Online Couple

Online Couple
Chapter 21


__ADS_3

“Sial.. aku tidak mengharapkan dia akan masuk ke dalam semak sendirian.” Kata Kaison sambil berlari menggunakan spell Pace miliknya, spell Pace berfungsi menambah gerak hero sebanyak 30% selama 10 detik. Fallen Star pun mengambil jalan memutar untuk mencari Fire.


Tapi Wine Carrier Master merajalela, seketika setelah dia berhadapan dengan 4 pemain, Demon Fox dan Grass Firefly datang membantunya, Fallen Star yang mengambil jalan memutar untuk mengincar Fire berada di waktu yang sangat terlambat, terlebih lagi, dia dihadang oleh Demon Bird dan Goddess of the Moon.


[K.O]


[Double Kill]


[Unstoppable]


Seketika rekan semua rekan Fallen Star pun mati dalam pertarungan 4 melawan 3, dan Fallen Star berada disituasi 1 melawan 2.


“Sial.. aku tidak bisa mengaktifkan skill pasif Soul Slayerku jika begini.” Kata Kaison sambil berusaha mengontrol Black Ghostnya. Dia tidak bisa kembali, Fallen Star hanya bisa melihat semua rekannya mati di belakang sana.


Ketika Fallen Star sedang berhadapan dengan Goddess of the Moon dan Demon Bird. Wine Carrier Master, Demon Fox dan Grass Firefly pun datang untuk mengepung Fallen Star. Fallen Star tidak bisa bertahan dari gempuran 5 pemain dia pun mati seketika.


“Sial..” Kata Kaison yang kesal sambil menepuk dahinya.


“Padahal tinggal sedikit lagi.”


Tim Fire pun segera menuju ke tempat Orochi dan membunuhnya, Buff yang didapat dari Orochi membuat tim Fire leluasa melakukan pushing terhadap turret lawan. Akhirnya tim Fallen Star pun sudah respawn kembali, tapi semua turret bagian luar dan dalam mereka sudah hancur ketika mereka hidup.


[Turret berhasil dihancurkan]


[Turret berhasil dihancurkan]


[Turret berhasil dihancurkan]


[Turret berhasil dihancurkan]


[Turret berhasil dihancurkan]


[Turret berhasil dihancurkan]


Tim Fallen Star hanya mempunyai base mereka sekarang, tapi kawanan creep milik tim Fire sudah masuk ke dalam base mereka, tidak ada harapan untuk Fallen Star dan timnya untuk mempertahankan basenya, permainan pun berakhir.


[Kalah]


Match berjalan selama 16.29 menit dengan skor kill 23-10, 10 Kill yang dilakukan oleh tim Fallen Star semuanya dilakukan oleh Fallen Star seorang, dia mendapatkan KDA 10/1/0 dan dia mendapatkan MVP bewarna abu-abu gelap karena kekalahan yang dia terima.


“Huh… bukan main, aku beruntung bisa membunuhnya sekali, tapi dengan mobilitas seperti itu sulit untuk mengejarnya untuk kedua kalinya.” Kata Kaison sambil menyalakan rokoknya.


Kaison pun terdiam melihat hasil pertandingan, dia pun menambahkan Fire sebagai temannya.


[Tambahkan pemain Fire sebagai teman? (Ya/Tidak)]


[Ya]

__ADS_1


[Permintaan telah terkirim]


Tidak lama setelah Kaison mengirimkan permintaan pertemanan kepada Fire icon friend list milik Fallen Star pun menyala dan muncul pemberitahuan sistem.


[Fire telah menerima permintaan pertemanan anda]


“Dia terima?.” Kaison yang sedang bersandar sembari menahan rokoknya di sudut mulutnya pun dengan segera langsung melompat dan menaruh rokoknya di asbak. Kaison pun dengan cepat mengirimkan pesan kepada Fire untuk memintanya bermain bersama.


“Apa kau sendirian?.”


“Ya.”


“Apa kau ingin bermain bersamaku, aku sungguh stress karena mendapatkan lose streak malam ini.” Tulis Fallen Star kepada Fire. Kaison telah kalah sebanyak 4 Kali malam ini, dan kekalahan itu bertambah menjadi 5 ketika dia kalah melawan Fire, bahkan Kaison hampir botak karena stress.


“Ya tentu, apa kau membawa teman?.” Tanya Fire.


“Tidak.. aku sendirian.” Balas Fallen Star.


