
Bamboo Illusion pun menghilang, lawan mulai bisa bergerak dengan bebas sekarang. Pertarungan untuk memperebutkan buff di hutan bagian bawah masih terjadi.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan karena sudah lepas dari belenggu skill Bamboo Illusion, Mountain Boy sekali lagi melompat ke arah Lulu yang baru level 1, ketika Lin Mei Xia ingin membantunya Go Master secara terus menerus menjatuhkan Black Stone Flight hingga meledak di area Lin Mei Xia dan Daffin berdiri.
“Aku tidak bisa mendekat, dia terus menerus melakukan zoning kepadaku.” Kata Lin Mei Xia sembari terus berusaha untuk mendekati Lulu agar dia bisa menggunakan spell Barrier miliknya. Tapi itu semua sudah terlambat.
Apa yang bisa dilakukan hero level 1 dengan gold yang sangat sedikit dan pertahanan yang sangat lemah melawan musuh yang memiliki perbedaan level dan gold pada saat awal permainan. Tidak ada. Dari pertama ini merupakan misi bunuh diri dan pertaruhan yang sangat sulit dimenangkan.
Ketika Mountain Boy berhasil membunuh White Ghost milik Lulu. Target selanjutnya adalah Mountain Breeze yang digunakan Lin Zhang Jian. Dia tidak bisa melompat sesuka hatinya dan lawannya tau benar akan hal itu.
Ebisu dengan sigap langsung masuk ke dalam semak untuk membuka vision agar teman-temannya bisa melihat dimana Lin Zhang Jian berada. Lin Zhang Jian yang saat itu mencoba untuk lari menggunakan skill Kill-nya memang berhasil mengenai Ebisu dari dalam semak dan skill Kill miliknya berhasil reset.
Dia pun menggunakan skill Kill-nya keduanya untuk menjauh dari pertempuran. Tapi, bukan berarti dia bisa lari dari sana. Setelah Lulu mati, Go Master mengganti targetnya yang sebelumnya tugasnya adalah melakukan zoning kepada Daffin dan Lin Mei Xia menjadi membunuh Lin Zhang Jian.
Ketika Wind Blade dikeluarkan dan mengenai Lin Zhang Jian, itu menghabiskan ¼ darahnya. Pertahanannya yang sangat rapuh seperti batu yang dimakan oleh lumut.
Dia berusaha terus mengelak agar Black Stone Flight tidak jatuh di tempatnya berdiri. Tapi, Go Master milik Dancing Magician seakan sudah memprediksi kemana Lin Zhang Jian akan berjalan.
Ledakan Black Stone Flight sangat menyiksa bagi Lin Zhang Jian. Dengan darah yang hanya tersisa kurang dari 20% tidak sulit untuk Demon Fox melayangkan serangan pembunuh, hanya dengan dua kali serangan dasar Demon Fox berhasil membunuh Lin Zhang Jian sekali lagi.
Ini tentu bukanlah hal baik. 4 Kill di menit-menit awal telah didapatkan oleh Demon Fox bahkan dengan gold yang Demon Fox miliki sekarang dia sudah bisa membeli item tingkat tinggi.
Item tingkat tinggi pertama yang wajib didapatkan untuk Demon Fox adalah Juzumaru.
__ADS_1
+60 serangan
+ 50% kecepatan serangan
Perish: Serangan normal memiliki tambahan (+ 4% dari max hp target) kerusakan fisik, dengan 30% kemungkinan kerusakan tambahan berubah menjadi True Damage, dengan batas 90 damage kepada target yang bukan hero.
Ini bukanlah situasi yang bagus untuk dihadapi Daffin dan Lin Mei Xia yang hanya tersisa mereka berdua melawan 4 orang sekarang. Bahkan Daffin sendiri belum mendapatkan item tingkat menengah untuk melawan mereka.
Dia hanya mempunyai 2 item tingkat dasar. Ini merupakan situasi yang tidak mungkin dimenangkan oleh mereka berdua.
“Kau larilah! Jika tidak kita berdua akan mati dan akan sulit untuk mengalahkan musuh kedepannya.” Teriak Lin Mei Xia kepada Daffin. Walaupun spell Flash dan Barrier milik Lin Mei Xia dan spell Heal milik Daffin masih belum terpakai, tapi gerakan Princess Kaguya sangatlah lambat.
Bukan hal yang sulit untuk lawannya mengejar Princess Kaguya yang bahkan belum membeli item sepatu. Benar saja, setelah mereka berhasil membunuh Lin Zhang Jian mereka mengejar Princess Kaguya yang dipakai Lin Mei Xia.
Lin Mei Xia tidak menggunakan spell Flash ataupun Barriernya, karena dia tau itu hanya akan membuang-buang spellnya sebab walaupun dia memakai spell Flash miliknya, lawannya pun masih memiliki spell Flash untuk mengejarnya.
