Padamu, Kulabuhkan Hatiku

Padamu, Kulabuhkan Hatiku
Part 4. Keinginan Anita


__ADS_3

    Nayla sudah kembali ke sekolah semester ini Nay harus menyiapakan diri untuk menghadapi ujian kelulusan SMA nya. Walaupun hatinya masih sedih Nay sudah bisa sedikit tersenyum bersama teman-temannya. Nayla sudah kembali beraktifitas seperti sedia kala.


    Hari ini di kelas teman-teman Nay sudah mulai membicarakan rencana kuliah mereka, ada juga yang berencana mendaftar melalui jalur prestasi, tetapi tidak dengan Vica dan Aan mereka hanya diam tidak ikut berkomentar rencana mereka bertiga ingin kuliah bersama mungkin tidak bisa terwujud. Rudi meminta Vica dan Aan untuk membujuk Nay karena Nay mengatakan pada Ayahnya bahwa ia tidak akan kuliah, ia ingin dirumah menemani ayahnya. Aan dan Vica sudah membujuk Nay tetapi Nayla sudah mengambil keputusan untuk tidak kuliah dulu.


    Beberapa bulan kemudian Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir sekolah sudah dilaksanakan, mereka tinggal menuggu pengumuman kelulusan lagi. Nayla dan kedua sahabatnya lagi asyik menonton drama korea di kamar Nayla mereka lagi nonton drakor yang menceritakan seorang CEO yang jatuh cinta dengan bawahannya. Mengingat itu Vica dan Aan teringat keinginan Nayla yang ingin kerja di perusahaan besar dan CEO masih muda dan tampan seperti Oppa korea, mereka ingin menggoda Nayla.


" Nay, beneran belum mau kuliah..., nanti aku yang kerja di perusahaan Oppa nya aku yang sikat loh "


" hahaha" Nayla tertawa mendengar ucapan Aan


" benar Nay " Vica ikut menimpali


" Iya kali kalau CEO nya masih single, muda dan tampan, kalu udah tua beranak tiga, habis loe.. di sikat bini tua "


" hahaha " mereka bertiga  tertawa


" Nay, aku serius ".. Aan memasang muka kesal


" Kalian berdua udah tau alasannya kan "


" Nay, om Rudi akan sedih jika itu alasnnya kamu tidak melanjutkan kuliah " ucap Vicapura

__ADS_1


Nayla menarik napas dalam " ya aku tahu itu, mungkin nanti aku pikirkan lagi sesudah pengumuman kelulusan "


mendengar jawaban Nayla, Aan dan Vica memeluk Nayla


" Benarkah... kami harap kamu berubah pikiran Nay " Ucap Aan dan agukkan oleh Vica


" ah sudahlah, ayo kita nonton lagi" ketiga tersenyum dan melanjutkan menonton drama Korea nya lagi.


***


    Di Singapura Qila sudah menunjukan perubahan kinerja jantungnya sudah mulai membaik, tetapi masih harus dalam pantauan dokter. Qila sudah boleh keluar dari Rumah Sakit, tetapi seminggu dua kali ia harus tetap melakukan kontrol kinerja jantungnya. Setelah melewati banyak terapi Qila menunjukan perubahan, Anita bersyukur Qila tidak sampai harus melakukan penghapusan memori untuk membuat dia melupakan kejadian itu. Anita tau putrinya itu anak yang kuat.


    Anita melihat Qila yang tersenyum bermain boneka dengan pengasuhnya dengan riang dan penuh tawa. Setiap melihat anaknya Anita selalu teringat akan gadis remaja yang dikirim Tuhan Menyelamatkan putrinya walapun ia harus kehilangan neneknya. Menurut anita keluarganya adalah keluarga yang baik mereka menerima kejadian ini adalah takdir. Anita ingin menemui gadis itu jika nanti Qila sudah sembuh total dan ia pulang ke Indonesia. Anita ingin mengucapkan terimakasih secara langsung dan Ia ingin meminta gadis itu untuk menjadi adik angkatnya.


" mbak, mbak..mbak..." Azka mengibaskan tangan nya di depan kakaknya


Anita yang tidak tau Azka datang sedikit terkejut


" sudah lama nyampenya Ka.."


" mbak memikirkan apa... kok melamun...?"

__ADS_1


" nggak, mbak melihat Qila ceria seperti itu mbak teringat degan gadis itu, bagaimana keadaannya...?"


Azka menarik napas ia melihat ponakannya itu terbesit rasa terimakasih yang dalam untuk gadis berani itu, sebenarnya dilubuk hati Azka rasanya ia juga ingin bertemu dan mengucapakn terima kasih secara langsung.


" Nanti pulang Ke Jakarta Azka akan menemuinya kak.."


" benarkah...?, kapan pulang ke Jakartanya...?"


" nanti Azka lihat jadwal dulu mbak..." Azka pun beranjak menuju tempat Qila bermain.


" Uncle..." Qila memeluk Azka


" Princess, belum bobo' siang..."


" sebentar lagi, Uncle temanin Qila main sebentar ya...."


Azka pun menemani Qila bermain sebelum Anita membawanya kekamar untuk tidur siang. Azka selalu pulang ke Apartemen kakanya ketika makan siang, karena kalau malam Qila sudah tidur di saat Azka pulang kerja.


****


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2