PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch. 11 ENERGI LIMA ELEMEN


__ADS_3

Menyadari perubahan pada tubuh burung Phoenix yang memancarkan energi yang sangat menakutkan When Tyan menjadi panik. Di pandanginya keadaan sekeliling dan melihat sosok gurunya sedang berdiri dan memandangi burung Phoenix yang sedang marah. When Tyan bergegas melesat ke arah gurunya.


" Sobat jangan marah padanya, dia adalah guruku." When Tyan langsung mencegah burung phoenix gaar tidak menyerang Liu Cen.


" Tuan ' er ' darimana kau dapatkan hewan magis ini." Tanya Liu Cen kapada When Tyan singkat.


" guru, burung ini lah yang ku ceritakan saat kita berada di hutan. Dia kutemukan terluka parah setelah bertarung dengan siluman serigala dan aku berhasil mengobati lukanya. Burung ini juga banyak memberi buah ajaib padaku." When Tyan menjelaskan kepada gurunya.


Dengan berlahan - lahan burung phoenix pun menjadi tenang. Energi di tubuh nya mulai meredup mendengar kata - kata yang di ucapkan When Tyan. Burung itupun menjadi normal kembali seperti biasa dan menganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan ucapan When Tyan.


Merasa keadaan sudah aman When Tyan pun berjalan kearah burung Phoenix tersebut. Sementara Liu Cen hanya memandangi dengan heran tanpa mengucapkan sepatah kata. When Tyan langsung memeluk tubuh burung Phoenix dengan rasa haru.


" Terima kasih sobat, karena kau sudah mengurung kan niat untuk menyerang guru ku." Ucap When Tyan seraya mengelus bulu burung Phoenix yang idah itu dengan lembut.


Kwaak....


Burung phoenix mengangguk lalu mengelus tubuh When Tyan dengan kepalanya.


Sementara itu Liu Cen melangkah ke arah mereka dengan tenang, sebenarnya ada rasa cemburu yang merasuk di hatinya. Tetapi perasaan itu di buang nya jauh - jauh dari pikiran nya. Walaupun When Tyan mendapat kan banyak keberuntungan, tetapi dia adalah murid yang akan selalu membanggakan dirinya dimasa depan.


" guru, boleh kah aku bersahabat dengan burung ini? " tanya When Tyan kepada gurunya dengan ragu.


" Tidak masalah, asalkan burung phoenix ini tidak akan mencelakakan mu. Sebagai pendekar sudah tidak asing apa bila memiliki hewan peliharaan." Kata Liu Cen menyetujui permintaan murid nya.


" Terima kasih guru, karena telah mengabulkan permintaanku. Tadi guru menyebut bahwa burung ini adalah burung Phoenix, apakah benar itu guru?" Tanya when Tyan dengan mata berbinar, karena selama ini ia hanya beranggapan bahwa burung Phoenix hanya mitos belaka.


" Ya, burung Phoenix adalah spesies yang sangat langka dan penuh misteri juga tidak pernah di ketahui keberadaan nya. Hewan ini mempunyai kekuatan yang sangat besar. Di anugerahi ikatan jiwa yang kuat kepada pemiliknya sehingga memiliki kesetiaan yang tinggi. Oleh karena itu kelian harus saling menjaga satu sama lain." Papar Liu Cen menjelaskan.


" Baiklah guru." Jawab When Tyan singkat walupun sebenarnya dia masih bingung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


" Sebaik nya kau memberikan nama untuk burung Phoenix ini, kira - kira siapa namanya." Tanya Liu Cen lagi sambil menunggu jawaban dari When Tyan dengan penasaran.


" Oh ya, tadi saat dia marah pada guru aku melihat ia memancarkan energi yang memercikkan api keemasan. Bagaimana kalau aku beri nama Jin Huo." Kata When Tyan dengan antusias sambil menatap burung Phoenix berharap ia menerima nama pemberian nya itu.


Mendengar nama itu burung Phoenix langsung memamerkan energinya itu sambil mengangguk kegirangan. Kemudian seakan sedang menari ia melompat - lompat mengitari mereka berdua.


" hmm, sepertinya burung ini sangat menyukai nama itu." Liu Cen berkata sekan memahami perasaan burung Phoenix.


" Baiklah mulai saat ini namamu adalah Jin Huo." Kata When Tyan sambil memandang sahabat nya itu.


