
sebelum berangkat kuliah, tania melihat sebuah brosur lowongan pekerjaan, dan dia pun mendatatangi alamat perusahaan yang tertera dibrosur itu. dia pun tidak jadi pergi kekampus, dan dia menaiki ojek online menuju alamat perusahaan itu.
setibanya di halaman perusahaan, mata tania terbelalak melihat gedung yang begitu tinggi menjulang dan sangat megah didepannya. dia pun langsung melangkah masuk kedalam.
"maaf mba', saya mau melamar pekerjaan ini. " tanya tania sambil menyerahkan brosur kearahwanita yang sedang bertugas itu.
"silahkan mba' duduk dulu." wanita itu mempersilahkan tania untuk duduk dan menunggu.
wanita itu langsung menghubungi kepala manager yang ada diperusahaan itu. tidak lama kemudian, manager itupun datang
menghampiri tania dan menyuruhnya untuk segera bekerja. manager itupun segera memberitahu apa yang harus dikerjakan oleh tania dan menjelaskan semuanya.
"tolong kamu antar segelas kopi keruangannya pak PRESDIR yang ada di lantai 13. " suruh manager itu ke tania, dan tania pun mengangguk.
karena pekerjaan tania disini adalah sebagai OB (Office Boy), tapi karena dia wanita, jadi kita ubah aja menjadi OG(office Girl).
"baik pak. " dia menjawab sambil tersenyum menatap seorang pria yang berada didepannya itu. dan dia pun berlalu pergi. untuk pekerjaan pertamamu, setibanya di pantri, tania pun bingung ketika mau membuatkan kopi untuk presdir itu.
setelah membuatkan kopi dia pun langsung naik keatas menggunakan lift khusus presdir dan langsung menuju keruangannya.
__ADS_1
tok tok tok
"kira-kira dia suka kopi yang rasa seperti apa ya?" gumam tania.
Bayu datar tanpa menoleh kearah suara tersebut dan fokus menatap layar komputer didepannya dan jari-jari tangannya sedang aktif memainkan keyboard.
"semoga saja dia suka ." gumamnya lagi.
"Assalamualaikum... " salam tania sambil membuka pintu, dan melangkah masuk kedalam.
karena terkejut bayu mendengar salam dari tania, dia pun menoleh ke arah suara itu, sambil menjawab salam, karena selama ini tidak ada yang pernah mengucapkan salam seperti itu ketika dikantor.
"waalaikumsalaam...masuk. " balas bayu datar sambil menatap kearah tania.
" terimakasih. " ucap bayu sambil memalingkan wajahnya dari tania dan menatap kearah secangkir kopi yang ada di depannya. dan bayu pun langsung meminum kopi yang sudah diletakkan diatas meja oleh tania, karena bayu pencinta kopi, jadi setiap bayu selalu meminumnya.
"saya permisi dulu pak." pamit tania kepada bayu, belum sempat tania melangkah, bayu pun memanggilnya.
"tunggu sebentar, apa kamu pekerja baru disini." tanya bayu datar tanpa menoleh kearah tania.
__ADS_1
"i iya pak..." jawab tania terbata-bata.
"aduh... gawat nih, jangan-jangan dia tidak suka lagi dengan kopi buatan saya. " bathin tania.
"besok buat kopi dengan rasa yang sama seperti
ini. "kata bayu dengan tegas tanpa menoleh kearah
tania.
"ba baik pak." jawab dia agak sedikit dengan presdir itu, dan sikapnya yang dingin itu.
tania lagi dengan suara terbata, karena gemetar dan takut berhadapan karena wajahnya yang cuek
"kalau begitu saya permisi dulu pak, assalamualaiikum. " pamit tania sambil membungkukkan badannya kearah bayu.
"'waalaikumsalaam.. " jawab bayu dengan suara datar tanpa menoleh kearah tania.
setibanya tania di pantri.
__ADS_1
"huuuft...koq aku jadi gemetaran gini yah..." gumam tania.
"tadi apa itu dia nyuruh artinya dia minta aku buat bikin kopi seperti tadi, kopi buatanku. suka ah... mudah-mudahan saja iya" bathin tania sambil tersenyum.