Padamu, Kulabuhkan Hatiku

Padamu, Kulabuhkan Hatiku
Part 30. Mana Mungkin


__ADS_3

Semua sudah pulang tinggal Nayla sendiri di kamar karena teman-temannya tidak jadi menginap, Dea pun juga tidak jadi meninap di Apartemennya. Dea dan Nayla tinggal terpisah, Dea tinggal di didekat kantornya ada fasilitas khusus karyawan yang baru di pindahkan dari luar kota yang belum memiliki tempat tinggal, karena jaraknya dekat kantor, sedangkan Nayla tinggal di Apartemen Tomi karena kakanya memaksa untuk tinggal disana karena tidak ada yang menempati. Dea jika libur biasanya nginap di sana.


    Nayla tidak bisa memejamkan mata memikirkan perkataan Tomi sebelum teman-temannya datang, ia berpikir keras tapi tidak bisa menemukan jawaban “ Mana mungkin Azka mencintainya sedangkan ia sudah bahagia dengan keluarga kecilnya , hanya aku yang masih berharap sangat mencintainya, tapi jika aku tidak pergi waktu itu, Apakah dia bahagia seperti sekarang..?, dan tadi malam juga Rendy mengajak Nay bicara serius, dia mengatakan bahwa dia dan kedua orangtuanya menginginkan Nay kembali, mereka menyesali perbuatannya dulu. Rendy juga mengatakan bahwa ia ingin melamar Nay , Aaaakh” Nayla mengacak rambutnya prustasi. Akhirnya ia terjaga sampai subuh dan sekarang dia benar-benar ngantuk.


***


    Persiapan pernikahan Tomi dan Leorna sudah hampir selesai lusa adalah hari H-nya. Tomi dan Leorna hanya menginginkan pesta sederhana yang diundang hanya kelurga dekat saja. Surya Nugraha dan  Istrinya LisaAryani


ingin mengadakan pesta meriah karena mereka sudah menganggap Tomi seperti anak mereka sendiri dan Leo juga bagian dari keluarga, tetapi Tomi bersikeras ingin sederhana dan keluarga dekat saja, dan memilih melakukan di villa keluarga di puncak.


    Nayla lagi bekerja, kakaknya sudah membicarakan pesta pernikahannya kepadanya tetapi Nay sudah memberitahukan kepada kakaknya untuk tiidak dapat hadir, kakaknya juga memberitahukan kemungkinan Azka tidak bisa hadir, tetapi tidak hanya itu masalah bagi Nay bukan hanya kemungkinan tetapi tempat pernikahan kakaknya adalah dimana villa tempat ia di sah menjadi itstri Azka secara agama tentu itu akan membuat Nay mengingat kenangan dan ia semakin merindukan azka disanalah ia jatuh cinta pertama kali melihat Azka dengan lancar dan tegas menyebut namanya ketika ijab qabul. Gawai nayla bergetar, membuyarkan lamunanya, sebuah nomer yang tidak terdaftar di hape nya.


“ Hallo “


“ Ya Hallo”


“ Ini dengan mbak Nayla ?”


“ Ya saya sendiri “


“ Nay ini saya Leo “


“ Mbak Leo…”


“ Leo aja Nay. Tomi udah cerita sama kamu mengenai pesta pernikan kami ?”


“ Ya Mbak “


“ Kamu datengkan ?”


“ Maaf mbak aku sudah bilang pada kakak “


" Nay boleh saya bertanya sesuatu ?"


 " Boleh Mbak "


“ Nay apa kamu benar-benar sudah melupakan tuan Azka ?, kamu tidak mencintai tuan Azka ?”.


Nayla diam mendengar pertanyaan Leorna, bagaimana mungkin Leo menanyakan itu sementara tuannya sudah menikah dan punya seorang anak.


“ Nay , kamu masih disanakan… Nay..” Leo memanggil Nayla


“ Hahh, ya mbak apa tadi  ?”


