
Daffin dan yang lainnya pun masuk ke voice chat, mereka sudah mulai berkumpul pagi-pagi untuk bermain lagi, bahkan beberapa dari mereka belum sempat memakan sarapannya dan belum sempat membersihkan diri mereka.
Mereka pun mengambil kartu akunnya masing-masing dan masuk ke dalam permainan.
“Aku akan buat room, aku akan undang kalian.” Kata Daffin membuat room 5-man party.Lin Mei Xia, Lin Zhang Jian dan Kaison pun memasuki room yang Daffin buat, tapi Lulu menolak undangan Daffin berkali-kali.
“Ada apa Lulu?” Tanya Daffin.
“Ahh.. sebentar aku harus melakukan sesuatu.” Jawab Lulu. Dia membuka tab pencarian nama dan mencari nama pemain Dancing Magician, seorang wanita streamer yang dia tonton sebelumnya. Lulu pun membuang matanya dan fokus melihat profile Dancing Magician.
[Informasi Pemain]
Nama : Dancing Magician
Guild : Shadow Tiger
Matches : 4593
Win Rate : 68%
MVP (Win) : 923
MVP (Lose) : 520
Legendary : 515
Triple Kill : 372
Quadra Kill : 85
__ADS_1
Penta Kill : 15
KDA : 10.2
Overall 84.2
Lulu terkagum melihat statistik yang dimiliki oleh Dancing Magician. Catatan permainan yang dia miliki mencerminkan bahwa dia adalah pemain yang hebat. Lulu hanya terdiam, terdiam untuk beberapa saat mengaguminya. Mulutnya bahkan tidak bergeming lalu dia dengan berani mengalahkan jarinya untuk menambahkan Dancing Magician sebagai temannya.
[Kirim permintaan pertemanan kepada Dancing Magician? (Ya/Tidak)]
[Ya]
[Permintaan pertemanan telah terkirim]
Lulu merasa jantungnya berdetak cepat. Bagaimana tidak, dia memberanikan diri meminta pertemanan kepada pemain peringkat atas, yang di mana diketahui untuk seorang pemain game ketika meminta pertemanan kepada pemain yang berada di peringkat atas, kebanyakan mereka menghiraukan semua permintaan pertemanan itu dan bahkan tidak dipedulikan sama sekali. Tapi, jika seorang pemain kelas rendah berteman dengan pemain yang berada di peringkat atas, mereka akan menganggap dirinya sangat beruntung walaupun pertemanan mereka sekedar diterima dan tidak pernah bermain bersama sama sekali.
“Hei Lulu masih lama?, Kami menunggumu.. ahh.. badanku sampai tertutupi mulut.” Kata Kaison dengan sedikit nada menyinggung.
“Iya iya cerewet, undang aku.” Lulu berbicara dengan nada sedikit kesal, tapi matanya masih menatap kepada profile Dancing Magician. Daffin pun mengirimkan undangan lobby kepada Lulu sekali lagi. Mereka pun melakukan finding match, tidak lama kemudian icon friend list Lulu menyala. Dia segera melayangkan jarinya kepada icon friend list tersebut dan melihat sebuah pesan yang ditujukan padanya.
[Permintaan pertemanan kepada Dancing Rain telah diterima. Silakan masukan nama untuk memudahkanmu supaya mengenal pemain]
Lulu tidak percaya apa yang dia lihat sekarang, tepat di depan matanya pemain yang baru saja tidak lihat di platform streaming beberapa saat lalu menerima permintaan pertemanannya. Tentu Lulu senang bahkan dia bisa melompat-lompat dan berteriak tapi dia menahannya. Dia hanya tersenyum malu-malu menutupi mulutnya.
Lulu pun memasukan nama lain untuk Dancing Magician. Dia memasukan kata “Master” untuk nama Dancing Magician.
[Tanda pemain telah di-update]
[Dancing Magician (Master)]
__ADS_1
Lulu ingin mengirimkan pesan kepada Dancing Magician ingin berterima kasih karena sudah menerima permintaan pertemanan. Dia bahkan sedikit tertawa seperti orang yang baru saja dinyatakan cinta oleh pasangan idamannya.
