Online Couple

Online Couple
Chapter 11


__ADS_3

Daffin yang tertidur membuka matanya dengan cepat, dia melompat dari posisi tidurnya untuk bangun ke posisi duduk.


“Aduh duh pusing.” Daffin yang bangun secara tiba-tiba dari tidurnya merasakan pusing seperti mau pingsan, pandangan matanya kabur, dia pun melihat kebawah sambil memegang dahinya, setelah pusingnya sedikit menghilang dia pun menggelengkan kepalanya untuk mendapatkan pengelihatan yang lebih baik.


“Sial… jam berapa sekarang? Apa aku terlambat?.” Daffin dengan cepat melirik ke arah jam dinding yang menggantung, waktu menunjukan pukul 18:49 dia sudah tertidur kurang dari sejam.


"Hah… untung belum terlambat.” Kata Daffin dengan menghela nafas lega, dia pun segera bangun dan meraih dompetnya untuk mengamhil kartu akun King's Arena, dia pun melemparkan kartu tersebut ke meja dan segera berjalan ke kamar mandi untuk mencuci mukanya agar mendapatkan kesegaran.


Sehabis mencuci mukanya Daffin pun mencabut telepon genggamnya dari charger yang terpasang dan segera membuka pesan, tapi tidak ada pesan baru yang muncul dari Kaison ataupun Lulu. Daffin pun mengirim pesan ke ruang obrolan tersebut.


“Aku akan login ke dalam game dan ke dalam voice chat group sekarang, datanglah kalau kalian sudah siap, sebentar lagi jam 7.” Tulis Daffin di ruangan obrolan tersebut.


“Iya aku menyusul, masih ada beberapa menit lagi sebelum jam 7.” Tulis Kaison membalas pesan Daffin.


“Aku juga akan datang sebentar lagi.” Tulis Lulu tidak lama setelah Kaison mengirimkan pesannya.


Daffin pun meraih kartu akun King's Arenanya dan segera melakukan login ke dalam permainan, ketika dia masuk ke dalam permainan dia menerima sebuah pesan. Daffin pun membuka pesan tersebut dan melihat. Itu adalah Water yang menyambutnya.


“Kau sudah datang!.” Tulis Water dalam pesan tersebut seraya menyambut kedatangan Fire ke dalam permainan.


“Iya, kau sudah bermain dari tadi?.” Balas Daffin kepada Water.


“Tidak… aku baru saja masuk he he he.”


“Ahh.. begitu, ngomong-ngomong aku akan mengenalkanmu kepada Cat Claw dan Fallen Star hari ini, mereka akan tiba sebentar lagi.”


“Benarkah? Aku tidak sabar untuk menemui mereka.” Tulis Water dengan bersemangat.


“Kakak juga sebentar lagi akan datang.” Sambung Water mengirimkan pesan dua kali berturut-turut.


“Kakak?, Apa Storm tidak akan main hari ini?.”


Tanya Daffin yang kebingungan dan sedikit merasa kecewa Karena dia tidak bisa melihat Storm hari ini.


“Eh?... Apa maksudmu? Apa yang kau bicarakan?.” Balas Water yang seakan kebingungan tentang pertanyaan yang ditanyakan oleh Daffin.


“Storm itu kakakku.” Sambung Water dengan cepat.


“Heh?... Benarkah?.” Daffin yang bingung tentang hubungan mereka berdua akhirnya mengetahui bahwa Water dan Storm adalah kakak beradik.

__ADS_1


“Pantas saja mereka tidak melakukan bonding lover, ternyata mereka kakak beradik.” Pikir Daffin sambil mengusap-usap pelipisnya menggunakan jari telunjuk dan jempol.


“Iya ha ha ha, emang kau kira kami apa? Pasangan yang berpacaran? Ha ha ha.” Tanya Water menggunakan emoticon tertawa.


“Ahh.. tidak tidak, tidak apa-apa.” Kata Daffin segera menjawab.


Tidak lama setelah Daffin dan Water melakukan perbincangan suara notifikasi pun muncul, Kaison dan Lulu sudah masuk ke dalam voice chat group.


[Triing]


[Triing]


“He he he bagaimana harimu hari ini wahai temanku?.” Kata Kaison tidak lama setelah dia memasuki voice chat group.