Sadar akan hal itu Lin Mei Xia hanya mencoba berlari menjauh. Walaupun dia tau dia memang tidak akan selamat, karena itu dia berlari ke arah yang berbeda dari Daffin. Daffin berlari masuk ke dalam turret ketiga, sedangkan Lin Mei Xia mencoba berlari menuju turret kedua di lane bawah.
Demon Fox dan yang lainnya terus mengejar Lin Mei Xia dan tidak butuh waktu lama untuk membunuh Princess Kaguya, hanya dengan beberapa serangan dasar yang dilancarkan oleh Demon Fox berhasil membuat Lin Mei Xia bersatu dengan tanah dan kembali ke base.
Setelah berhasil membunuh Lin Mei Xia, mereka segera kembali ke hutan untuk mengambil buff yang tadi gagal mereka bunuh karena gangguan dari Daffin dan yang lainnya.
Membunuh buff dan monster hutan sekarang sangat mudah bagi mereka. Bahkan buff dan monster hutan bagian bawah sengaja diberikan kepada Demon Fox agar dia mendapatkan level karena sedari tadi timnya hanya melakukan pembunuhan demi pembunuhan.
__ADS_1
Pembunuhan yang dia dapatkan memang sangat baik. Dia bahkan berhasil mendapatkan item tingkat tinggi, Juzumaru. Karena 5 kill yang dia dapatkan, Tetapi sebanyak apapun kill yang didapatkan tidak akan membuat seseorang naik level karena jika seseorang ingin menaikan levelnya mereka harus membunuh creep atau monster hutan, bukan hero milik pemain lain.
Ketika hutan bawah berhasil dibabat habis, Demon Fox dengan segera mendapatkan level 3. Begitupun demikian dengan Mountain Boy, karena dia berhasil mengambil seluruh hutan bagian atas dia juga berhasil mendapatkan level 3.
Ebisu dan Go Master masih level 1, tapi itu tidak masalah bagi mereka, mereka berada dalam situasi yang menguntungkan sekarang. Walaupun Ebisu hanya level 1 untuk sekarang, tapi partnernya Demon Fox sudah mendapatkan level 3 dan item tingkat tinggi.
Go Master pun demikian, walaupun dia tidak mendapatkan exp sedikit pun dari pertempuran tadi, dia mendapatkan 5 Assist yang membuat gold miliknya dan Lulu terpaut sangat jauh sekitar 1000 gold.
Lin Zhang Jian yang seharusnya mendapatkan level 6 dengan cepat menjadi tidak berguna karena dia bahkan tidak mendapatkan satu monster hutan pun akibat invasi yang dilakukan musuhnya. Lahan gold dan exp miliknya dibabat habis, bahkan dia sama sekali tidak dapat mendapatkan exp dan gold selama 2 menit ke depan kecuali dia mengambil creep milik rekan satu timnya sendiri.
Keputusan yang sangat sulit untuk diambil, jika dia mengambil creep milik rekan satu timnya itu akan menghambat perkembangan rekan satu timnya yang lain, namun di satu sisi dia juga harus berkembang dengan lebih cepat sekarang, karena dia sudah sangat tertinggal.
“Lin Zhang Jian, kau bisa berbagi exp dan gold bersamaku.” Kata Lulu yang baru saja hidup kembali bersama Lin Zhang Jian. Lin Zhang Jian yang sedari tadi sangat pendiam seakan mulut dan lidahnya dalam keadaan lumpuh akhirnya berbicara.
“Apa tidak apa-apa? Exp dan gold yang kau dapatkan akan terbagi denganku, itu akan menghambat perkembangan level dan gold milikmu.” Ucap Lin Zhang Jian dengan penuh rasa ragu.
Lin Zhang Jian berpikir, jika dia bermain solo dan terjadi invasi seperti saat ini yang mengakibatkan perkembangannya terhambat, mungkin dia memang akan mengambil seluruh creep milik rekan satu timnya dari atas hingga bawah. Dia tidak peduli selama dia bisa berkembang dengan baik dia akan menjadi egois yang tidak memikirkan rekan satu timnya sama sekali. Namun, sekarang berbeda, mereka sedang bermain berlima, mereka diharuskan percaya satu sama lain dan tidak menghambat satu sama lain untuk mendapatkan kemenangan.
“Tidak apa-apa, kau harus segera mendapatkan level 6 kan, lagipula White Ghost tidak terlalu membutuhkan item yang banyak. Asalkan skill Soul Reap-ku mengenai mereka masih ada kemungkinan memenangkan war selanjutkan kan?”
“Baiklah jika kau sudah mengizinkan.”
Mendengar apa yang Lulu katakan, Lin Zhang Jian sangat berterima kasih, walaupun dia tidak mengatakan terima kasih itu secara langsung, tapi dia akan berterima kasih dengan caranya sendiri.
__ADS_1