
“Keluarkan semua skill kalian!” Teriak Daffin kepada yang lain. Mereka sudah bersiap-siap menahan gempuran dari tim Shadow Tiger namun kali ini tujuan mereka hanyalah untuk membersihkan creep yang sudah masuk ke area turret. Lin Mei Xia menggunakan Bamboo Illusion guna menahan laju dari Mountain Boy dan Vampire Girl. Tapi, Vampire Girl bergerak lebih cepat, Dia mengeluarkan ultimatenya dan melompat ke arah Daffin dan yang lainnya.
Bamboo Illusion hanya bisa menahan laju Mountain Boy karena dia terkena stun, sedangkan Master Go berada jauh di belakang untuk bersiap-siap mengeluarkan ultimate skill Masterful Move. Ebisu dan Demon Fox tidak berada dalam jangkauan Bamboo Illusion karena mereka berada tepat di samping itu. Ebisu bergerak dengan reflek yang sangat cepat. Ketika Bamboo Illusion mengenai Mountain Boy Ebisu langsung mengeluarkan ultimate Carp Banner yang membuat Mountain Boy terlepas lebih cepat dari stun milik Princess Kaguya karena Carp Banner milik Ebisu mempunyai efek purify yang bisa membersihkan segala debuff atau crowd control dari musuh untuk satu tim.
Mountain Boy dengan cepat melompat ke depan menggunakan Hammer Charge, namun Daffin dan yang lainnya berhasil menghindari itu, setelah gagal menggunakan skill Hammer Charge dengan baik Dia dengan cepat melepaskan skill Hammer Smash yang membuat Daffin dan Lin Mei Xia terpisah dari yang lain. Lin Mei Xia berusaha menahan damage dengan skill Dragon Jewel dan Daffin menggunakan skill Non Self untuk membuat efek knock back untuk menjaga jarak dari Vampire Girl dan Mountain Boy. Sementara melihat peperangan yang terjadi di dalam turret Master Go langsung menggunakan Masterful Move diikuti Demon Fox yang menggunakan Wind Rider ke sisi kiri dan Ebisu yang mengikutinya.
Daffin dan yang lainnya di bombardir oleh skill mereka. Damage dari skill Masterful Move terlalu sakit, terutama ketahanan dari Vampire Girl dan Mountain Boy yang ditambah efek dari Carp Banner yang memberikan heal sebesar 2% per detik selama 6 detik membuat darah mereka tidak turun sama sekali, dibantu dengan damage dari Demon Fox yang tidak tertahankan.
Keputusan mereka memang konyol karena berusaha menahan turret tengah dari kehancuran dengan keadaan yang bagaikan langit dan bumi. Daffin dan yang lainnya tidak memiliki cukup damage dan defense yang cukup untuk tetap mempertahankan itu namun mereka tetap berusaha karena bagaimanapun jika turret tengah hancur mereka harus membersihkan 2 kawanan mega creep di dua lane sekaligus.
Daffin dan yang lainnya berusaha menahan turret tengah dengan sekuat tenaga mereka, namun Hal tersebut sia-sia, karena mereka hanya mangsa dihadapan anggota tim Shadow Tiger. Akhirnya Daffin dan Lin Mei Xia pun kembali tumbang, walaupun Kaison, Lulu dan Lin Zhang Jian mencoba kabur dan mundur kebelakang, Vampire Girl dan Mountain Boy tetap mengejar mereka. Mereka pun tertangkap dan di sekitar inhibitor dan terbunuh.
__ADS_1
“Aaaarrgghh! Sudah berapa kali aku mati karena damage yang tidak masuk akal ini?”
Kaison sangat kesal dia bahkan membanting meja lagi selama beberapa kali. Daffin dan yang lainnya hanya diam ketika mereka tersapu bersih dan harus menunggu waktu untuk hidup kembali. Mereka juga tidak menjawab pertanyaan Kaison karena mereka tau ini hanyalah kalimat retoris yang terlontar dari mulut Kaison karena sedang kesal.
“GG.”
“GG.”
Walaupun title mereka sebagai yang terbaik di negara mereka masing-masing, masih ada banyak orang yang berada di atas mereka yang tersebar di seluruh dunia dan mereka belum bertemu dengan mereka semua. Kawanan creep di bagian tengah memang sudah mati berkat kegigihan mereka, namun bayaran untuk hal tersebut adalah nyawa mereka.
Ketika kawanan mega creep di bawah akan menyentuh inhibitor tiba-tiba chat serentak terlihat di kolom chat Daffin dan yang lainnya.
__ADS_1
“GGWP.”
Balas seluruh anggota tim Shadow Tiger kepada Daffin dan yang lainnya. Ini adalah bentuk apresiasi mereka kepada Daffin dan teman-temannya karena mereka tidak menyerah dan bertarung sampai akhir walaupun dengan situasi dimana mereka tidak mungkin menang. Daffin dan Lin Zhang Jian tersenyum tipis karena perkataan itu seakan menghangatkan hati mereka yang panas.
Daffin dan Lin Zhang Jian pun tau bahwa anggota tim dari guild Shadow Tiger adalah orang-orang yang ramah dan tidak suka meremehkan orang lain. Terlihat dari permainan mereka yang cepat namun tepat dan tidak semberono. Walaupun mereka mempunyai keunggulan dari gold, level dan item dari masing-masing pemainnya, Mereka tetap bergerak sebagai satu tubuh dan tidak main maju sendirian.
Sementara itu Kaison yang masih kesal menarik rambutnya sambil melihat ke arah inhibitor yang akan hancur karena Black Ghost miliknya yang mempunyai persentase kemenangan tertinggi di seluruh Asia berhasil dikalahkan oleh Ten Thousand Knives dengan telak. Jangankan mendapatkan 1 kill mendapatkan stack untuk pasif Soul Slayer milik Black Ghost saja sulit. Bukan hanya itu jika saat ini mereka menang Kaison akan menjadi peringkat kedua di Indonesia sebagai pemain toplaner yang akan menyusul Kind Tree. Tetapi karena mereka kalah point Kaison turun dan jadi semakin jauh untuk mengambil peringkat pertama yang diduduki oleh Sleuth Bird sekarang ini.
“Waaahhh..” Ucap Lulu dalam hati dengan mulut terbuka, mungkin hanya dia satu-satunya orang yang tidak memikirkan menang atau kalah dalam permainan ini. Dia hanya berpikir jika kau sudah mencoba yang terbaik tapi tetap gagal kau hanya perlu mencoba lagi dan lagi. Terlebih dia sangat kagum terhadap permainan Dancing Magician yang menjadi lawannya di Mid Lane. Walaupun Lulu berhasil menahan dia di Mid. Namun yang Lulu lakukan hanyalah menahan agar turret di Mid Lane tidak hancur. Lulu Masih kalah dalam banyak hal. Seperti pembacaan map, teknik dan waktu untuk melakukan ganking serta penguasaan hero itu sendiri.
Dan Lin Mei Xia pun tetap diam dan tak bersuara hingga akhir dan hanya melihat inhibitor hancur di depan matanya. Permainan berjalan selama 8 menit lewat 1 detik. Bahkan Orochi saja baju muncul selama 1 detik ke permukaan namun mereka sudah kalah. Ini adalah rekor kekalahan tercepat yang pernah mereka alami dengan cara yang sportif dan tidak termasuk kekalahan yang dikarekan tim mereka menyerah dalam waktu 6 menit.
__ADS_1