PACARKU IDOLAKU

PACARKU IDOLAKU
BAB 5 PERJODOHAN


__ADS_3

Aku terdiam dikeheningan dan menatap wajah kak Andi yang sedang fokus menyetir mobil tanpa mengucap satu katapun kepadaku. Akupun takut untuk memulai percakapan karena aku tahu dia pasti sedang kesal. Ditengah perjalanan pulang tiba-tiba kak Andi menghentikan mobilnya.


Cittttttt


"Kamu kenapa kak, dari tadi diemin Devi. Kalo devi salah....devi minta maaf....ucapku memulai obrolan dengan nada getir.


"Aku gak suka Dev kamu dekat-dekat dengan cowok itu, apalagi main peluk-peluk kamu sembarangan....jawabnya sambil memukul stir mobil dihadapannya.


"Emmmm.....kak Andi cemburu ya. Ya ampun kak aku tuh gak ada hubungan apa-apa sama dia. Oke dia emang ngejar-ngejar aku tapi aku gak punya perasaan apapun..."


"Tapi aku gak mau Dev kamu bersama dengan cowok lain. Aku bisa gila kalo lihat kamu kayak tadi. Janji ya Dev jangan dekat-dekat cowok lain selain aku.... ucap kak Andi. Dan aku melihat wajahnya merah padam menahan emosi.


"Kak Andi lucu deh kalo lagi cemburu gitu...."


"Oh ya kak...kak Andi kok gak bilang-bilang kalo uda balik. Gimana pertandingannya kak?....ucapku mengalihkan pembicaraan.


Tanpa aku sadari tiba-tiba ia menggenggam tanganku dan mendaratkan bibirnya lalu menciumku. Aku yang terperangah tidak bisa menolaknya. Sekujur tubuhku seakan mematung tak bisa digerakkan. Ini pertama kalinya aku dicium cowok. Badanku gemetar tak bisa bernafas. Setelah itu kak Andi melanjukan mobilnya kembali dan aku tentunya masih diam mematung membayangkan hal tadi. Ini seperti mimpi tapi bener-bener nyata.


*******


"Kamu uda pulang Dev? tadi mama dengar ada suara mobil. Emang kamu tadi dianter siapa? tanya mamaku penuh selidik.


"Emmmmmm.....anu ma....tadi devi dianter kak Andi.....jawabku dengan nada getir.


"Andi siapa? kok mama gak pernah dengar..."


"Ituloh pemain bola idolanya Devi yang sekarang jadi pacarnya mbak......terdengar suara tanteku dari ruang tengah.


"Bener yang dikatakan Tante Mia tadi Dev?.....kata mamaku penasaran. Ya aku memanng belum cerita apapun tentang kak Andi.


"I....iya ma maaf sebenernya Devi lagi deket sama kak Andi. Dia salah satu pemain bola dari team jagoannya papa....jawabku


"Devi gak cerita biar papa gak heboh ma...secara papa orangnya keppo banget apalagi kalo tau pacar anaknya dari team favorit dia bisa kalap papa ma minta dikenalin....ucapku mencari alasan.

__ADS_1


"Kok bisa kamu kenal sama dia Dev kan dia pemain bola lah kamu anak SMA....


"Tanya aja tuh ma sama tante Mia dan om Fachri ceritanya biar jelas....jawabku sambil berlalu.


Benar saja saat aku tinggalkan, aku lihat mereka asyik bicarakan soal kak Andi. Ditambah lagi tiba-tiba papa yang baru datang dari kantor ikut nimbrung tertawa terkekeh-kekeh.


Ditempat lain kak Andi mendapat telpon dari mamanya. Mamanya meminta kak Andi untuk pulang saat hari libur karena merindukannya. Ya sudah hampir 4 bulan kak Andi tidak pulang ke rumah orang tuanya karena disibukkan dengan latihan untuk persiapan pertandingan. Mengingat rumahnya yang berada diluar kota jadi kak Andi harus tinggal di wisma pemain.


"Ndi kamu bisa kan minggu besok pulang ke rumah? Mama kangen ndi...."


"Kamu kan anak satu-satunya mama. Apa kamu gak kasihan sama mama dan papa....tambah Tante Ani (mamanya kak Andi)


"Ya ma....minggu besok Andi kesana tapi andi gak bisa nginep ya karena senin ada latihan....


Tante Ani tampak sumringah mendengar jawaban kak Andi. Dia berencana ingin mengenalkan putranya dengan Sinta putri dari sahabatnya.


Sinta dan Andi berteman sejak kecil karena memang orang tua mereka sudah saling kenal. Namun kak Andi tidak mengetahui niat Tante Ani.


Tante Ani langsung menghubungi Sinta untuk datang hari minggu esok. Sintapun mengiyakan tawaran Tante Ani, secara Sinta srjak dulu memang menyukai kak Andi. Hanya ia takut untuk mengutarakan isi hatinya.


Minggu itu.. Andi langsung bersiap menuju rumah orang tuanya. Sebelumnya ia sudah memberitahu Devi jika ia akan ke Surabaya menemui orang tuanya.


"Assalammualaikum...ma..."


"Waalaikumsalam Ndi. Akhirnya kamu datang juga...."


"Iya ma..maaf ya ma, Andi baru bisa kesini..."


"Oh ya Ndi coba tebak ada siapa?...kata Tante Ani sambil menggandeng tangan Sinta.


"Ada kamu juga toh Sin. Uda lama ya gak ketemu. Apa kabarmu? kata kak Andi.


"Baik Ndi...kamu sendiri gimana disana? tanya Sinta.

__ADS_1


"Ya seperti biasa Sin sibuk latihan terus maklum pemain bola....jawab kak Andi


Tante Ani kemudian mengajak kak Andi dan Sinta makan bersama. Sungguh terkejutnya kak Andi saat Tante Ani mengutarakan maksudnya untuk menjodohkan kak Andi dengan Sinta.


"Uhukuhukkkk....apa Andi gak salah dengar ma?...


"Andi anggap Sinta itu cuma teman ma gak lebih...lagipula Andi sudah punya pilihan sendiri ma....."


Mendengar jawaban Andi membuat Sinta kecewa dan langsung berlari meninggalkan rumah orang tua Andi. Sinta menangis sejadi-jadinya. Ia sangat berharap Andi mau menerima perjodohan itu.


"Andi!!!!! gak seharusnya kamu berkata seperti itu.....teriak Tante Ani.


"Ma...aku ini uda besar. Aku bisa nentukan jalan hidupku sendiri. Aku harap mama mengerti....ucap kak Andi penuh harap.


"Siapa perempuan pilihanmu itu Ndi?..tanya Tante Ani.


"Dia Devi ma...siswi kelas 3 SMA....ujar kak Andi.


"Apa???????? apa mama gak salah dengar Ndi. Kamu pacaran sama anak SMA. Dimana otak kamu sih Ndi...."


"Ma..walaupun dia anak SMA tapi dia anak yang baik dan mandiri...."


Setelah perdebatan itu kak Andi berniat kembali ke wisma pemain. Ia pun berpamitan dengan mamanya. Saat itu papa kak Andi sedang berada diluar kota jadi ia tidak bisa bertemu dengan Om Irwan papanya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Hai readers ini karya pertama author. Mohon dukungannya supaya lebih semangat lagi untuk terus menulis kelanjutannya.


__ADS_2