PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch. 13 DEWI KEMATIAN


__ADS_3

Setelah mengetahui kelicikan When Tyan, Yong Ma menjadi gusar karena telah dibodohi oleh anak ingusan. Ia tak menyangka hidupnya akan berakhir di tangan buruannya sendiri. Tiga juta keping emas menjadi kenangan yang akan di bawa nya mati. Setelah Pedang Musim Semi memenggal kepalanya.


When Tyan kembali duduk di atas batu besar yang terletak si tengah sungai. Setelah mendengar tujuan Yong Ma tadi, When Tyan menjadi penasaran dengan segel giok pemberian ayah nya itu.


When Tyan mengeluarkan segel giok dari cincin nya. Lalu memandangi batu giok bersegi enam penuh dengan tulisan kuno yang berwarna emas. Ia mencoba memecah kan arti dari tulisan kuno itu, tapi gagal dan gagal lagi.


" mengapa giok ini harganya sangat tinggi di kekaisaran Han. Sayang sekali ayahanda tidak memberitahu tentang segel giok ini." Matanya menerawang jauh ke angkasa dengan mata berkaca - kaca.


Lamunan When Tyan terpecah setelah merasakan getaran pada batu yang di duduki nya. Ia langsung menyimpan segel giok dan mengeluarkan pedang Musim Semi. Kemudian mengedarkan pandangan nya ke permukaan air sungai yang sangat jernih sehingga dasar sungai terlihat jelas.


Dari dasar sungai When Tyan melihat seekor kura - kura dengan ukuran yang tak biasa perlahan muncul ke permukaan. Walaupun gerakan nya sangat lambat, tetapi gelombang air yang di ciptakan akibat kemunculannya sangat dahsyat. Sehingga batu yang di duduki oleh When Tyan bergetar hebat.


Mata siluman Kura - kura berwarna biru tua sebesar kepalan tangan menatap When Tyan. Lalu menepis batu besar itu dengan sebelah tangannya. Akibat nya batu itu bergetar dan bergeser jauh dari tempat nya semula. When Tyan langsung melesat terbang ke tepi sungai.


Siluman Kura - kura pun muncul ke permukaan air sungai. Lalu menyembur kan cairan berwarna hijau kecoklatan. When tyan menghindar dengan cepat sehingga serangan siluman itu meleset dari target. Cairan itu ternyata racun yang sangat ganas. Setiap tumbuhan yang terkena percikan cairan tersebut langsung Mengeluarkan asap hitam lalu gosong.


When Tyan sangat beruntung karena terhindar dari serangan racun siluman kura - kura. Kemudian menyerang siluman kura - kura dengan energi yang sangat dahsyat. Serangan yang bertubi - tubi itu ternyata tidak membahayakan tubuh siluman Kura - Kura tersebut. Wajar saja karena sisiknya sangat keras dan tebal sehingga sangat efektif untuk melindungi tubuh siluman Kura - Kura.

__ADS_1


When Tyan hampir putus asa karena serangan nya tak berarti apa - apa bagi siluman Kura - Kura. When Tyan melompat ke punggung siluman itu lalu mengamati sisik punggung siluman Kura - Kura tersebut.


" Sisik ini sangat tebal dan kuat, serangan ku tadi tidak menimbulkan bekas sama sekali." Gerutu When Tyan sambil mengamati sisik siluman itu.


Siluman Kura - Kura merasakan keberadaan When Tyan di punggung nya. Siluman itupun membalik kan tubuhnya ke dalam air. Sementara when Tyan yang sedang terpaku menatapi sisik siluman itu langsung masuk ke dalam air.


Tanpa sengaja setelah di dalam air kepala When Tyan mendongak ke atas kemudian melihat titik putih di leher siluman itu. Dengan cepat ia berkesimpulan bahwa titik itu kelemahan dari siluman Kura - Kura dan langsung menusuk nya.


