PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch.02 NASIB WHEN TYAN


__ADS_3

uhuk uhuk!!


When Tyan batuk sambil menahan pedih di Sekujur tubuh nya.matanya terasa berat untuk di buka.


" Bocah kecil kau sudah siuman, Jangan bergerak dulu luka mu belum sembuh total. Tubuh mu banyak goresan luka, tetapi jangan kawatir lukamu tidak parah aku sudah mengobati dan membalut lukamu."


dengan lembut orang tua itu menjelaskan pada When Tyan.


" Aku di ada mana sekarang, dan kakek siapa?" Tanya When Tyan dengan raut wajah ketakutan begitu melihat kakek tua berjanggut panjang yang berada di dekat nya.


" Bocah kecil kau tidak perlu takut padaku, namaku Liu Cen tak sengaja aku menemukan mu di dasar jurang ini kemarin di saat aku mencari berbagai macam tanaman untuk ramuan obat yang akan ku buat. Lalu aku membawamu ke pondok milik ku ini dan merawat lukamu. Bocah kecil, kau sangat beruntung memiliki fisik yang seistimewa ini tanpa kau sadari." Dengan lembut kakek tua itu menjelaskan.


Dengan perasaan yang tak menentu when tyan menghela nafas dengan berat lalu berkata." Kakek, namaku when tyan, terima kasih banyak karena kakek liu sudah memyelamatkan dan merawat lukaku.aku berhutang nyawa pada kakek, aku berjanji akan selalu mengingat budi baik kakek."


Setelah mendengar ucapan when tyan, Liu cen merasa kagum pada When Tyan. Bagaimana tidak, dengan umur yang masih hijau when tyan sudah bisa berkata seperti itu." Bocah kecil ini sangat mengagumkan ku, dengan fisik yang kuat serta tutur sapa yang sangat sopan, mungkin kah bocah ini memilki latar belakang yang sangat istimewah." Liu Cen bertanya dalam hati.


" Oh.. Wen Tyan nama yang bagus, nah sekarang makanlah sup jamur ini selagi hangat agar lukamu capat pulih." kata Liu Cen dengan lembut lalu menyuapi When Tyan dengan hati hati. Sebenar nya banyak yang ingin di tanya pada when tyan masalah keberadaan nya sampai bisa jatuh ke dasar jurang ini. Tetapi melihat kondisi When Tyan yang sangat lemah, Liu Cen tidak melanjut kan pertanyaan itu pada When Tyan.

__ADS_1


Pagi itu matahari barsinar cerah, kicau burung terdengar sangat merdu. Kini luka di tubuh When Tyan telah pulih total berkat perawatan dan sup jamur yang di berikan Liu Cen secara rutin kepadanya. When Tyan bangkit dan berjalan membuka pintu dan keluar dari pondok. Lalu mengamati alam sekitar, When Tyan terkejut setengah mati karena menyadari bahwa dia tidak mengenali tempat ini.


When Tyan duduk seraya mengeluarkan segel giok pemberian ayah nya lalu berkata lirih


" Bagai mana dengan kabar keadaan ayah, ibu dan adik ku serta paman liang luo saat ini, apakah kalian baik baik saja dan di mana merka sekarang". Dengan penuh kekawatiran dan perasaan sedih yang amat dalam, di genggam nya segel giok dan menempelkan di dadanya tak terasa air matanya mengalir


membasahi pipi nya.


Setelah merasakan ada belaian lembut di kepalanya when tyan langsung meyeka air matanya.lalu berkata " Eh kakek sudah pulang, dari mana kek? aku dari tadi mencari kakek tetapi tidak menemukan kakek di sekitar pondok".Lalu menyimpan segel giok ke dalam sakunya.


Liu Cen menatap When Tyan dengan perasaan iba, diraih nya tangan When Tyan lalu memeluk nya dengan penuh kasih sayang sambil membelai rambut When Tyan seraya berkata


" Ah kakek, tidak aku tidak sedih kok, aku tadi cuma melamun" Jawab When Tyan berbohong." aku harus menutupi identitasku saat ini karna aku belum tahu pasti siapa orang sepuh ini apa lagi aku baru mengenal nya." Pikir When Tyan dalam hati.


Liu Cen kaget dengan jawaban when tyan,lalu menutupi perasaan nya." Bocah kecil kau cukup tegar rupanya,aku tahu kau sedang berbohong padaku" gumam Liu Cen dalam hati. Liu Cen tak berniat bertanya tentang perasaan When Tyan apa lagi dari mana dan latar belakang When Tyan. Karena Liu Cen sudah berniat mengangkat When Tyan sebagai murid nya.


" Ya sudah, kau pasti lapar coba lihat apa yang kakek bawa ini?apa kau menyukai nya?". Tanya Liu Cen seolah tidak tau kalau dia sedang di bohongi oleh When Tyan.

__ADS_1


Dengan rasa bersalah When Tyan meraih buah dari tangan Liu Cen. Diamati buah di tangan nya dengan


Seksama lalu menggigit nya. Tak sadar buah di tangan nya telah habis di makan oleh nya.


" Ahai, ternyata kau menyukainya bocah keci, ini ambil lagi makan yang banyak biar cepat tumbuh dewasa". Sambil menyerah kan semua buah yg di petik nya tadi. Dengan memberi buah pir ungu Liu Cen berharap buah itu dapat membebentuk fisik serta melancarkan peredaran darah When Tyan. Walaupun kasiatnya masih tergolong tingkat rendah, tetapi langkah itu sangat cocok untuk pemula saperti When Tyan.


Liu Cen fokus memilih bahan untu meramu obat di dapur setelah memberi buah pir ungu kepada When Tyan. Dengan terampil Liu Cen memilih dan memisah kan bahan - bahan yang di dapat kan dari hutan Iblis Kembar tadi.


karena terlalu fokus dengan aktifitas nya Liu Cen tidak menyadari bahwa When Tyan sedang mengamati lalu bertanya" untuk apa daun dan rumput itu di pisahkan kek, kok banyak sekali." Kata When Tyan.


" Oh ini, ini bahan untuk ramuan obat kakek mendapat kannya tadi dari hutan. kakek akan membuat ramuan obat." Dengan terbata bata karena pertanyaan When Tyan tiba - tiba dan membuat nya kaget. Lalu meneruskan aktifitas nya dengan telitih.


" Ramuan dan membuat obat!! Apakah kakek seorang tabib yang bisa menyembuhkan orang sakit??." When Tyan bertanya dengan nada berat kerena di tekan parasaan takjub lalu mendekati Liu Cen.


" Aku harap begitu kelak di masa depan,makanya aku terus mempelajari kitab raja obat dewa sembilan yang kua dapat puluhàn tahun lalu". Jelas Liu Cen.


Mendengar penjelasan dari Liu Cen tentang kitab raja obat Dewa Sembilan, When tyan makin penasaran lalu ia berkata " Kek, boleh aku bantu untuk memili dan memisah kan rumput rumput ini?." Menawar kan diri dengan hati hati.

__ADS_1


" Oh..ya..boleh boleh kalau mau menolong ku cepat ke sini". Ucapan Liu Cen terputus putus karena terkejut dangan sikap When Tyan. Lalu Liu Cen mengajari dan menjelaskan nama serta manfaat dari tumbuhan tersebut.


Tak butuh waktu lama when tyan pun mengerti lalu mereka larut dalam keaibukan masing masing........


__ADS_2