
Azka pulang mengantar kakaknya dan si jagoan kecil yang berusia tiga tahun itu sedang aktif dan lucu-lucunya, anak kedua dari Anita ini sangat dekat dengan Azka sama seperti kakaknya Qila yang di bernama Farrel Antono Nugraha.
Azka meletakan keponakannya di ranjang karena ia tertidur di mobil. Azka mengecek Hp nya yang dari tandi terus berbunyi notifikasi pesan masuk.
Azka membuka pesan yang terkirim di gawainya ia melihat pengirimnya Jack , Azka membuka foto-foto yang dikirim oleh Jack. Ia melihat Nayla lagi jalan bareng bersama teman-temannya. Azka tersenyum melihat Nay begitu bahagia kumpul bersama teman-temannya. Ia sangat merindukan istri kecilnya itu. Azka ingin sekali egois untuk memaksa Nay kembali ke sisinya, tetapi ia takut kalau Nay tidak bahagia bersamanya.
Sebuah pesan teks dikirim oleh jack
“ Maaf bos saya tidak tau apa foto ini harus saya kirim atau tidak ?”
Azka menyerngitkan dahinya
“ Saya menyuruh kamu unuk mengawasinya tidak untuk menutupi apapun, Kirim yang harus dikirim !”
Ting
Bebarapa foto terkirim ke gawai Azka. Azka melihat foto-foto tersebut sambil mencengkram kuat gawainya dan dengan rahang yang mengeras. Ya dia marah dan cemburu melihat istri tersenyum manis kepada pria lain, dan dia sangat tau siapa pria itu. Azka memegang dadanya mengapa rasanya sakit.
***
Sementara Nayla setelah nonton dan makan bareng temannya dia ketemu dengan Abi karena ia sudah janji sebelumnya. Setelah Abi mendapat apa yang dia cari Abi menawarkan Nay untuk membeli sesuatu yang dia inginkan tetapi Nayla menolak dengan alasan lain kali jika ada yang ia inginkan ia akan memintanya. Mereka pulang dan Nay diantar oleh Abi.
“ Terima kasih ya Nay hari ini kamu mau menemani saya “
“ Sama-sama Pak , saya juga luang kok “
“ Bisa kah diluar jam kantor kamu panggil saya mas atau apa selain Pak, Abi juga boleh ? “
“ Maaf , bapak adalah dosen seelumnya dan sekarang bos saya di kantor jadi saya udah biasa dengan panggilan pak, untuk memanggil nama saya rasa itu kurang sopan karena anda lebih tua dari saya pak “
Mendengar jawaban Nayla membuat Alfarabi membuang nafas kesal, dia ingan lebih dekat dengan Nay tetapi kenapa ia merasa Nay selalu menjaga jarak ketika dia mencoba lebih dekat.
Tanpa mereka sadari sepasang mata memperhatikan interaksi mereka dari jauh dengan menahan semua rasa sesak didadanya, tidak lain dia adalah Azka.
Azka yang mendapat kiriman foto kebersamaan Nay dengan Alfarabi dia tidak bisa menahan diri. Entah apa yanh dia pikirkan dia keluar dan pergi menuju Apartemen Nayla. Dan berakhir seperti saat ini ia melihat Nayla yang tersenyum bersama Alfarabi.
“ Dia kelihatan sangat bahagia, dia selalu tersenyum bersama teman-temannya dan juga saat bersama Abi, apa aku harus melepasnya..?, tetapi aku benar-benar tidak rela, rindu ini terlalu dalam “. Azka bermonolog dengan dirinya sendiri.
***
Azka terbang dengan jet pribadinya ke London ia menggantikan Tomi untuk proyek disana sekarang dia harus bertemu dengan client-client penting, Azka akan disana setidaknya satu bulan untuk memastikan semua berjalan dengan lancer. Sebenarnya yang bertanggung jawab proyek ini adalah Tomi karena dia harus pulang untuk mempersiapkan pernikahannya, maka Azka harus menggantikannya.
Selama penerbangan menuju London Azka mencoba memejamkan mata tetapi bayangan senyum Nayla kepada Abi membuat moodnya rusak seketika dan itu menjadi perhatian Aditya.
“ Apa yang terjadi bos ?’’
Azka tidak menyahuti pertanyaan Aditya
“ Diam saja kepalaku pusing “
__ADS_1
“ Kepala pusing atau sedang merindukkan seseorang bos ?, kau sudah menemuinya bos…?”
