
[Kau telah berhasil membunuh musuh]
Suara sistem yang terdengar menggema keluar dari telepon genggam dari Game yang ku mainkan yang memberi tahu ketika kau berhasil membunuh musuhmu.
“Hei, ayo war, cepat, cepat, musuh sedang kekurangan jumlah.”
“Aku tepat di belakang mu, aku sedang mengikuti mu sekarang.”
“Apa kau punya skill ultimate?, Lulu?.”
“Ya, skill ultimate ku akan reset 8 detik lagi, jangan khawatir, ini akan selesai dengan cepat.”
“Baiklah.. aku akan inisiasi sekarang, sebelum mereka mundur lebih jauh lagi.”
“Sekarang!!.”
Suasana yang menegangkan terjadi ketika bermain, dimana kau membutuhkan komunikasi satu sama lain dengan teman setim mu untuk mendapatkan kemenangan.
[Kau telah berhasil membunuh musuh]
[Triple kill]
[Aced]
Terdengar suara sistem yang keluar dari speaker telepon genggam, dimana seseorang berhasil mendapatkan 3 kills pada musuh secara berturut-turut dan aced yang menandakan bahwa pemain dari pihak musuh semuanya telah di basmi habis oleh pihak lain.
“Nice… ayo sekarang kita bunuh Orochi (monster ular) untuk mendapatkan buffnya sebelum mereka hidup kembali.”
__ADS_1
“Ya ya mulai serang itu, aku datang”
Setelah membunuh musuh mereka melanjutkan untuk membunuh monster ular untuk mendapatkan buff serangan.
[Orochi Telah berhasil di bunuh]
Setelah berhasil mendapatkan Orochi (Monster Ular), pihak musuh sudah hidup kembali kedalam permainan, tapi kami berhasil membunuh mereka semua lagi karena buff yang kami dapatkan dari membunuh Orochi, kami pun mendorong wave creep dan kami pun menghancurkan semua turret musuh satu demi satu sampai habis tak bersisa, tak lama kemudian kami berhasil mencapai markas milik musuh dan menghancurkannya, kami pun mendapatkan kemenangan atas permainan itu.
[Menang]
Tulisan sistem yang muncul di layar telepon genggam, yang menandakan bahwa kami telah memenangkan permainan dan permainan pun berakhir.
“Wah gila, lihat tidak saat aku inisiasi tadi, semua musuh berhasil aku dapatkan, mereka terkena CC (crowd control), karena skill taunt ku, ha ha ha.” Ucap Kaison dengan sedikit membanggakan dirinya.
“Hei, jika aku tidak mengeluarkan skill pendukung ku tepat waktu, kau pasti mati karena kekurangan darah tadi.” Kata Lulu membalas pernyataan Kaison.
“lihat dong ADC (Attack Damage Carry/Marksman hero jarak jauh yang bertugas menjadi damage dealer karena serangannya yang tinggi) kita, Daffin, dia mendapatkan poin serangan tertinggi, angka pastisipasi tertinggi dan menyelesaikan permainan tanpa mati satu pun.” Kata Lulu.
“itu berkat kalian, jika tidak ada kalian aku juga pasti akan kesusahan.” Balasku tentang sanjungan yang dikatakan oleh Lulu saat kami berhasil memenangkan permainan.
“Apa poin peringkat mu naik lagi?, Kau sudah berada di puncak pertama, dan sepertinya akan sulit untuk pemain di bawah mu untuk menyusul poin peringkat mu.” Tanya Kaison sambil mengeserkan telunjuknya pada layar telepon genggam untuk melihat-lihat papan peringkat pemain tingkat atas.
“Ahh.. yah aku dengan peringkat kedua memiliki perbedaan poin peringkat yang cukup jauh, sekitar 1800. Sepertinya aku bisa santai untuk beberapa saat.” Jawabku dengan nada senang, karena tidak ada yang bisa merebut peringkat ku dari ranking leaderboard beberapa bulan terakhir.
“Yah… tapi kau tidak main-main ya, kau adalah pemain ADC terbaik di negara ini, semua orang yang berasal dari negara kita pasti mengenal siapa dirimu.” Ucap Kaison dengan nada kagum sembari memegang dagunya.
