Padamu, Kulabuhkan Hatiku

Padamu, Kulabuhkan Hatiku
Part 2. Kepergian Mbok


__ADS_3

Sontak Nayla berlari ketengah jalan menuju gadis kecil yang terkejut melihat mobil truk yang datang tiba-tiba meneuju arahnya. Nayla memeluk gadis kecil itu dengan erat dia tidak tau bebuat apa, ia hanya pasrah apa yang akan terjadi, ia hanya berusaha melindungi gadis kecil itu yang di perkirakan usianya lima tahunan. Nayla merasa ada yang mendorong tubuhnya dengan keras, membuat dia berguling ia merasakan semua lengannya tergores jalan raya dan bahu kirinya terasa sakit karena tertumpu tubunya dan ia masih memeluk erat gadis kecil itu. Decitan rem mobil dan teriakan semua orang sekitar masih terdengar di telinga Nayla, sampai ia merasa kepalanya membentur sesuatu dan ia merasakan dingin dan gelap.


    Nayla membuka matanya ia merasakan nyeri bahu kirinya, dan perih di sepanjang lengannya. Dia melihat sekeliling dia baru sadar kalau ia di Rumah Sakit, tetapi Dia tidak melihat mbok Darmi dan ayahnya.


"apa mbok dan ayah tidak tau aku disini" batin Nayla. Nayla melihat ada perawat menghampirinya ya Nayla.


" Saya dimana suster" Nayla bertanya


" anda di Rumah Sakit Daerah" jawab suster


" mana orang tua saya sus ".


Belum sempat suster menjawab Rudi Hernawan datang menghampiri dan memeluk Nayla.


" ayah, mana Mbok…? kenapa mbok tidak menjenguk Nay juga...?"


mendengar pertanyaan anaknya ayahnya menangis sambil memeluk putri kesayangannya itu.


" sayang… bagaimana keadaan kamu…?"


" Nay baik ayah, cuma bahu Nay sedikit sakit, dan lengan Nay terasa perih tapi sudah baikan, ayah Nay mau pulang boleh kan...?" Nayla menunjuk bahu kiri dan mengangkat kedua tangan menunjukan lecet di lengannya


" kepala kamu pusing gak sayang...?"


Nayla meraba keningnya ia baru merasa kalau ada perban di keningnya


" tidak ayah, ini gak sakit…"


" Ayah tanya suster apa kamu sudah boleh pulang atau belum "


" ya yah"


"ayah dimana mbok"

__ADS_1


" Nanti kita akan pulang bersama sayang"


"hmmm, ya yah…"


    Rudi meninggalkan Nayla dan mempersiapkan kepulang Nayla dan Mbok Darmi.


Flashback on


    Nayla berlari ketengah jalan dan memeluk gadis kecil, Mbok Darmi terkejut melihat Nayla yang berlari ketengah jalan. Mbok Darmi ikut berlari ketengah jalan dan mendorong dengan kuat Nayla dan gadis kecil itu. Disaat bersamaan truk yang sudah tidak bisa mengendalikan lajunya menabrak Mbok Darmi dan berhenti menbrak lampu jalan. Semua yang melihat menjadi histeris, Mbok Darmi meninggal di jalan menuju Rumah Sakit. Nayla yang masih pingsan juga dirujuk kerumah Sakit.


    Anak kecil yang ditolong Nayla selamat, tetapi dia melihat kejadian kecelakaan tersebut melihat Nayla yang terluka menyelamatkannya dan melihat Mbok Darmi yang bersimbah darah tertabrak mobil, mebuat anak kecil itu histeris dan mengalami sesak nafas, dan pingsan. Anak kecil tersebut di bawa langsung oleh  ibu yang ada di mobil.


    Ibu dari anak kecil tersebut menyuruh Assistennya untuk menghantar Nayla dan Mbok Darmi kerumah sakit, dan mengurus semua keperluan dan biaya Rumah Sakit mereka berdua, sebagai bentuk terima kasihnya karena telah menyelamatkan putri kecilnya.


