Padamu, Kulabuhkan Hatiku

Padamu, Kulabuhkan Hatiku
Part 26. Wisuda Nay


__ADS_3

    Azka  dan aditya dalam perjalanan menuju kantor, seperti biasa Aditya membacakan jadwal Azka dan


memilah mana yang akan Azka temui atau cukup asisstennya saja.


“ Bos, lusa hari wisudanya nona “


“ Benarkah ?, kau sudah menyiapkan semuanya “


“ sudah bos “


“ Atur semua jadwal saya tiga hari kedepan, besok sore kita berangkat “


“ Siap bos “


Flashback on


    Ketika Azka tahu kalau Nayla merindukan kedua sahabatnya dan hanya berani melihat keda sahabatnya


lewat media sosial. Azka mencari tau keberadaan sahabat Nay. Ia menyuruh anak buahnya untuk mencari tidak sulit kareana salah satu sahabat Nay Aan merupakan anak magang di bidang hokum perusahaan Azka, dengan mudah Azka mengikatnya untuk menjadi karyawan magang itu di permudah karena Aan anak yang pintar dengan mudah ia mengikatnya. Setelah menemukan Vicka dengan mudah ia menemukan sahabtanya Vicka karena mereka satu kampus dan tinggal bersama.


    Azka menyuruh Aditya untuk menemui Aan dan menceritakan tentang Nayla. Tentua Aan sangat senang karena bisa menemukan Nay. Aditya tidak memberitahukan kepada Aan bahwa Azka bosnya itu suami Nay, ia hanya mengatakan bahwa suaminya Nayla sangat mencintai Nay dan dia tau kalau Nay sangat merindukan kedua sahabatnya. Sehingga untuk menemui Nay mereka di persiapkan dan di fasilitasi di acara wisuda Nay. Aan dan Vicka sangat senang karena akan segera bertemu dengan sahabat yang sangat mereka rindukan, berhasil mendapat kabarnya mereka sangat senang apalagi bisa bertemu.


Flashback off


    Aan dan Vicka sudah menyiapkan diri untuk berangkat ke Malang dan tentu semua akomodasi penginapan dan transportasi di siapkan oleh Aditya yang pasti itu semua merupakan perintah Azka.


    Azka sangat ingin melihat istri cantiknya itu benar-benar bahagia di hari yang membanggakan.


***


    Nayla sudah bersiap untuk acara wisudanya hari ini, ia terlihat cantik dengan polesan makeup Tomi dan Dea suadah mendampinginya.


“ kamu cantik sekali sayang “ puji Dea


“ Selama ini aku gak cantik ya Kak ?” Nay bertanya dengan Tomi dengan memansang muka pura-pura kesalnya


“ Tidak adikku kamu sudah cantik walaupun tanpa make up “ jawab Tomi sambil mencubit kedua pipi Nayla


“ Aduh sakit kak!, nanti make up ku rusak “ Nayla memasang muka cemberutnya

__ADS_1


“ Sudah ayo kita berangkat “ Dea menengahi pertengkaran Tomi dan Nayla.


    Setelah selesai semua prosesi acara wisuda Nay, Dea dan Tomi keluar gedung acara mereka ingin berfoto bersama. Ketika Nay keluar ia ada yang memeluknya dari belakang, yang membuat Nay sangat terkejut. Tomi yang melihat ikut terkejut.


“ Selamat nay sayang atas kelulusannya “ Aan dan Vicka juga Rendy memberikan bunga kepada Nayla


     Nayla yang sangat terkejut karena kehadiran kedua sahabatnya bahkan juga Rendy, bagaimana bisa mereka tau keberadaan Nay.


“ Terimakasih, Aku rindu kalian “ Nayla berkata sambil menangis dan memeluk kedua sahabatnya itu


" Jangan menangis sayang nanti jadi jelek " ucap Aan dan Vicka


“ Selamat ya Nay, maafkan aku baru menemukanmu, kau amanah untukku “ ucap Rendy sambil memeluk Nay


“ Udah ya sedihnya setelah ini kita bahas kerinduannya, hari ini kita semua bahagia atas pencapaian Nay, bentar lagi giliran Nay untuk di foto “ Dea menengahi kesedihan dan kerinduan mereka, Dea juga terkejut dengan kemunculan sahabat Nay tapi akan lebih baik bertanya di lain waktu.


