PACARKU IDOLAKU

PACARKU IDOLAKU
BAB 3 BERJUMPA DENGANNYA


__ADS_3

Pagi itu jam pembelajaran olahraga, pelajaran yang benar-benar menguras tenaga dan pastinya tidak aku suka. Secaraaku tuh paling males kalo harus disuruh lari,lompat jauh,volly dan apalah-apalah. Tanpa aku ketahui saat itu juga kak Andi mengirim pesan padaku.


kak Andi


 


*Kamu pulang jam berapa Dev*?


Aku lagi dibank dekat sekolahmu


*Kalo uda beres aku jemput kamu ya*?


 


“Ya Ampun......mati gue... ucapku dengan kepanikan yang tak terkontrol. Aku lihat pesan dikirim pukul 08.00 sedangkan aku baru membaca pesan itu pukul 09.30.......


“Napa Dev....ucap Ratna dan Nindy bebarengan yang terheran-heran dengan tingkahku....


“Kak Andi send message ke gue tadi pagi nanyain gue pulang jam berapa. Dia mau jemput gue, tapi gue baru baca sekarang...


“Hahhhhh......gue kira ada apaan Dev. Ya uda tinggal loe bilang aja pulang jam sekian kok repot amat sih....jawab Nindy dengan santainya....( gak tahu apa kalo eike ini panik takut kak Andi nungguin balesan dari tadi )


Me


 


*Sorry kak tadi aku lagi ada pelajaran olahraga dilapangan jadi baru bisa baca


Devi pulang pukul 10.30 kak tapi kalau kakak kelamaan gak apa\-apa kalo mau balik*


 


Kak Andi


 


*Gak apa\-apa Dev aku uda di depan sekolahmu*


\*Aku tungguin aja lagian gak ada acara juga\*


 

__ADS_1


Tak lama kemudian benar saja aku lihat ada mobil terparkir di depan sekolah. Saat kaca jendela terbuka aku lihat kak Andi berada didalam mobil itu mengenakan kaca mata hitam yang membuatnya semakin menawan.


Deg....deg hatiku berdebar seiring langkah kakiku menghampirinya. Aku pun pamit kepada teman-teman ceriwisku sambil melambaikan tangan. Tapi dari kejauhan ada sepasang mata yang melihat ke arahku. Ya dialah Bima yang tanpa aku sadari sejak tadi mengamatiku dan mengepalkan tangannya hingga ia ingin meninju tembok yang berada di depannya.


“Hai Kak...maaf ya lama nungguinnya....ucapku mengawali pembicaraan padahal jujur hatiku uda tak karuan bagai hendak berpidato didepan presiden guys.


“Gak apa Dev sekalian jemput kamu. Hari ini aku gak ada latihan....kalo kamu gak keberatan mau gak kalo kita makan siang dulu.....


“Mau....mau Kak....Devi mau kebetulan laper juga nih.....( Njirrr nih mulut ya polos amat keceplosan kan jadinya kalo lagi kelaperan. Duh malu-maluin aja loe Dev batinku )


"Kamu lucu banget sih Dev.....ucapnya sambil memasangkan sabuk pengaman ke badanku. Tanpa disengaja pipinya menempel ke pipiku.....


"Kita mau makan dimana kak? tanyaku penasaran......


"Gimana kalo kita ke CAFFE CINTA....aku lihat disitu tempatnya bagus....


"Terserah kak Andi aja deh, tapi....kak Andi kok tau CAFFEE CINTA? emangnya pernah kesitu?.....


"Belumlah Dev.....tadi kebetulan aku lewat situ jadi aku pikir kita pergi kesana aja.....ucapnya datar.


Akhirnya kita berdua sudah sampai di parkiran CAFFEE CINTA. Kak Andi memarkir mobil hitamnya dan membukakan pintu untukku. Akupun hanya tersenyum malu melihatnya.


"Kita duduk disebelah mana kak?ucapku sambil menatap kak Andi....


"Nasi goreng seafood ama jus alpukat aja Kak...jawabku masih menatap ke arah kak Andi.


"Oh ya Dev....tunggu disini ya! aku mau kesana dulu ( sambil menunjuk ke arah panggung mini ).....


"Hah....kak Andi mau ngapain?Kak Andi yakin mau kesana?tanyaku dengan sedikit ragu. Tetapi kak Andi terus melangkah ke arah panggung itu.


Hadirin sekalian saya ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk seseorang yang spesial DEVIANA PUSPITASARI. Tanpa ku sadari kak Andi menunjuk ke arah tempat dudukku. Spontan aku terperanjak kaget tak karuan.


Aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu


Aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu


Karena langkah merapuh tanpa dirimu


Oh, karena hati telah letih


Aku ingin menjadi sesuatu yang selalu bisa kau sentuh

__ADS_1


Aku ingin kau tahu bahwa 'ku selalu memujamu


Tanpamu sepinya waktu merantai hati


Oh, bayangmu seakan-akan


Kau seperti nyanyian dalam hatiku


Yang memanggil rinduku padamu


Seperti udara yang kuhela kau selalu ada


O-o-o-o-oh ...


Hanya dirimu yang bisa membuatku tenang


Tanpa dirimu aku merasa hilang


Dan sepi


Kau seperti nyanyian dalam hatiku


Yang memanggil rinduku padamu


Seperti udara yang kuhela kau selalu ada


Kau seperti nyanyian dalam hatiku


Yang memanggil rinduku padamu


Seperti udara yang ku hela kau selalu ada


Penontonpun bertepuk tangan mendengar kak Andi menyanyi. Perlahan dia menghampiri meja tempat sedari tadi aku duduk. Dia mengambil sesuatu dibalik baju bagian belakang. Dan taraaaaa setangkai mawar putih dia berikan padaku.


"Dev....mungkin aku tak pandai berkata-kata tapi aku hanya ingin kamu tahu entah sejak kapan rasa ini ada. Tapi yang jelas aku nyaman bersamamu. Kamu mau kan jadi orang yang berarti untukku......kata kak Andi kepadaku. Membuat hatiku berdebar tak menentu.


"I....iya kak..Devi mau nerima kakak..ucapku sambil menerima bunga pemberian kak Andi.


Setibanya didepan rumah, kak Andi dengan sigapnya membukakan pintu untukku. Secara tiba-tiba ia mencium keningku hingga membuat jantungku serasa mau copot.


"Met istirahat bidadariku....kata kak Andi sambil melambaikan tangan dan berlalu dari hadapanku.

__ADS_1


"Kamu ngapain bengong disitu Dev, ayo masuk!...perintah mama.


__ADS_2