“Ha ha ha, tidak juga, aku hanya suka bermain game, aku pun tidak menyangka bahwa aku bisa mendapatkan peringkat puncak untuk role ADC.” Jawabku sembari tersenyum.
__ADS_1
Aku dan Kaison yang terus berbincang membicarakan tentang peringkat sembari mengistirahatkan jari-jemari yang sudah kami gunakan untuk bermain game cukup lama, dan bulan pun mulai naik menandakan bahwa malam sudah larut, dan udara dingin yang sudah mulai menusuk kulit.
“Hmm.. aku sepertinya akan offline duluan, aku sangat mengantuk mata ku tidak tahan lagi ingin tidur.” Kata Lulu yang mengatakan bahwa dia akan keluar dari permainan dengan suara lemah, menandakan bahwa dia sudah tidak ada lagi energi untuk terbangun dari rasa kantuk yang menimpanya.
“Ya ya, tidur sana kau harus kuliah besok kan?. Jangan sampai membolos.” Ucap Kaison seakan menyerukan nada untuk mengusir Lulu keluar dan menyuruhnya untuk bergegas melompat ke tempat tidurnya.
“Iya iya, aku duluan kalau begitu, kalian juga jangan main sampai terlalu larut malam, kalian harus bekerja besok kan.” Kata Lulu berpamitan untuk segera keluar dan mengingatkan aku dan Kaison untuk tidak terjaga hingga larut malam karena kami semua memiliki aktifitas yang akan dilakukan esok pagi.
“Aku duluan ya.” Ucap Lulu untuk terakhir kalinya, dimana tangannya sudah bersiap untuk menekan tombol keluar yang ada di telepon genggamnya untuk keluar permainan dan ruang obrolan agar dia bisa bergegas menuju tempat tidurnya.
“Ya, terima kasih atas permainannya.” Ucap ku dan Kaison membalas kepamitan Lulu untuk keluar meninggalkan permainan.
[Triing]
Suara yang menandakan jika seseorang telah keluar atau masuk ke dalam ruang obrolan.“Kalau begitu aku juga duluan, aku harus bangun pagi besok.” Ucap Kaison yang sudah mulai menguap seakan dia bisa saja langsung melompat ke atas tempat tidurnya dan langsung terlelap dalam sekejap.
“Oke… aku juga mungkin akan tidur sebentar lagi.” Jawabku dengan nada sedikit tidak yakin bahwa aku akan menutup mata dalam beberapa menit kedepan karena mata ku masih segar, bahkan tidak merasakan sedikit pun rasa kantuk dalam tubuhku.
“Baiklah, bye." Ucap Kaison berpamitan kepada ku dengan mulut yang menguap seraya menekan tombol leave pada chat room yang kami gunakan.
[Triing]
Suara yang menandakan bahwa Kaison telah keluar dari ruang obrolan yang kami gunakan untuk berkomunikasi saat bermain.
Perkenalkan, namaku Daffin, Aku hanya orang biasa yang bekerja sebagai kurir pengantar barang, usia ku 20 tahun dan hobi ku adalah bermain game. AkuAku sudah bermain game sejak kecil, berbagai genre game telah kumainkan, juga dari berbagai konsol, dan bisa dibilang, aku selalu menjadi yang terbaik di lingkunganku, begitu juga disini.
Game yang kumainkan saat ini adalah King's Arena sebuah game mobile bergenre MoBA (Multiplayer online Battle Arena) dengan sistem 5 melawan 5. Di zaman ini semua bisa dimainkan lewat telepon genggam mu, bahkan permainan yang dahulu hanya ada di komputer, sekarang bisa kau dapatkan jika kau memiliki telepon genggam.
__ADS_1
Aku menjadi ADC terbaik di negara ku, Indonesia, karena kemampuan ku, dan tentu saja karena peringkat ku juga tinggi di game tersebut. Banyak orang memanggil ku Fire, karena itu adalah namaku di permainan ini, kau tidak harus memasukan nama asli untuk nama panggilanmu di game bukan?.