“Kalau begitu kita cari 1 orang lagi, aku membutuhkan pemain support yang bisa mendukungku.” Kata Fire.


“Tapi di mana kau bisa mendapatkannya?.”


“Aku akan mengirim pesan ke general chat, aku akan mengatakan bahwa aku sedang mencari pemain support.”


“Tunggu, itu berarti kau ingin membawa pemain acak?.” Tanya Fallen Star sedikit kaget.


“Aku ikut saja kalau begitu.” Kata Fallen Star terdengar pasrah menyetujui perkataan Fire


Fire pun melakukan chat di general untuk mencari pemain yang berperan sebagai support untuknya.


“Rank -1, dibutuhkan pemain support.” Tulis Fire.


Tiba-tiba puluhan, ratusan permintaan pertemanan pun diterima oleh Fire sampai-sampai kotak permintaan pertemanannya penuh.


“Eh.. ini sih terlalu berlebihan.” Kata Daffin sembari melihat-lihat nama pemain yang meminta pertemanan dengannya.


“Apa kau mendapatkannya?.” Tanya Fallen Star.


“Iya, banyak, aku harus memilih salah satu dari mereka.” Tulis Fire.


“Bagaimana kau akan melakukannya?.” Tanya Fallen Star penasaran.


“Apa kau akan melihat profile mereka satu demi satu? Bukankah itu akan memakan waktu?.”


“Tidak, aku tidak akan melakukan itu.”


“Lalu?, Bagaimana kau akan memilih pemain yang tepat.” Tanya Fallen Star semakin penasaran.

__ADS_1


“Feeling.” Jawab Fire Singkat.


“Eh…” Kaison sedikit terkejut ketika melihat pesan tersebut dia juga sedikit kebingungan.


Di sisi lain, Daffin sibuk melakukan scroll demi scroll untuk memilih pemain yang tepat, dan akhirnya dia pun mendapatkan pemain tersebut. Pemain itu bernama Cat Claw.


“Aku akan buat room, aku sudah mendapatkannya.” Kata Fire kepada Fallen Star.


“Oh.. ok, undang aku.”


Fire pun mengundang Cat Claw dan Fallen Star ke dalam room party trio.


[Cat Claw telah memasuki room]


[Fallen Star telah memasuki room]


“Apa kita akan bermain menggunakan voice?.” Tanya Fallen Star di team chat.


“Boleh.” Kata Fire.


Fire dan Fallen Star pun mengaktifkan mic mereka, tapi mic milik Cat Claw masih bewarna abu-abu.


“Hei Cat Claw?, Apa kau tidak bisa bermain menggunakan mic?.” Tanya Fallen Star.


“Aku… bisa…, tapi sebelumnya, aku ingin mengatakan sesuatu, aku bukan pemain support murni, aku seorang midlaner.” Tulis Cat Claw di team chat.


“Tidak masalah, kau bisa bermain support kan?.” Tanya Fire kepada Cat Claw.


“Aku.. bisa, tapi aku tidak tau apakah aku bisa melakukannya dengan baik atau tidak.” Kata Cat Claw penuh keraguan akan kemampuan dirinya.


“Kau akan baik-baik saja.” Kata Fire.


Setelah melihat pesan itu Cat Claw pun mengaktifkan micnya dan bergabung dengan Fire dan Fallen Star.


“Yoo aku Fallen Star, namaku Kaison ingat baik-baik suaraku ya ha ha ha.” Kata Kaison.


“Aku Fire, namaku Daffin” Kata Daffin mengenalkan dirinya dengan singkat.


“Ha…hallo, aku Cat Claw, namaku Lulu, se… senang bertemu kalian.” Kata Lulu yang malu-malu.


“Tunggu… pemain wanita?, Aku tau gender akunnya wanita, tapi aku tidak berharap dia wanita sungguhan.” Kata Daffin dalam hati sedikit kaget ketika mendengar suara Lulu.


“Ternyata Cat Claw adalah seorang wanita.” Kata Kaison dalam hati sembari menghisap rokoknya.


“Baiklah kalau begitu, aku akan melakukan finding match.” Kata Daffin sembari mengklik tombol find a match.


Fire, Cat Claw, dan Fallen Star pun melakukan finding match dan di sana jugalah pertemuan pertama Daffin, Kaison dan Lulu di permainan King's Arena.

__ADS_1


__ADS_2