    Tetapi berbeda dengan Tomi dia yakin kalau kedua sahabatnya itu datang atas pemberitahuan seseorang yang Tomi yakini kalau kejutan untuk Nay dengan medatangkan kedua sahabat yang ia rindukan adalah Azka. “ Jika Azka tau Nay di Malang, berarti dia sudah tau kalau aku sudah bertemu dengan Nay, Sejak kapan Azka tau ?, kenapa dia diam saja dan tidak memberi tahuku ?, apa hari ini Azka juga ada disini ?” Tomi bicara sendiri dalam hati, dan ia melihat sekeliling untuk mencari Azka, tetapi ia tidak menemukan sosok Azka.


    Mereka semua setuju dengan ide Dea, dan mereka semua berfoto bersama dan mengambil banyak foto untuk mengabadiakan momen. Rendy dan Tomi pun masing-masing berfoto dengan Nay. Semua yang mereka lakukan di perhatikan oleh sepasang mata yang dari tadi menahan emosi melihat kedua lelaki itu menyentuh dan memeluk Nay.


    Ketika sedang asik bercanda bersama temannya di tengah kerumunan banyak orang Nay merasa melihat sosok yang sedang mempehatikannya. “kenapa orang itu memperhatiakanku ?, apa hanya perasaanku saja ?” batin Nay.


“Ayo kita makan siang dulu, Nay silahkan pilih mau makan dimana kakak yang bayar “


“ Nay, Nay, Nay…”


“ hhahh, ya kak ada apa “


“ Kamu lihatin apa, serius sekali “ semua melihat kearah Nay memandang


“ Ahh, nggak kak, kakak ngomong apa tadi ?”


“ Kita makan siang dulu kamu pilih tempatnya “


“ Kita ke tempat Nay kerja aja makanannya enak “


“ kamu nggak bosen dek makan disana “ Dea bertanya


“ Nggak kak, mereka bertiga kan belum pernah makan disana mbak, lagian lusa kita berangkat ke Jakarta belum tau kapan kita bisa makan disana lagi mbak “

__ADS_1


“ Baiklah dek “


Akhirnya mereka ketempat Café tempat Nay bekerja sebagai penyanyi di sana. Mereka memesan makanan sesuai dengan rekomendasi Nay.


“ Kalian nginap dimana An, Vic ?”


“ Kita di Argo wisata Malang “ jawab Aan


“ Kok Argo kan lumayan agak jauh kenapa gak hotel dekat sini aja..?” Tanya Dea


    Aan dan Vicka saling pandang ia takut jika Nay salah arti mereka harus mencari alasan“ Kita baru pertama ke Malang mbak jadi sekalian mau lihat Argo Wisata yang disini sama nggak dengan di daerah kita mbak “


“ Sama nggak ?” Dea menjadi tertarik


“ Sama mbak, sama bagusnya tapi disini lebih lengkap lahannya lebih luas jadi disini lebih banyak fasilitasnya dan wahana hiburannya lebih lengkap serta hotelnya dan villanya lebih banyak “


“ Wah mbak udah di Malang tapi belum pernah kesana “


“ Mbak mau kesana, bareng kita aja kita nginap disana sama-sama ya mbak “ ajak Vicka


“ Benaran nggak Apa Vic ?”


“ Ayo di makan makanannya ngobrol aja, habis ini jika mau ke Argo kita akan kesana semua “ ucap Tomi


“ Benaran Mas ?” Dea sangat antusias karena ia belum pernah ketempat itu selama di Malang Nay selalu menghindar jika diajak ke Argo Wisata berbeda dengan tempat wisata lain yang sudah mereka kunjungi.


    Berbeda degan Nay ia hanya diam dia tidak bisa menolak membuat Dea sedih.


“ Nay kamu mungkin punya tempat yang ingin kita kunjungi di Malang nggak ?” Rendy mencoba untuk mengalihkan Nay dia tau itu berat untuk Nay karena Rendy tau bagaimana Nay bisa cerai darinya kejadiannya di Argo Wisata Puncak Bogor


“ Tidak Ren, Aku juga mau kesana, aku sama mbak Dea belum pernah kesana “


“ Okeh semua sudah setuju setelah ini kita berangkat dan menginap di sana, oya barang-barang kalian sudah di packing semua “


“ Sudah mas, barang-barang aku di Surabaya Cuma pakaian udah aku masukin dan bawa semua kesini untuk dikirim bareng  dengan barang –barang Nay”


“ Ia kak barang Nay juga tidak banyak sudah dikemas semuanya“


“ Oke nanti kakak akan suruh anak buah kakak untuk mengirimnya, lusa kita akan berangkat ke Jakarta “

__ADS_1


    Selesai menyantap hidangan mereka bersiap untuk pergi ke Argo.


Bersambung…


__ADS_2