Semenjak kejadian itu Jin Huo sering mengunjungi Liu Cen dan When Tyan dan mereka menjadi akrab. Jin Huo banyak memberi When Tyan buah ajaib dan tanaman obat kepada When Tyan. Kejadian itu berlangsung hingga When Tyan berusia sepuluh tahun. Tetapi tubuh When Tyan terlihat seperti anak yang sudah berusia belasan tahun saja.


Suatu hari Jin Huo berkunjung seperti biasa dan membawa jamur Lima Warna dan buah Teratai Hitam. When Tyan menerimanya dengan senang hati lalu menyimpannya.


Hari itu entah mengapa When Tyan ingin memasuki hutan bersama Jin Huo. Lalu When Tyan berkata kepada Jin Huo tentang maksudnya itu.


Kwaaak.....


Burung Phoenix itu menangguk lalu membungkuk hingga menyentuh tanah. Ia mengisyaratkan agar When Tyan naik ke punggungnya. When Tyan langsung melesat lalu duduk di punggung Jin Huo.


Wusssh.......


Wusssh......


Burung Phoenix langsung terbang ke angkasa dengan kecepatan biasa. Kini pemandangan yang sangat indah terlihat dari angkasa. When Tyan berdecak kagum dengan pemandangan yang terpampang luas.


" sungguh menakjubkan." Kata When Tyan lirih. Hingga pandangannya tertuju pada sungai dengan air yang sangat jernih di bawah nya. Di hulubsungai itu terdapat air terjun.


" Sobat turunkan aku di tepi sungai itu".

__ADS_1


Kata When Tyan sambil menunjuk ke arah sungai. Jin Huo mengangguk lalu menukik ke bawah. Setelah tiba di tepi sungai yang tak jauh dari air terjun when Tyan melompat ke bawah. Setelah mendarat di bebatuan kerikil tepi sungai When Tyan berkata


" Tinggal kan aku sendiri di sini kau bisa jemput aku nanti setelah aku panggil."


Jin Huo pun menuruti lalu terbang menjauh dari When Tyan. Melihat burung Phoenix terbang menjauh dan menghilang dari pandangan, When Tyan pun melangkah menuju air terjun. Dia melompat dari batu ke batu yang berada di tengah sungai dan berhenti di sebuah batu besar.


When Tyan duduk bersila di atas batu itu dengan santai menghirup udara segar dengan mata terpejam. Tak lama matanya pun terbuka dengan perlahan lalu memandang riak air yang mengembun membentuk kabut tipis.


Suasana seperti ini sangat cocok untuk meningkat kan tenaga dalam. When Tyan mengeluarkan jamur Lima Warna lalu memakan nya. Setelah menelan nya Berlahan - lahan ia merasakan ada lima warna titik energi yang tercipta dari jamur Lima Warna.


Energi Lima Elemen


Cahaya merah melambangkan energi elemen Api


Cahaya putih melambangkan energi elemen Angin


Cahaya biru melambangkan energi elemen Air


Cahaya coklat melambangkan energi elemen Tanah


Cahaya kuning keemasan melambangkan energi elemen logam emas


Kelima elemen energi itu mengalir saling berdesakan menyusuri nadi dan otot When Tyan. Tubuh nya terasa panas walau pun suasananya sangat sejuk. Keringat mengucur dari seluruh pori - pori. Tetapi setelah tiba di titik bela diri hanya elemen api , elemen Air , elemen Air yang menyatu. Sementara Elemen Tanah dan Elemen Logam Emas tak mau bersatu.


When Tyan tak mengerti mengapa titik cahaya Coklat dan titik cahaya kuning keemasan tak mau menyatu. Titik itu hanya berkeliaran di titik pusat bela diri When Tyan.


When Tyan mengeluarkan pedang Musim Semi lalu menggenggam erat di tangan nya. Perlahan - lahan di desak nya ketiga energi itu di salurkan ke pedang Musim Semi hingga mengeluarkan cahaya jingga tua. Dengan ketiga elemen itu tenaga dalam When Tyan meningkat tiga kali lipat. Dengan memperagakan keterampilan jurus Tarian Iblis Darah gerakan When Tyan bagai serigala lapar.


Energi yang di ciptakan darib setiap jurus pedang Tarian Iblis Darah menciptakan gelombang badai pada permukaan air sungai.

__ADS_1


__ADS_2