“ Nay kamu melamun “


Belum sempat Nayla menjawab , Abi keluar dari luar ruangannya dan menyerahkan bebarapa dokumen pada Nayla


“ Nay kamu selesaikan dokumen ini dan nanti jam makan siang kamu ikut saya “


“ Ya Pak “


Nayla meletakan dokumen yang diberikan Abi dan ia baru ingat kalau ia masih telpon dengan Leorna


“ Hallo mbak “


“ Ya Nay, maaf ya ganggu waktu kerja kamu, saya berharap kamu bisa hadir di pesta pernikahan kami”


Leorna menutup telponnya, tinggal Nayla yang berpikir mana mungkin dia bisa melupakan Azka semenara di hatinya Cuma ada Azka dan tidak ada ruang untuk yang lain, walaupun dia tau tak mungkin bisa bersama.


***


    Kita mau kemana pak, Nayla di ajak Alfarabi keluar hari ini jam makan siang

__ADS_1


“ Nay kali ini saya tidak minta tolong dengan kamu, tetapi saya maksa “


“ Apa sih pak, kok maksa “ Nayla menjawab sambil mayun dan dengan muka di tekuk melihat ekspresi Nay membuat Abi tersenyum, jantungnya berdetak kencang berada didekat Nayla dan ia rasanya ingin sekali mencium bibir yang mengerucut itu.


“ Kamu lucu banget kalau lagi kesel , Nay saya benar- benar mau maksa kamu untuk menemani saya ke pesta pernikahan saudara saya “


“ Ihh.. gam mau nanti saya di bilang pacar bapak lagi “


“ Gak papakan saya juga mau “


“ Nay yang nggak mau “


“ Kenapa Nay..” Alfarabi bertanya dengan sedikit rasa kesal di suaranya “ Apa saya tidak layak untuk kamu..?”


Nayla yang menyadari perubahan suasana di dalam mobil.


“ Bukan itu maksud saya pak, saya yang tidak layak untuk bapak “


Mendengar jawaban Nay, Alfarabi menepikan mobilnya,


“ Siapa yang menentukan saya yang memilih atas dasar apa kamu bilang tidak layak ?” Alfarabi menarik tangan Nayla ,membuat Nayla terkejut dan reflek menoleh membuat wajah mereka jaraknya sangat dekat Nay menatap mata Abi, ia mengingat ketika ia diposisi ini bersama Azka tubuhnya gemetar, jantungnya berdetak kencang seolah mau meledak apa saat itu ia masih remaja, tetapi ia hanya merasa tidak nyaman terlalu dekat dengan Abi, tetapi jika dilihat  dekat begini mengapa mereka sedikit memiliki kemiripan entah dari mana apa mungkin sama-sama tampan.


    Abi mendekatkan wajahny ke arah Nay, ia sempat terpana dengan ketampanan Abi Ia memejamkan mata dan keluar bayangan wajah Azka sontak membuat Nay menarik tangan dan wajah mudur.


“ Maaf “ Alfarabi


“Hhmmm”


“ Nay tapi saya benar-benar minta tolong dengan kamu “


“ Baiklah, tapi kali ini aja pak “


    Mereka berjalan kembali, Alfarabi membawa Nay ke subuah butik ternama, sebuah butik denag interior mewah dan penuh dengan pakaian brended luar negeri dan juga pakaian edisi terbatas dari desainer-desainer ternama Indonesia.


Mereka disambut denga ramah oleh pelayan butik


Mendengar pelayan butik menyebut nama Abi membuat Nay tidak tahan bertanya


“ Mereka mengenalmu ?, kenapa kau sering kesini bersama wanita sewaanmu ?”


“ Kenapa Kamu cemburu “ Abi menggoda Nay


“ Cemburu Nggaklah kita nggak ada hubungan “ Nay menjawab ketus itu membuat Abi tersenyum, Pelayanpun ikut tersenyum


“ Ini kan butik Khusus perempuan “


“ Tidak Dilantai Atas khusus laki-laki “


“ Haah “ Nayla tidak percaya


“ Ini Butik kakak sepupuku. Dan aku sering menjemput mama disini. Dan benar diatas ada untuk pakaian khusus laki-laki Cuma untuk keluarga aja “


“ Hmmm. Ya kalian memang orang kaya “ gumam Nay


“ Aku temani yah memilih gaunnya “


Nayla mengangguk. Mereka memilih gaun tetntu didampingi pelayan butik yang mengarahkan baju-baju yang cocok untuk Nay tentunya mereka tau kalau harga tidak masalah bagi Abi.