“Hentikanlah menyapa seperti itu, kau seperti pemeran-pemeran di film china tau tidak?, Aku baik-baik saja.” Kata Daffin membalas pertanyaan Kaison.


“Kau tidak menanyakan bagaimana hari Lulu?.” Tanya Daffin.


“Ah dia mah tidak usah ditanya, anak kuliahan tiap hari pasti stress ha ha ha.” Kata Kaison menertawakan Lulu.


“Jahatnya ha ha ha” Kata Daffin


“Ha ha ha jangan begitu dong, sudah ayo login Daffin sudah menunggu.” Kata Kaison sembari melakukan scan kartunya untuk login ke dalam permainan.


“Hmph… iya iya.” Balas Lulu yang juga melakukan scan pada kartunya untuk login.


“Ngomong-ngomong Water sudah login?, Undang dia ke group chat dong biar ramai.” Kata Kaison.


“Ahh… iya benar juga, aku juga belum meminta kontaknya.” Kata Daffin.


Daffin pun mengirimkan pesan kepada Water untuk meminta kontak personal Water untuk menambahkan Water ke dalam group chat.


“Boleh aku minta kontakmu?.” Tulis Daffin kepada Water.


“Iya, boleh.” Kata Water, dia pun memberikan Daffin kontaknya tersebut, Daffin pun menambahkan Water ke dalam group chat yang berisikan Lulu juga Kaison.


[Anda telah menambahkan Water ke dalam Group]


“Dia sudah masuk.” Kata Daffin kepada Lulu dan Kaison.

__ADS_1


“Masuklah ke dalam voice chat, Cat Claw dan Fallen Star juga ada di sini.” Kata Daffin kepada Water.


“Iya, baik.” Balas Water dengan segera.


[Triing]


Tidak lama, notifikasi suara muncul dan keluar suara wanita, itu adalah suara Water.


“Hallo.” Kata Water menyapa semua orang dalam voice chat tersebut.


“Hai.” Daffin, Lulu, Kaison ketiganya serentak menjawab bersamaan sapaan dari Water.


“Wah dia benar-benar wanita.” Kata Kaison seakan tidak percaya.


“Hai, Salam kenal semuanya aku Lin Mei Xia, mungkin kalian mengenalku sebagai Water di dalam permainan.” Kata Water seraya mengenalkan dirinya.


“Lin Mei Xia?, Jadi itu nama aslinya?.” Kata Daffin dalam hati setelah mendengar nama asli Water.


“Ahh.. ya aku Daffin, aku Fire.”


“Aku Kaison, nickname in-game ku Fallen Star, salam kenal.”


“A-aku Lulu, aku Cat Claw.” Kata Lulu seakan gugup bertemu dengan orang yang baru dia temui pertama kali.


“Suara wanita?.” Ucap Lin Mei Xia dalam hati setelah mendengar suara wanita yang berasal dari Lulu.


“Cat Claw seorang wanita?.” Tanya Lin Mei Xia.


“Iya.” Jawab Kaison dan Daffin berbarengan sedangkan Lulu hanya terdiam.


“Wahh… benarkah?.” Kata Lin Mei Xia dengan nada senang seakan dia sedang melompat-lompat kegirangan karena sudah memenangan lottery. Lin Mei Xia senang karena bertemu dengan pemain sesama wanita, karena Lin Mei Xia sendiri jarang menemui pemain wanita di dalam game ini, apalagi berkesempatan mengobrol menggunakan suara dengan pemain sesama wanita.


“Kalian sudah berkumpul, kalau begitu tunggu sebentar ya, aku akan memberitahu kakakku dulu dan menambahkannya ke dalam group chat ini.” Kata Lin Mei Xia seraya mengirimkan pesan kepada kakaknya untuk memberitahukan bahwa semua orang sudah berkumpul.


“Kakak?.” Tanya Kaison dan Lulu kebingungan.


“Iya, Storm, Storm adalah kakaknya Lin Mei Xia.” Jawab Daffin kepada Lulu dan Kaison yang kebingungan.


“Storm kakaknya Water?.” Bahkan Lulu dan Kaison pun hampir tidak percaya bahwa Storm dan Water adalah kakak beradik.

__ADS_1


“Iya, aku juga baru tau hari ini, setelah dia mengatakan bahwa kakaknya akan tiba sebentar lagi.” Kata Daffin kepada mereka berdua.


__ADS_2