
Pintu terbuka Lisa dan Alfarabi masuk mereka melihat Qila mengobrol sambil duduk dipangkuan Nayla,
“ Qila “ Lisa memanggil cucunya
“ Nayla “ Abi juga memanggil Nay
Nay dan Qila menoleh
“ Qila sayang, kenapa duduk di pangkuan tante kayak gitu, princess oma kan udah gede .”
Lisa sedikit heran karena Lisa sangat tau kalau Qila tidak suka berbicara dengan orang asing dan lebih tertutup kecuali dengan keluarganya saja. Qila berdiri mendekat disebelah neneknya dan Nayla juga berdiri untuk
menyapa nenek Qila,
“ Hallo…”
Melihat kebingunan Nayla Abi langsung berkata “ Perkenalkan ini tante saya “
“ Hallo tante, saya Nayla “
“ Hai, Nay, kamu cantik sekali “ Lisa yang sudah banyak ketemu berbagai macam orang ia bisa menilai orang pada pandangan pertama, Ia melihat Nayla anak yang baik dan tulus
“ Aduh jadi malu, terima kasih pujiannya tante “
“ Jadi tante cantik namanya Tante Nayla..?”
Abi dan Lisa saling memandang ternya walaupun Qila sudah mengobrol dipangkuan Nay mereka belum saling kenal.
“ Hai princess nya om, princess-nya om Abi udah kenal sama tante cantik ?”
“ Tante temannya om Abi…?” Qila balik bertanya
“ Iya sayang , tante Nayla temannya om Abi “
“ Tante cantik Cuma temannya om Abi kan ?”
Pertanyaan Qila membuat ketiga orang dewasa itu saling pandang
“ Iya sayang, tante Cuma teman sama om Abi “
Mendengar Nayla harus menegaskan hubungannya hanya dengan anak kecil membuat sedikit rasa sakit di hati Abi.
“ Qila tante sama om cocok nggak ?” Abi menggoda Nay
“ Nggak “
Ketiganya kembali tersenyum
“ Qila , Om Abi ganteng, tante Nay cantik kan cocok “ ucap Lisa
“ Nggak oma , nggak cocok, tante cantik itu cocoknya dengan Uncle Charming “
Nayla bingung menengar jawaban Qila sementara Lisa dan Abi tertawa mendengar jawaban Qila, yang mereka tau Azka sangat dingin dengan perempuan sampai ibunya putus asa untuk bicara dengannya, dan Alfarabi terlalu pemilih terhadap perempuan yang akan dikencaninya, tetapi Abi orangnya hangat dan mudah
tersenyum, berbeda dengan azka di hanya hangat bersama ponakannya dan keluarga saja.
“ Qila udah selesai sayang ?, kalau sudah kita akan pulang ”
Lisa merasa harus segera menyelesaikan perdebatan antara Qila dan Abi
__ADS_1
“ Sudah Oma “
“ Abi, kapan-kapan ajak Nay main kerumah “
Nayla yang merasa kalau Lisa menduga ia punya hubungan dengan Abi, ia merasa harus meluruskan salah sangka ini .
“ Saya sama Pak Abi Cuma teman, saya hanya sekretaris Pak Abi tante “
Mendengar jawaban Nayla membuat Abi mendengus kesal, perubahan wajah Abi terlihat jelas dimata Lisa
“ Baiklah Abi dan Nayla tante duluan ya “, sebelum berlaluLisa membisik sesuatu di telinga Abi “ Usaha lebih keras “
***
Di kediaman Nugraha disaat makan malam keluarga Lisa bercerita kepada Anita, bertemu dengan Abi
yang membawa sekretarisnya ke butik dan juga menceritakan tentang Qila yang sudah dekat bahkan duduk di pangkuan Nayla. Anita heran mendengar cerita mamanya bahwa Qila mau dekat dengan orang asing.
“ Qila suka tante cantik ma, Qila mau tante cantik itu jadi tante Qila jadi istrinya uncle charming “
“ Princess nggak boleh kayak gitu, tante cantik mungkin udah punya pacar, mungkin juga tante cantik pacarnya om Abi “ terang Anita
“ Nggak , tante cantik bilang hanya teman om Abi “
Lisa, Anita, Surya dan Darwin tertawa melihat tingkah dan keinginan Qila yang seakan memaksa ingin dituruti.
“ Azka jadi pulang Pa …? “ Darwin Bertanya kepada papa mertuanya Surya Nugraha
“ Besok Siang mungkin Dia tiba “
***
“ Kak, Nay ingin sekali ke tempat kakak, Nay ingin melihat kakak di hari bahagia, tetapi tempat itu dalah tempat di mana Nay menikah, Nay semakin sedih, Nay takut jika melihat Azka bersama kelurga kecilnya Nay takut belum siap menerima kenyataan itu, Nay sangat mencintai Azka, Nay sangat merindukannya kak “ Nayla bermonolog sendiri dan tak terasa air matanya ikut jatuh.
Nayla sebenarny ingin dirumah , tetapi Abi memintanya untuk menemani di acara pernikahan saudaranya, walapun berat ia terpaksa mungkin dengan keluar mengurangi sedikit sedihku batin nayla.
