Online Couple

Online Couple
Chapter 3


__ADS_3

Loading pun selesai, satu demi satu pemain mulai memasuki permainan, semua berjalan baik pada awalnya rekan satu tim ku bermain dengan baik sejak awal permainan di mulai, kami berhasil memimpin.


Tidak banyak yang bisa kulakukan pada awal permainan, tapi setidaknya aku dan support ku berhasil menekan Water dan ADC-nya, kami yakin bisa memenangkan permainan ini, karena kami sudah memimpin dengan sangat baik, dan menekan musuh dalam lane sampai mereka tidak bisa meninggalkan turret mereka dan hanya berdiam diri memeluk turret dalam keadaannya yang tertekan.


Aku terlalu fokus pada pemain bernama Water, sampai akhirnya, aku melupakan bahwa Jungler pihak lawan, ada seorang pemain bernama Storm. Dia berhasil menduduki peringkat 3 sebagai Jungler terbaik di negaranya, China. Ya negara yang sama dengan Water.


[K.O]


kata sistem muncul saat rekan satu tim ku yang berada di atas sebagai top laner, dia di gank oleh Storm dan Storm mendapatkan 1 kill karena berhasil membunuhnya.


Jungler adalah Satu-satunya peran yang tidak memposisikan diri mereka pada lane manapun di dalam permainan. Akan tetapi, Jungler memiliki tempat Dan tugas mereka tersendiri di setiap permainannya. Dalam setiap match yang berlangsung, Jungler memiliki peran penting di dalam proses mendominasi setiap lane yang ada. Tidak hanya itu, Jungler juga berperan dalam memperoleh buff dan monster-monster netral untuk seluruh rekan satu timnya.


[K.O]


Storm berhasil membunuh Wall Down yang sedang mengambil buff di hutan bagian atas, Storm melakukan invade kepada Wall Down dan berhasil mengambil alih buff yang sekarat menjadi miliknya.


Perlahan permainan pun mulai berbalik arah, Storm dalam keadaan kaya karena berhasil mendapatkan 2 Kill dan buff sekaligus, yang membuatnya menjadi kaya akan gold dan mendapatkan 2 level di atas Wall Down, Jungler rekan satu tim ku. yang semula keadaan tim ku sedang memimpin di awal permainan, menjadi tertekan dan berantakan, kerja sama kami mulai hancur, sampai pada akhirnya mereka menyalahkan satu sama lain.


***

__ADS_1


“Oii mana Jungler kita, aku dari tadi kena gank Bodoh!, kau tidak datang sama sekali.” Ucap Rat Brain yang sangat kesal setelah mati untuk ketiga kalinya karena di gank oleh Storm secara terus menerus, dan turret ketiga di top pun hancur.


“Kau yang bodoh sialan!, Aku sudah bilang mundur, di sana ada Jungler dari pihak musuh, kenapa kau tidak dengar, Jungler musuh juga selalu mengambil monster hutanku, aku tidak bisa apa-apa sialan, leveling terlalu jauh, dia terlalu kaya.” Kata Wall Down yang marah membalas perkataan Rat Brain yang mengeluhkan dirinya tidak membantu top karena di gank terus menerus.


“midlaner kita juga tidak bisa berbuat apa-apa, dia bahkan tidak bisa membantu lane lain, dia hanya berdiam diri di lane dia sendiri.” Sambung Wall Down, berkata menyalahkan Slow Dirt yang berada di midlane karena tidak melakukan roaming sama sekali.


Aku pun berinisiatif untuk menenangkan situasi kacau yang terjadi saat ini, melakukan blame kepada satu sama lain hanya menambah kemungkinan kalah menjadi lebih besar, karena pemain bermain menggunakan emosi tidak bisa berpikir dengan jernih dan akan membuat permainan mereka berantakan.


“Sudahlah, kita masih bisa menang, berhenti lah mengetik, masih ada kesempatan.” Ucap ku untuk menenangkan mereka yang bertengkar.


