PACARKU IDOLAKU

PACARKU IDOLAKU
BAB 30 PANGGILAN SAYANG


__ADS_3

Acara pertunangan Devi dan Andi berjalan dengan lancar walaupun kedatangan Sinta di tengah-tengah acara membuat para tamu terkejut. Namun Devi menerimanya dengan tangan terbuka. Sungguh banyak orang mengagumi sifat Devi yang begitu baik.


Andi sangat bahagia karena akhirnya perjuangan cintanya dengan Devi bisa terbalas dengan sesuatu yang indah. Gadis yang berdiri di sampingnya adalah alasan bagi dia untuk tetap bertahan.


Para undangan satu per satu berpamitan untuk pulang. Hanya tinggal Andi dan keluarga keduanya. Andi mengajak Devi ke taman belakang. Mereka duduk berdua memandangi bintang.


"Sayang. Terima kasih karena kamu tetap bertahan untuk aku. Terima kasih juga kamu tidak pernah melupakan aku sedetikpun." ujar Andi sambil melirik Devi.


"Iya kak sama-sama. Devi bukan type orang yang dengan mudah melupakan seseorang yang hadir dalam hidup Devi. Terlebih orang itu sudah beri Devi cinta yang begitu besar." jawabnya matanya berkaca-kaca ketika mengucapkan kata itu.


"Tapi ada satu hal yang selalu ingin aku tanyakan." ucap Andi sambil mencubit pipi Devi.


"Ih...kak Andi kok main cubit-cubit segala sakit tahu. Emang mau tanya apa sih?" tanya Devi dengan nada manja.


"Dari awal kita pacaran sampai sekarang kamu belum pernah loh manggil aku dengan kata sayang. Kamu selalu manggil aku dengan sebutan kak. Kenapa hayo?" tanya Andi kembali.


"Emmmm....kenapa ya?" ucap Devi sambil pura-pura berpikir.

__ADS_1


"Ayo jawab jujur kalau gak jawab aku cubit lagi nih pipimu." ujar Andi yang sedikit kesal karena ulah Devi.


"Iya aku jawab. Aku cuma belum terbiasa manggil sayang." ucap Devi sambil tersenyum malu.


"Tapi aku pengen loh denger kamu bilang kata itu...."


"Isshhhh. Emang harus ya manggil kata itu." kata Devi sambil menggoda Andi lagi.


"Ya dong sayang. Kalau kamu gak mau manggil sayang boleh panggil lain. Cinta, honey, sweety atau lain deh." kata Andi.


"Oke deh aku panggilnya honey aja gimana?" tanya Devi.


"Kak...eh honey uda malam banget kita masuk yuk. Kamu kan juga harus pulang kasihan om dan tante nungguin kamu." seru Devi.


******


Esok hari Devi menelpon Andi namun panggilannya belum juga ada jawaban hingga beberapa kali baru panggilannya ada jawaban dari kekasihnya itu.

__ADS_1


"Kamu kok gak angkat telpon aku honey?" kata Devi. Namun Andi hanya tertawa mendengar ocehan Devi


"Kok ketawa sih nyebelin deh...."


"Baru denger aku pacarku panggil aku honey. Bisa romantis juga ternyata." jawab Andi. Devi yang mendengar perkataan Andi tersipu malu dibuatnya.


"Kan semalam kamu yang minta. Ya daripada pacar aku nangis gara-gara gak dipanggil gitu makanya aku sekarang jadi panggil itu. Kalau gak suka ya uda aku ganti aja panggil kak lagi." goda Devi.


"Eh jangan dong sayang. Aku suka kok jangan diganti ya!"


"Kamu kenapa pagi-pagi uda telpon aku sih sayang?" tanya Andi.


"Ada waktu gak hari ini? Aku pengen jalan-jalan suntuk dirumah terus." ucap Devi sambil merayu Andi.


"Siap tuan putri. Hamba akan antar tuan putri kemanapun tuan putri ingin pergi. Tapi tunggu 1 jam lagi ya. Aku belum mandi sayang." kata Andi.


"Dasar jorok deh. Jam segini belum mandi. Ya udah aku tunggu. See you!"

__ADS_1


Devi menutup panggilannya. Dia juga mulai bersiap-siap.


__ADS_2