.
"Ayoo ambil sendiri yaa.." Ujar Anissa sambil mengambilkan makanan untuk hasan.
"Iyaa tantee.." Jawab Salwa dan Tara.
Saat Tara hendak mengambil sendok makanan Raffi juga hendak mengambil sendok makanan yang dipegang Zahra. Seketika mereka saling menatap satu sama lain. Jantung Tara dan Raffi berdegup kencang.
"Cantik banget ni anak..." Batin Raffi memuji Tara.
"Ekhemmm...." Dehem Zahra mengejutkan Raffi dan Tara. Mereka langsung duduk kembali.
"Loo kenapa duduk lagi? ngga jadi ngambil?" Tanya Hasan.
"Bang Afi dulu." Jawab Tara.
"Tara dulu." Jawab Raffi berbarengan dengan Tara.
"Aduhhh kompak bangettt...." Goda Zahra.
"Hussttt.." Tanggap Raffa.
__ADS_1
"Upsss.." Zahra menutup mulut dengan kedua tangannya.
Sedangkan Tara dan Raffi diam menahan malu. Akhirnya mereka pun melanjutkan makan malam nya tanpa ada yang bersuara. Yang terdengar hanyalah suara dentingan sendok dan garpu.
"Ara,Tara,Zahra ke kamar dulu yaaa..." Pamit Zahra.
"Iyaa.." Jawab Hasan.
"Yukk Guyss.." Ajak Zahra. Tara dan Salwa mengikuti Zahra ke kamarnya.
▪️▪️▪️
Dikamar Zahra
"Zahh..Azzam suka sama elo." Ucap Salwa tiba tiba.
"Heh gak lucu candaan loo sal." Jawab Zahra.
"Salwa ngga bercanda Zah.." Ujar Tara membenarkan Salwa.
"Maksud kalian apa sihh?" Tanya Zahra tak mengerti maksud kedua sahabatnya.
"Yaa iyaa Azzam suka sama elu." Ucap Tara dengan tatapan serius.
"Serius??" Tanya Zahra tak percaya.
"Kitaa serius zah...Azzam sendiri yang pernah bilang sama kita." Jelas Salwa.
"Walaupun lo suka sama Zidan bukan Azzam loo jangan ngejauhin Azzam yaaa..." Ujar Tara menasehati.
Bersambung...
🔘
🔘
__ADS_1
🔘
Makasihhh buat yang udah bacaa.Kalo ada salah kata maafin Author yaa.. jangan lupa like,komen,dan vote yaaa... dukung author biar bisa lebih semangat lagi UP nyaa...hehehe...makasihhh semuaa😀