“Hei, lihatlah siapa yang berbicara, dia sendiri tidak bisa apa-apa di bawah sana, hanya karena kau berhasil imbang di bawah bukan berarti kau lebih baik.” Kata Rat Brain melontar perkataannya seakan mengejekku karena hanya berakhir imbang di lane bawah.


Aku yang mencoba menenangkan mereka dan mengajak mereka bekerja sama kembali tapi malah mendapatkan makian dari mereka.


Rekan satu tim ku pun terus menerus memaksakan war, yang dimana mereka tidak ada kesempatan sama sekali untuk memenangkan war tersebut.


“Apa yang dilakukan ADC ini, apa dia benar-benar nomor satu?, Kau bahkan tidak bisa membunuh satupun pemain dari pihak lawan.” Kata Rat Brain setelah dia maju sendirian menyerbu musuh dalam keadaan 1 melawan 5 dan mati.


“Kau selalu melakukan inisiasi dengan terburu-buru, kenapa kau selalu menyalahkan orang lain.” Ucap Yellow Leaf kepada Rat Brain yang selalu menyalahkan rekan satu timnya.

__ADS_1


“Pihak lawan memiliki Grass Firefly, apa kau tidak lihat?.”


“Ya, itu karena pemain support lawan lebih baik daripada diri mu, dia melakukan heal dengan sangat baik pada waktu yang tepat.” Jawab Rat Brain atas pertanyaan yang ditanyakan Yellow Leaf, dan meledek Yellow Leaf bahwa dia adalah pemain yang buruk.


Akhirnya, tim ku pun kalah war aku berhasil mundur karena rekan satu tim ku, Yellow Leaf yang menggunakan support berhasil melindungi ku dengan baik agar aku bisa mundur dan bertahan menahan turret dari serangan creep milik lawan.


[Orochi Telah Berhasil Dibunuh]


Tidak lama, pihak lawan mendapatkan monster Orochi, dan mereka menekan habis semua lane kami, kami mencoba tetap bertahan, tapi tetap saja semua turret kami dihabisi satu demi satu, rekan satu tim ku mencoba mempertahankan turret sendiri-sendiri disaat aku menyuruh mereka untuk tetap bersama.


Pasukan dari pihak lawan pun berhasil mencapai base kami, karena terlalu banyak creep yang harus ditahan dari semua sisi, tim ku pun tidak sanggup menahannya, dan pihak lawan berhasil menghancurkan base kami, dan permainan itu pun berakhir dengan kekalahan.


[Kalah]


Tulisan berwarna abu-abu silver yang sangat tidak kusukai telihat pada layar telepon genggamku. Aku sedikit kesal karena permainan itu berakhir dengan kekalahan, trash talking yang membuat rekan satu tim kehilangan fokus, aku pun memasukan Rat Brain kedalam blacklist dan berencana untuk logout dari permainan untuk tidur, tapi tiba tiba icon permintaan pertemanan ku menunjukan tanda seru, menandakan bahwa ada pemain yang ingin menambahkan ku sebagai temannya.


Aku pun membuka icon permintaan pertemanan “ini sungguhan?.” Kata ku dalam hati dengan penuh keraguan, Karena sistem menampilkan nama orang itu sebagai orang yang ingin menambahkanku sebagai temannya, aku sempat tidak percaya bahwa pemain yang meminta ku menambahkannya sebagai teman adalah Water, pemain support yang berada di puncak pertama negara China.


“Jika aku menang dalam game terakhir tadi, apakah dia akan menambahkan ku sebagai temannya juga setelah itu?.” Pikirku dalam kepala sambil terus memandangin nama Water dengan badge berlambang tanda tambah dan bernomorkan 1 yang berada di sebelah namanya, dengan posisi jari-ku yang bersiap-siap menekan tulisan terima pertemanan.

__ADS_1


“Hah... padahal saat game terakhir tadi aku sangat ingin mengalahkannya dan memenangkan match tersebut” Kata ku sambil menundukan kepala kebawah.


__ADS_2