Flashback 0ff


    Semua keperluan biaya Nayla dan jenazah Mbok Darmi sudah diurus oleh assisten ibu dari anak kecil itu. Assisten itu memperkenakan diri pada ayah Nayla bernama Tomi bahwa dia akan bertanggung jawab atas semua biaya dan pengurusan jenazah sampai pemakaman. Rudi yang tidak bisa berpikir karena ini kejadian mendadak hanya menyerhkan kepada Tomi semuanya.


    Rudi kembali menemui Nayla


" Ayah Mbok mana…?"


Rudi kembali menangis, dia bingung harus bagaimana mengatakannya


" sayang, kamu harus iklas ya ". Rudi mengatakan sambil menangis dan memeluk anaknya


Nayla merasă ada yang tidak beres


" apa Maksud ayah...?"


" Mbok sekarang sudah pergi meninggalkan kita…, kita pulang untuk menghantarkan mbok ke peristirahatan terakhirnya..."


mendengar perkataan ayahnya Nayla tidak percaya. " Ayah bohongkan…?'

__ADS_1


Rudi hanya bisa menggeleng. Tangisan Pilu Nayla pecah.


" katakan dimana Mbok … ayah "


Nayla turun dari kasur perawatannya dan berlari seperti orang gila mencari keberadaan mboknya. Melihat Nayla yang sangat terpukul membuat kesedihan Rudi lebih dalam.


Melihat Nayla yang berlari kesana kemari mencari Mboknya, Tomi mengambil inisiatif untuk menarik Nayla. Nayla yang tidak mengenal Tomi hanya diam saja.


" Mari saya antarkan..." Tomi berkata pada Nayla setelah ia menarik Nayla yang seperti orang gila mencari Mbok nya. Mbok Darmi yang sudah disiapkan untuk masuk ke Ambulans dan di bawa pulang, hanya menunggu Nayla lagi untuk di bawa pulang.


" Ini , Mbok Darmi…" Tomi membukakan penutup kain Mbok Darmi


    Nayla yang awalnya tidak Percaya dan kemudian ia mengangis histeris dan pingsan. Rudi yang baru tiba terengah engah mengejar anaknya berlari dengan cepat langsung menangkap Nayla.


Jenazah Mbok Darmi langsung dibawa pulang dengan Ambulans dan Nayla dan Rudi di mobil Tomi. Tetangga dirumah sudah menunggu dan menyiapkan keperluan untuk pemakaman Mbok Darmi


    Nayla yang tadinya pingsan kini terbangun sudah dikamarnya, ia sadar kemudian ia teringat akan mboknya, ia keluar kamar dan mendekat ke jenazah Mbok Darmi memeluk dan menciumnya. Semua yang melihat menangis terharu, karena mereka tau Mbok Darmi bukan sekedar nenek bagi Nayla ia juga seperti Ibu karena Mbok Darmi lah yang mengasuh Nayla dari ibunya meninggal.


    Gundukan Tanah merah yang penuh dengan bunga, makam disebelah ibu Nayla, Orang- orang sudah pergi meningalkan makam tersebut, hanya tinggal Nayla, Rudi dan kedua sahabatnya Vica dan Aan.


"Nay, Ayo kita pulang sayang, hari sudah sore…" Rudi membujuk anaknya untuk pulang kerumah


" Sebentar ayah, Nay hanya mau mememani mbok sebentar lagi" Air mata belum kering di pipi Nay


" Ayah duluan nanti Nay pulang menyusul "


Rudi akhirnya meninggalkan Nayla dan kedua sahabatnya itu.


kedua sahabatnya mengerti akan kesedihan Nayla, mereka akan mememani Nayla sampai Nayla memutuskan sendiri akan pulang.


    Kejadian Hari ini tidak ada yang luput dari perhatian Tomi dan tentu akan menjadi laporannya kepada nyonya tentang malaikat penyelamat nona kecilnya. Ya nona kecil yang diselamatkan oleh Nayla cucu dari Surya Nugraha pengusaha sukses ternama di Indonesia.


****

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2