PAPAH MUDA, Bukan Duda

PAPAH MUDA, Bukan Duda
EPISODE 1


__ADS_3

BAYU PRATAMA HARDINATA adalah seorang pengusaha kaya yang terkenal akan kekuasaannya. dia memiliki banyak anak perusahaan di setiap kota. dia memiliki seorang adik perempuan satu-satunya yang bernama DWI ALMIRA HARDINATA.


Bayu sangat menyayangi adiknya itu, dan kini adiknya tengah mengandung anak pertamanya, hasil pernikahannya dengan seorang laki-laki bernama Aldi seorang arsitek yang tinggal di kota yang berbeda dengan bayu dan orangtuanya. Bayu memang kakaknya Dwi, tapi Dwi melangkahi Bayu untuk menikah dengan pujaan hatinya itu.


Sementara Bayu, walaupun umurnya yang sudah 28 tahun tapi belum juga dia menikah, padahal banyak sekali wanita yang mengincarnya, namun dia tidak pernah menanggapi mereka, karena Bayu seorang laki-laki pendiam dan sangat dingin terhadap wanita.


Rencananya hari ini Dwi dan suaminya mau kerumah kedua orangtuanya, karena sudah dekat waktu dwi mau lahiran, jadi Dwi memutuskan kalau dia akan melahirkan anak pertamanya di kota kelahirannya itu.


★★★★★★★★★★


Disisi lain ada Tania, gadis cantik yang sederhana sedang membantu ibunya memasak didapur. Untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari ibunya harus berjualan. dia mempunyai warung kecil didepan rumahnya, dan berjualan nasi uduk untuk sarapan pagi.


Tania adalah anak semata wayang dikeluarganya, dan ayahnya juga sudah meninggal sedari dia masih SMP. karena Tania anak yang cerdas jadi dia mendapatkan Beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya di universitas ternama di kota itu.


"Tania, panggil ibunya."


"ya bu," jawab Tania sedang membersihkan piring-piring kotor didapur.


"ibu mau belanja kepasar sebentar ya"


"biar Tania yang temenin ya bu, pinta Tania. "


"tidak usah nak, biar ibu sendiri saja."


"ya sudah ibu hati-hati ya, jawab tania sambil mencium punggung tangan ibunya"

__ADS_1


"iya sayang, jawab ibunya sambil tersenyum.


★★★★★★★★★★★


Ditempat lain ada Dwi yang sedang dalam perjalanan menuju


rumah mamanya bersama sang suami.


"mas, aku telfon kak Bayu sebentar ya, aku mau bilang kalo


kita lagi dalam perjalanan mau kerumah mama, supaya dia


juga datang kesana." ucap Dwi sambil mengambil ponselnya


dan suaminya mengangguk sambil tersenyum menoleh


kearah Dwi, lalu fokus kembali dengan setirnya.


"Assalamualaikum kak Bayu." salam dwi kepada kakaknya.


"Waalaikumsalaam. " jawab Bayu.


"kak, Dwi udah dijalan nih sama mas Aldi, kakak siap-siap


ya sambut kedatangan kami. ucap Dwi sambil tersenyum

__ADS_1


kearah suaminya, Aldi pun membalas senyuman istrinya.


belum sempat Bayu menjawab tiba-tiba ada suara teriakan


dari arah ponselnya.


"aaarrghhhh... " ya, itu suara teriakan Dwi adiknya Bayu.


"Dwi... kamu kenapa Dwi." teriak Bayu diponselnya.


"braaakkkk.... "


Ternyata mobil yang dikendarai oleh suaminya Dwi menabrak


seseorang. Awalnya mobil itu hampir menabrak sebuah mobil lain didepan, karena menghindar lalu Aldi membelokkan setirnya kearah trotoar dan dia tidak melihat disitu ada orang yang sedang berjalan. Seketika itu juga mobil Aldi langsung tertubruk ke sebuah pohon besar didepannya.


Karena benturan yang cukup kuat membuat kaca mobil Aldi pecah dan berhamburan mengenai wajahnya, dan seketika itu juga wajahnya pun dipenuhi darah.


Sementara Dwi juga mendapat luka dikepalanya tapi tidak separah Aldi dan seketika itu juga dia langsung pingsan. dan orang-orang yang melihat kejadian itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara, dan ada juga yang menghubungi polisi.


★★★★★★★★★★


"sudah sore begini koq ibu belum pulang ya." gumam Tania. dan dia pun khawatir dengan ibunya.


Tania melihat kearah jam dinding, jam sudah menunjukan pukul 8 malam tapi ibunya belum juga kembali kerumah. setelah selesai shalat isya, Tania keluar mencari ibunya karena dia khawatir dan takut ibunya kenapa-napa.

__ADS_1


__ADS_2