Krekk,, Bunyi pintu apartemen Nay terbuka ia keluar dari kamar melihat siapa yang tiba, Ia melihat Dea
“ Mbak “ belum selesai Nay bicara Dea sudah menghambur memeluk Nayla sambil menangis. Ia membiarkan Dea menangis karena sangat jarang Dea menangis bahkan hampir tidak pernah Nay melihat Dea menangis semenjak mereka bersama.
“ Mbak, Kita duduk ya Nay capek berdiri “
Dea pun tersadar ia sudah terlalu lama menangis “ Maaf dek “ mereka berdua duduk di sofa ruang Tamu
“ Mbak kenapa Nangis “ Nayla bertanya dengan panic
“ Mbak Patah hati Nay, Mbak sangat sedih “
“ Patah hati sama siapa ?”
“ Mbak menyukai kak Tomi, “ Dea mengaatakan sambil kembali menangis.
“Huaaaaa” Tangis Dea
Nayla yang terkejut kalau Dea menyukai Tomi, selama ini dia tidak pernah bercerita kepada Nayla.
“ Yang sabar ya mbak , mungkin belum jodoh, Nay tau rasanya “
Belum selesai Dea dan Nay menyampaikan curhatnya pintu Apartemen Nay sudah di buka kembali, Dea yang
__ADS_1
terkejut tidak mau ketahuan langsung berlari menuju kamar, ia ingin mencuci mukanya.
“ Hallo Nay “ Aan, Vicka dan Rendy sudah tiba, mereka ingin makan malam dan menghibur Nayla yang
tidak bisa datang ke pesta pernikahan Tomi.
“ Nay kenapa baju kamu basah “ Aan yang melihat baju di bahu dan dada Nay basah,
“ Ohh, tadi aku dari kamar mandi salah putar keran “ jawab Nay sambil tersenyum
“ Oya, Mbak Dea mana…” Vicka bertanya
“ Ada di kamar lagi Tidur, nanti kalau makanannya udah siap kita panggil “
Mendengar jawaban Nayla Dea yang mendengar dari dalam kamar menarik nafas lega.
“ Hey siapa yang masak kali ini ..?” Tanya Nayla
“ Aku yang masak, kalian yang bereskan sudahnya “ Timpal Rendy yang sudah di dapur
“ Ya udah Aku bantu “ jawab Nay
“ Cie cie cie , Ada yang kegirangan tu Nay “ Aan menggoda Rendy
Nayla hanya menanggapi dengan senyuman , sementara Rendy yang digoda pipnya menjadi merah, jantungnya sedikit berdegup kencang, Ntah mengapa dia mulai tidak bisa mengendalikan perasaannya di dekat Nayla,Dia
pernah meminta Nay untuk kembali padanya, tetapi makin hari perasaan semakin tidak bisa di kendalikan.
Melihat Nayla dan Rendy lagi serius memasak sambil bercanda didapur melihat Vicka dan Aan Tersenyum, melihat Nayla tersenyum bersama Rendy mereka sangat mendukung Rendy untuk bisa kembali kepada Nay mereka tau sejak kejadian hari itu Rendy sangat bersalah ia tidak bisa menjaga Nay sesuai janji kepada Ayah Nay, dan Rendy baru menyadari kalau ia mulai menyukai Nayla .
Makanan sudah siap di tata diatas meja dan Dea sudah keluar dari kamar karena di gedor Aan
“ Mbak tidurnya nyeyak sekali sampe matanya sembab “ Rendy bertanya yang membuat Aan dan Vicka melihat Dea juga.
Melihat dirinya di tatap seperti itu Dea “ Ohh tadi di kantor kerjaan numpuk banyak yang dinput jadi sampai lelah, makanya tiba tadi minta izin Nay lansung tidur “
“ohh” mereka menjawab bareng, melihat mereka percaya penjelasan Dea membuat Nay bernafas lega.
“ Nay kamu jangan sedih ya, walaupun nggak bisa ke pernikahan kak Tomi ada kami disini untukmu “
Ucap Vicka
“ Yah udah mala mini kita senang- senang aja , kami semua akan menginap “ ucap Aan
“ Semua “ Nay sedikit terkejut maksudnya Rendy akan ikut menginap juga
Rendy yang merasa Nay keberatan “ Boleh ya Aku tidur di sofa malam aja“
“ Kita begadang mala mini tidak usah tidur kita akan bersenang –senang malam ini “
Mereka bergembira bersama sudah lama mereka tidak kumpul bareng, mereka menikmati waktu dengan menonton film action, melihat Aan dan Rendy duel main game di PS mereka juga memesan makan karena meraka sudah merasa lapar lagi.
Disela-sela permainan Aan mengatakan kepada Nay untuk melupakan Suaminya dan membuka hati, Nay
hanya diam tidak menanggapi karena yang ada di hantinya sudah terukir nama Azka.
Mereka bermain sampai subuh, sudah subuh Nay tertidur ia pindah ke kamarnya meninggalkan teman-temannya yang juga baru tidur di ruang TV.
***
__ADS_1
Bersambung…