PACARKU IDOLAKU

PACARKU IDOLAKU
BAB 32 AKU SELALU MENDUKUNGMU


__ADS_3

"Kamu belum menjawab pertanyaanku, Dev?" tanya Andi sambil mengejar Devi.


"Iya deh aku jawab. Sebenarnya aku mengagumi kamu sejak sebelum kita ketemu. Aku juga gak tahu kenapa tiba-tiba aku bisa suka nonton acara bola. Yang pasti sejak aku lihat kamu disorot kamera sejak saat itu aku jadi seneng nonton bola apalagi kalau tim kamu yang main honey." jawab Devi sambil mengatur nafas karena kelelahan berlari.


"Lanjutin dong sayang ceritanya!" seru Andi.


"Yang pasti saat aku dapat nomer kamu aku takut untuk hubungi. Tapi jika aku tidak hubungi kamu percuma dong punya nomer kamu." ucap Devi sambil tertawa.


"Dan ternyata pesanku berbalas oleh kamu, beb." imbuh Devi.


"Awalnya aku kira pemain bola itu playboy terus pasti juga gak mungkinlah kamu suka sama aku secara penggemarmu banyak yang lebih cantik dari aku. Ternyata setelah kita dekat aku jadi lebih tahu kepribadianmu. Itulah yang membuat aku jatuh cinta sama kamu, beb." ujar Devi.


"Aku juga sayang banget sama kamu Dev." kata Andi.


Hari itu mereka menikmati senja sepuasnya. Suasana pantai juga menambah suasana romantis bagi mereka.


"Sudah mulai malam kita pulang yuk sayang!" ajak Andi sembari menggenggam tangan Devi.


"Iya ayo." jawab Devi sambil bersedekap karena kedinginan oleh angin laut.


"Kamu pakai jaket aku aja. Sepertinya kamu kedinginan lihat tuh tangan kamu sampai dingin gitu...."


"Tapi kamu bagaimana honey kalau jaketnya aku pakai?" tanya Devi.


"Aku sudah biasa bukannya dulu aku pernah di Belanda saat musim dingin." kilah Andi supaya Devi mau memakai jaketnya.

__ADS_1


"Oke deh aku pakai ya. Terima kasih honey." ucap Devi sambil mencium pipi Andi. Andi yang mendapat ciuman di pipinya terkejut dan mengelus-elus pipinya.


"Kamu mulai usil ya. Sini aku cubit pipi kamu." kata Andi yang mengikuti langkah Devi yang dipercepat.


"Kalau bisa ayo sini kejar." kata Devi yang mulai menjahili Andi.


Merekapun berlarian hingga menuju mobil. Mereka segera kembali ke rumah karena hari sudah mulai gelap. Di tengah perjalanan Andi mengatakan sesuatu pada Devi.


"Sayang...lusa aku sudah mulai aktif main bola lagi. Kamu tidak apa-apakan kalau kita jarang ketemu lagi." kata Andi.


"Kenapa baru bilang sekarang?" tanya Devi.


"Aku gak mau ganggu suasana hati kamu tadi. Apalagi tadi kan kita mau senang-senang. Kalau aku cerita saat itu pasti suasana hati kamu langsung berubah." ucap Andi.


"Tapi kamu janji ya gak akan marah kalau aku bilang aku akan pindam ke klub lain yang lebih jauh dari klub aku yang kemarin." ucap Andi lirih.


"Apa? pindah klub memangnya mau pindah kemana?" tanya Devi.


"Aku mau ke klub di kota K sayang." ujarnya


"Tapi itu kan lebih jauh jaraknya beb...."


"Iya sayang tapi aku akan tetap main kesini ketemu kamu kalau lagi off day." kata Andi.


"Tapi kenapa harus pindah? apa coba alasannya?" tanya Devi sambil melirik Andi.

__ADS_1


"Klub lama aku uda dapat pengganti aku sayang. Jadi gak mungkin aku kembali kesana. Aku harus cari klub lain. Aku juga gak mau jauh dari kamu tapi ini udah jadi kerjaan aku...."


"Iya aku tahu. Aku ngerti kok dan aku cuma bisa dukung apapun keputusan kamu. Tapi kamu janji ya gak boleh macem-macem. Awas aja kalau macem-macem disana." ancam Devi.


"Ya enggaklah sayang kan disini aku uda punya cewek cantik dan baik hati seperti kamu mana mungkin aku cari yang lain...."


"Aih uda pintar gombal nih ceritanya." ujar Devi.


"Gak apa-apa kalau sama pacar sendiri." kata Andi.


"Ya sudah aku gak apa-apa kok kalau memang harus seperti itu. Lagipula kita juga bisa dekat karena sepak bola. Aku juga masih bisa lihat kamu tanding di televisi." ujar Devi


Andi merasa lega mendengar perkataan Devi. Awalnya ia ragu menceritakan hal itu, ia takut Devi tidak akan setuju dengan keputusannya. Tapi ternyata ia salah, Devi justru mendukungnya tanpa memberi beban pada Andi.


.


.


.


.


.


. Sorry baru bisa upload kelanjutan ceritanya. Sebelumnya author ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi kalian yang menjalankan. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

__ADS_1


__ADS_2