“Eh? Lulu kenapa kau tertawa?” Tanya Lin Mei Xia penasaran.
“Ahh tidak, tidak ada apa-apa.” Jawab Lulu.
“Hei, apa otakmu jatuh? Apa kau sedikit tidak waras karena belum sarapan?” Kata Kaison dengan nada bercanda.
“Bukan urusanmu.” Jawab Lulu dingin.
“Aish.. dasar anak ini.” Kaison kesal, bahkan dia menggengam kotak rokoknya dan sedikit meremasnya. Kaison merasa ingin sekali melempar kotak rokok yang dia pegang ke arah telepon genggamnya.
“Sudah sudah… ini masih pagi, kalian masih saja seperti itu.” Kata Daffin melerai mereka berdua.
Tepat setelah Lulu hampir selesai mengetik pesan yang ingin dia kirimkan kepada Dancing Magician. Waktu berkata lain, Lulu bahkan tidak berkesempatan melayangkan jarinya untuk mengirim pesan tersebut. Mereka telah mendapatkan match.
“Eh?”
“Kita dapat match klik ok! Ok!” Seru Kaison bersemangat.
Mereka semua mengkonfirmasi match tersebut dan memasukin fase ban and pick. Setelah mereka melakukan ban kepada hero Demon Hunter, Unknown Fire, Demon Bowl dan Mask Face Spirit. Merka pun memalukan pick kepada hero yang akan mereka mainkan. Kaison melakukan pengambilan pertama dan mengambil hero andalannya Black Ghost.
Daffin dan Lin Mei Xia yang mendapatkan giliran kedua untuk melakukan pick, melakukan pick pada hero Guardian of the Forest dan Ebisu. Sedangkan, Lulu dan Lin Zhang Jian yang mendapatkan kesempatan terakhir dalam tim untuk melakukan pick, melakukan pick kepada Mountain Breeze dan Goldfish Princess.
Sementara susunan line-up lawan, mereka mengambil Dog God sebagai toplaner mereka untuk melawan Black Ghost milik Kaison, di Mid mereka mengambil Snow Girl untuk Midlaner mereka, di posisi jungler mereka melakukan pick kepada Dream Eater untuk mengcounter Mountain Breeze milik Lin Zhang Jian. Karena, Dream Eater memiliki skill yang bisa membuat musuh tertidur untuk beberapa saat, dan di saat itu pula menjadi kelemahan Mountain Breeze karena dia tidak akan bisa melompat-lompat ke dalam semak ketika dalam keadaan terkontrol.
Tapi Mountain Breeze sendiri memiliki satu skill yang dapat menghilangkan skill kontrol milik lawan bernama Violent, skill ini memiliki cooldown yang relatif lama karena efek skill yang sepadan yaitu lepas dari skill kontrol yang musuh keluarkan. Sekarang hanya bergantung pada Lin Zhang Jian apakah dia memakai skill Violent tersebut di waktu yang tepat atau tidak.
Sementara itu, lawan Daffin dan Lin Mei Xia di bawah adalah hero Neckless Whiper dan Princess Kaguya, musuh melakukan counter kepada Lin Mei Xia yang menggunakan Ebisu yang memiliki skill Fivefold Blessing yang bisa melakukan heal berskala area kepada rekan satu tim dan Ultimatenya yaitu Carp Banner di mana Ebisu akan menjatuhkan bendera ikan koi yang akan memberikan area heal berskala besar dan ketika rekan satu timnya berdiri di area tersebut mereka akan kebal terhadap skill control apapun.
__ADS_1
Neckless Whiper sendiri memiliki skill Fire Net, dia bisa mensummon sebuah jaring di mana ketika berada dalam jangkauan jaring tersebut efek healing akan dikurangi sebanyak 50%. Sedangkan Princess Kaguya dipick guna melakukan stun kepada Ebisu menggunakan skillnya yaitu Bamboo Illusion jika sewaktu-waktu Neckless Whiper tertangkap karena Ebisu menggunakan skill Casting The Hook. Casting the Hook adalah skill yang bisa memancing musuh dan menariknya. Neckless Whiper sendiri adalah ADC yang memiliki jangkauan yang lebih kecil dibandingkan hero ADC lainnya.