Nayla mengambil baju yang dipilihkan pelayan untuk di coba. Tetapi ketika ia melihat harga yang tertera di label ia membelalakan mata


“ Pak, kayaknya saya pakai baju saya aja deh disini kayaknya nggak ada yang cocok dengan saya “


Mendengar itu Abi mengerutkan kening , ia menyuruh pelayan untuk membawa Nay mencoba gaun yang telah meraka pilih dan minta dicocokan dengan baju yang akan dipakai Abi yang tentunya sudah disiapkan sebelumnya dari butik tersebut.

__ADS_1


Pelayan membawa Nayla ke sebuah ruangan yang indah sebuah panggung bulat dan cermin di belakannya dan sofa –sofa mewah didepannya.


Ketika Nay masuk seseorang menyapa Abi


“ Abi “ Abi menoleh sumber suara


“ Tante Lisa “ Ya  Lisa Aryani ibu dari Azka adalah kakak dari ayahnya Abi.


“ Tante sama siapa kesini ?”


“ Sama si centil, sekarang lagi nyobain bajunya untuk lusa “


“ Kamu sama siapa kesini ? , sama Vita atau pacar ?”


Vita adalah panggilan dari Mamanya Abi


“ Sama Teman Tante”


“ Teman tapi mesra “


“ Tante bisa aja” mereka pun tertawa


Sementara di ruang pas Nayla melihat gadis kecil yang penuh dengan semangat mencoba pakaiannya.


Ia merasa mengenal anak itu , saat ia memandangi gadis itu juga melihat kearah Nay ia juga melihat Nay dengan diam dan kemudian berlari kearah Nay , dengan diikuti oreh pelayan butik


“ Tante Cantik “ Nay bingung diapnggil seperti itu tetapi ia pernah juga dipanggil oleh seorang gadis kecil ketika di malang. Apa mereka orang yang sama pikirnya.


“ Tante cantik, ini aku, tante udah nggak sedih lagi ?”


Nay benar itu gadis kecil yang sama, “ Iya sayang, tante nggak sedih lagi “


“ Peluk “ gadis kecil itu minta peluk dengan Nay


Nay tidak tau kenapa gadis kecil itu senang sekali ia peluk dan setiap mereka berpelukan seperti mererka mempunyai ikatan batin. Gadis kecil itu menarik Nay duduk diatas sofa dan ia duduk di pangkuan Nay, dan dengan posisi itu membuat Nay nyaman, dan tanpa mereka sadari seorang karyawan butik mengambil foto momen berdua.


“ Tante, tante udah di Jakarta nggak di Malang “


“ Nggak sayang, tante udah tinggal di Jakrta “


“ Asik dong jadi Qila bisa main sama tante “


“ Boleh, Nanti kalau mau main sama tante panggil tante aja “


“ Qila mau main tiap hari sama tante, jadi tante cantik jadi tantenya Qila yah “


Nayla menganggukkan kepala


“ Asik, nanti Qila bilang sama Uncle untuk jadiin tante cantik istrinya uncle biar jadi tante Qila beneran “


“ haaah”, Nay menjadi salah tingkah mendengar perkataan gadis kecil didepannya sungguh pintar menjebaknya, sekarang dia bingung mencari alasan untuk menolak.


“ Sayang, walapun Uncle Qila tidak menikah dengan tante,tante tetap bisa jadi tantenya Qila “


“ Tapi Qila mau tante cantik jadi istrinya uncle dan benar-benar jadi tantenya Qila"


Pintu ruang pas terbuka Lisa dan Alfarabi masuk melihat Qila dan Nayla mengobrol dengan posisi Qila duduk di pangkuan Nayla


“ Qila “


“ Nay”


***

__ADS_1


Bersambung….


````


__ADS_2