“ siapkan saja dokumen- dokumen yang di perlukan “
“ Aman bos sudah “
“ Diamlah aku mau tidur “
Aditya tau sebenarnya Azka sedang memikirkan Nay karena Jack juga memberitahukan foto Nay dan Abi. Aditya yakin kalau Azka dilemma, Azka sangat tau bagaimna sepupunya itu, dia bukanlah seorang Playboy dia selalu berkomitmen dan bertanggung jawab akan sesuatu , dan dia merasa kalau Alfarabi menyukai Nayla dan Azka tau itu. Apa jangan-jangan ia akan melepaskan Nay untuk Abi..? batin Aditya.
***
Drrttt…..drrrttt
Gawai Nayla bergetar dia melihat “kakak ku” teretra sebagai id pemanggil, ia tersenyum bahagia dan mengangkat telponnya.
“ Assalamu”alaikum, hallo kakak “
“ walaikumsalam , sayang “
“ Kakak, aku kangen, kapan kakak pulang…?, kenapa tidak pernah memberi kabar ke Nay ?, Nay rindu kakak !”
“Bukain kakak pintu dong “
“ Kakak didepan..? “
Nayla berlari dari kamarnya membukakan pintu, dan dia berhambur memeluk kakak angkatnya itu yang selalu ada untuk nya dan sangat menyanyanginya itu.
“ Udah satu mimggu kakak pulang, tetapi kakak sibuk karena banyak waktu tersita untuk proyek di London, karena Azka di London jadi sementara kakak yang mengheandle pekerjaannya disini.
Ketika menyebut Azka mimic muka Nay sedikit berubah, membuat Tomi merasa bersalah menyebutkan nama Azka. Ia tdak tau kalau Nay sangat mencintai Azka , ia takut menyebutkan Azka karena menurutnya Nayla tidak mau berurusan dengan Azka.
“ Kau sibuk sayang ?” Tomi mengalihkan pembicaraan
“ Tidak kak, inikan hari libur, mereka mengajak hangout tapi nay lagi malas dan akhirnya mereka yang akan datang kesini , kakak bawa apa..?”
“ Ini kakak ingin memasak, boleh..?”
Nay mengangguk senang “ kita akan masak agak banyak untuk mereka juga “
“ Baiklah “
Mereka memulai menyiapkan masakan .
“ Nay kakak akan menikah “
“ Benarkah kak … kakak menikah dengan siapa ?”
“ Kau ingat Leorna “
__ADS_1
“ Mbak Leorna..? aku merindukannya. Dia orang baik dia sangat baik padaku , aku bahagia untuk kakak”
“ Terimakasih sayang”
“ Apa kakak mencintainya..?”
“ Kakak tidak tau, yang kakak rasa Leo adalah gadis baik dan kakak nyaman ketika bersama dengannya, ketika mama menjodohkan kakak tidak menolaknya “
“ Kakak di jodohkan ?” Nayla menertawakan kakaknya
“ kenapa kau tertawa “
“ Kakakku yang keren tidak berani menyatakan cinta “
Tomi yang diledek menjitak kepala Nayla
“ Aw sakit kak “
“ Apa kau akan datang dek…?”
“ Entahlah kak, apa aku bisa menghadapinya ?”
“ Boleh kakak bertanya…?”
Hmmm
“ Apa kau masih mencintainya ?”
“ Apakah masih bisa kak ?”
“ Apa maksudnya ?”
“ Entahlah kak Nay bingung, Nay merasa tidak bisa , apa dia mencintai Nay kak ?” Sebenarnya takut untuk bertanya tetapi dia penasaran .
“ Bagaimana kalau dia mencintaimu, apa yang akan kau lakukan….?”
Ketika Tomi menanyakan hal tersebut bel berbunyi, dan mereka masuk karena mereka tau password apartemen Nay.
Melihat Nay dengan Tomi lagi menyiapkan makanan mereka langsung berhambur menyerbu dapur
“ Kak Tomi apa kabar Vica dan Aaan menyapa “
“ Baik “
“ Woi cepatlah susun makanan dan minumannya “ teriak Rendy
Akhirnya mereka tertawa mereka menikmati waktu bersama. Dea yang diam-diam menyukai Tomi dia mencuri pandang terus denga n Tomi. Dea sangat mengagumi Tomi yang tegas sebagai atasan dan penyayang sebagai kakak.
Mereka bernyanyi dan menikamati makanan bersama mereka setiap weekend akan selalu berkumpul seolah mereka ingin membayar waktu yang terlewatkan bersama Nayla.
__ADS_1
***
Bersambung