
Pagi itu di kediaman rumah orang tua Andi. Tante Ani terlihat sedang menghubungi seseorang. Dari raut wajahnya yang berseri-seri nampak sekali jika beliau sedang gembira. Seseorang yang ia hubungi tak lain adalah Sinta. Calon menantu yang ingin ia jodohkan dengan putranya. Namun sempat ditolak oleh putranya lantaran ia sudah memiliki kekasih.
Tante Ani tidak menyerah begitu saja, ia tetap berusaha untuk menjodohkan putranya. Ia percaya kalau Sinta satu-satunya perempuan yang cocok berada disamping Andi. Dilihat dari latar belakang keluarga yang terpandang dan juga kedekatan antara Tante Ani dan juga orang tua Sinta membuatnya benar-benar yakin dengan rencananya.
" Hallo Sin....hari ini kamu ada waktu luang tidak? tanya tante Ani.
" Tante mau ajak kamu makan siang diluar sekalian ngobrol berdua....ucapnya.
" Gak kok Tan....nanti siang Sinta longgar. Kebetulan hari ini klinik tidak begitu ramai....ujar Sinta.
" Oke nanti tante jemput kamu ya....ucap Tante Mia kemudian menutup telponnya.
__ADS_1
Sinta adalah seorang dokter kandungan di sebuah klinik bersalin. Ia memang tergolong bidan paling muda diantara dokter yang lain. Namun dokter senior banyak yang tidak menyukai sifatnya yang angkuh dan perfeksionis. Dia lebih suka menangani pasien dari kalangan menegah ke atas. Mungkin karena dia terlahir dari keluarga berada.
*********
Tante Ani yang sudah sampai di depan klinik tempat Sinta bekerja mencoba menghubungi Sinta. Tidak berapa lama ia muncul menghampiri Tante Sinta.
" Hai tan..... maaf ya buat tante menunggu...."
" Mungkin Andi butuh waktu untuk berpikir Tan.... selama ini kan kita dekat sebagai sahabat. Tapi Sinta janji akan berusaha buat Andi mencintai Sinta.....ucapnya dengan percaya diri.
Mereka lalu tiba di sebuah restoran dan memesan makanan yang terdaftar di menu. Tante Ani begitu gembira bisa bertemu dengan Sinta.
__ADS_1
" Oh ya Tan....apa tante sudah tahu gadis yang Andi sukai hingga ia menolak Sinta? tanya Sinta.
" Iya Tante tahu Sin.... gadis itu masih sekolah SMA. Tante sungguh tidak menyangka Andi bisa suka sama gadis itu.....jawabnya.
" Apa Tante? masih sekolah ? Apa sih yang ada dipikiran Andi mau-maunya sama anak SMA.....ujar Sinta kesal.
" Tapi kamu jangan khawatir Sin..Tante tidak akan merestui hubingan mereka. Dan tante akan pastikan mereka berpisah..."
" Yang bener Tan.....makasih ya tan...Sinta sayang deh sama Tante...."
Sinta sungguh senang mendapat dukungan dari tante Ani. Dia merasa sudah berada di atas angin dan yakin bisa mendapatkan hati Andi. Cara didikan kedua orang tuanya yang selalu memanjakan dan memenuhi semua keinginannya, membuat ia menjadi wanita yang ambisius. Apapun yang ia inginkan harus ia dapatkan apapun caranya. Ia tidak peduli walau harus menggunakan tante Ani sebagai alat untuk memuluskan jalannya.
__ADS_1
Padahal kenyataannya Andi hanya menganggapnya sebagai teman dari kecil. Saat ini yang ia sayayangi hanya Devi. Ia hanya ingin selalu disamping Devi karena itu yang bisa membuat ia nyaman. Sifat Devi yang lembut, perhatian, dan rendah hati membuat Andi benar-benar jatuh hati. Bahkan bila mamanya menentang hubungan mereka berdua, ia tetap akan selalu berada di sisinya.