PACARKU IDOLAKU

PACARKU IDOLAKU
BAB 6 KENCAN ROMANTIS


__ADS_3

Malam hari Andi menatap ke langit-langit kamar dengan sorot mata kosong penuh tanya. Bagaima bisa orang tuanya membahas perjodohan tanpa memberitahukannya sebelumnya. Apalagi perjodohan itu mengenai dirinya dan Sinta. Namun lamunan itu seketika buyar saat Roni melemparkan bantal padanya. Selain menjadi sahabat baik, Roni juga adalah teman satu kamar Andi. Mereka sudah 2 tahun menjadi sahabat sejak tergabung di klub ini. Roni yang sedari tadi mengamati tingkah laku Andi lalu bertanya penuh curiga.


"Loe napa Ndi dari tadi kayak orang linglung diem-diem bae...Loe kesambet setan dari pohon apa...ujar Roni penuh canda.


"Gila loe.....emang gue temen dedemit yang suka nimbrung di pohon..."


"Gue lagi pusing tau....masak pulang-pulang gue mau di jodohin. Padahal loe tau sendiri gue sukanya ama siapa....jawabnya.


"Jangan bilang loe uda jadiam ama cewek imut yang kapan hari nekat datang ke lapangan cuma buat nemuin loe...."


"Sapa tuh namanya...lupa gue....imbuh Roni.


"Devi....namanya Deviana puspitasari. Ya lah dia imut kan masih sekolah....jawab Andi penuh bangga.


"Whatttttt!!!!! gue gak salah denger kan. Apa telinga gue lagi konslet habis kesetrum tadi ya? loe bilang masih sekolah Ndi.....


"Gile loe ndi ternyata loe suka daun muda juga....gue kira tipe loe cewek-cewek yang seumuran dan dewasa.....ucap Roni.


" Dewasa bukan dilihat dari umur kali Ron... dia emang masih sekolah tapi selain kecantikannya, sifat polos dan kerendahan hatinya yang buat gue jatuh hati......jawab Andi sambil senyum-senyum membayangkan wajah pujaan hatinya.


Malam semakin larut hingga obrolan merekapun terhenti saat jam menunjukkan pukul 22.30. Mereka tidak mau melewatkan sepanjang malam untuk mengobrol, karena besok pagi ada sesi latihan yang harus ia jalani dengan rekan-rekannya.


******


Pagi itu Devi sudah siap berangkat menemui Andi dan memberi kabar padanya. Dibalut dengan pakaian santai dan riasan tipis membuat kecantikannya semakin natural tidak dibuat-buat.


Sesampainya di lapangan, Devi memilih duduk di barisan penonton. Ya, memang suasana lapangan tidak seramai saat pertandingan karena saat itu hanya sesi latihan pemain.

__ADS_1


Devi mengamati Andi yang sedang asyik berlatih. Matanya mengikuti setiap gerak-gerik Andi. Dalam hatinya sungguh mengagumi sosok Andi yang penuh kharismatik saat di lapangan.


Saat sesi latihan usai, Andi meminta izin kepada pelatihnya untuk tidak ikut pulang dengan rekan-rekannya. Ia memilih untuk pergi dengan Devi karena hari ini Devi sedang libur sekolah.


"Kamu kenapa Dev menatapku seperti itu kamu kagum ya dengan ketampanan pacarmu ini....ucap Andi.


"Hmmmm....baru dilihatin gitu aja uda GE'ER nih kak Andi...Devi cuma kagum aja tiap lihat kak Andi main bola....


"Oh ya...kak Andi mau mandi dan ganti baju dulu apa mau langsung kita pergi?...."


"Aku mandi dulu aja Dev gerah nih..kamu gak apa-apa kan nunggu sebentar....ucap Andi.


"Siap bos.....aku tunggu sini ya kak. Tapi jangan lama-lama ya! kalo ada yang nyulik Devi gimana? serem tau...."


"Iya cuma sebentar aja sayang....gak lama kok. Mana mungkin aku bisa ninggalin kamu lama-lama...ucap Andi sambil mencubit pipi Devi.


******


"Kalo kamu takut....peluk yang erat Dev....teriak Andi.


"Ih....kak Andi sengaja ya ngerjain Devi. Modus nih ceritanya...imbuh Devi.


"Tapi kamu suka kan? peluk erat ya aku mau ngebut nih...."


Akhirnya mereka sampai digedung bioskop. Andi memang tidak memberitahu Devi jika ia ingin mengajaknya ke tempat itu. Dia pernah mendengar Devi berkata kalau dia ingin menonton film.


Teman-teman Devi memang beberapa hari lalu mengajaknya untuk menonton bersama. Namun Devi menolak secara halus karena ia tidak mau menjadi kambing congek diantara sahabatnya yang menggandeng pasangan masing-masing.

__ADS_1


Devi memang tidak pernah menuntut Andi untuk selalu ada waktu bersamanya. Karena ia tahu sebelum bersamanya Andi sudah menjadi pemain bola yang super sibuk. Dan Devi memahami hal itu.


"Kak kita beli pop corn dulu yuk....ajak Devi. Andipun mengiyakan dan menggandeng tangan pujaan hatinya tanpa sedikitpun melepasnya.


"Dev...kamu kok pesan cuma satu? tanya Andi


"Aku sengaja kak....biar kita bisa berbagi pop corn lebih romantis kan...."


Sejenak mereka memandang ke sekitarnya. Tiba-tiba beberapa wanita menghampiri Andi hingga tangan Andi terlepas dari tangan Devi. Para wanita itu berebut untuk berfoto bersama Andi dan sesekali mereka bergelayut manja dilengannya.


Devi yang melihat hal itu nampak kesal. Tanpa disadarai ia pergi meninggalkan Andi. Andi yang mengetahui hal itu langsung mengejar Devi dan menariknya untuk segera masuk ke ruang pemutaran film.


Andi dan Devi duduk tanpa mengucapkan sepatah katapun. Andi yang menyadari perubahan sikap gadis yang ia sayangi tiba-tiba menggenggam erat tangan Devi.


"Sebanyak apapun gadis yang mengejarku....seberapa keras mereka berusaha menggodaku. Aku tidak akan berpaling darimu Dev. Orang yang aku sayangi hanya satu....dan itu hanya kamu....ucap Andi dan mengecup lembut kepala Devi.


"Maafin aku ya kak, aku uda meragukanmu...." ucap Devi dengan mata yang berkaca-kaca.


.


.


.


.


.

__ADS_1


. Jangan lupa like ya readers.....by the way kita semua pasti pernah merasakan yang namanya cinta pertama. Bisa diumpamakan si Andi ini adalah cinta pertama Devi.


__ADS_2