Jleep......!!!!!


Pedang Musim Semi menerobos titik cahaya dengan mudah. Siluman itu tidak menyangka jika When Tyan mengetahui titik kelemahan nya. Siluman itu meronta sebentar lalu mengambang tak bernyawa lagi.


Air sungai yang jernih itu, dengan sekejap mata berubah menjadi lautan merah darah siluman Kura - Kura. Sementara When Tyan yang sudah berada di permukaan sungai langsung menyeret bangkai siluman itu ke tepi sungai dan mengangkat nya ke darat.


Berbagai cara di lakukan untuk membelah dan mengambil permata siluman itu, tetapi tak kunjung membuahkan kan hasil. When Tyan hampir putus asa karena tidak mendapatkan permata siluman Kura - Kura itu. Kemudian mengamati seluruh tubuh siluman Kura - Kura itu beberapa kali.


Ada yang aneh di kepala siluman ini, mengapa tumbuh bulu di sana. Bulu itu tumbuh seukuran telapak tangan orang dewasa motif nya sama dengan bulu ekor burung merak berwarna coklat. When Tyan mengamati keanehan itu dengan kebingungan sendiri.

__ADS_1


Tanpa sadar tangan When Tyan mencabut bulu itu dengan tidak sengaja. Asap putih keluar dari tubuh siluman Kura- Kura lalu memunculkan bayangan. Bayangan itu makin lama makin jelas terlihat oleh When Tyan. Ia langsung mundur beberapa langkah dari bayangan tersebut.


" Jangan takut pendekar muda, dulu aku adalah seorang pendekar juga sama seperti mu. Tetapi setelah DEWI KEMATIAN menancapkan sehelai bulu yang kau cabut itu di kepalaku sambil mengutuk ku menjadi Kura - Kura. Aku sangat senang karena kau mampu membunuh tepat di titik kelemahan ku. Kini aku terbebas dari kutukan itu dan mati dengan tenang." Kata roh Kura - Kura dengan tersenyum lebar.


Ternyata siluman itu adalah seorang pendekar yang sedang di kutuk oleh Dewi Kematian.


" Aku telah membunuh mu, tetapi kau tidak marah padaku malah merasa senang dengan perbuatanku terhadap mu. Apa artinya semua ini?.." When Tyan bertanya dan tetap dalam kebingungan.


" Oh ya, namaku adalah Huang San dengan julukan PENDEKAR LAPIS EMAS karna rompi zirah yang kumiliki sangat kuat.Rompi Zirah mampu menahan serangan dari pusaka hingga tingkat suci. Karena itu Dewi kematian menjadi iri kutukan itu berlaku selama bulu itu tumbuh di kepalaku." Roh yang bernama Huang San itu menjelaskan lalu memperkenalkan dirinya pada When Tyan.


" Jadi dengan tercabut nya bulu ini dari kepala mu yang menyebabkan kutukan mu berakhir, begitu??" Tanya When Tyan lagi.


" Benar, karena kau telah mencabut bulu itu dari kepalaku tanpa sengaja lau telah mengakhiri kutukan yang ku derita selama ini." Huang San mengiyakan sambil tersenyum lebar.


" oke, walaupun aku masih bingung apakah kutukan itu harus berakhir dengan kematian."


" Saat aku jadi siluman Kura - Kura apakah aku bisa bicara. Setiap orang yang ku temui selalu menyrang ku tetapi semuanya memilih kabur setelah serangan mereka tak dapat menyakiti ku. Ya sudah lah jangan banyak tanya lagi. Aku sangat berterima kasih padamu dan sebagai ungkapan rasa itu aku akan memberikan pusaka Zirah itu padamu." Setelah berkata Huang San lenyap dari pandangan mata.

__ADS_1


Setelah lenyapnya roh Huang San When Tyan menemukan sebuah cincin spacial yang tergeletak di tamah. Cincin itu tergeletak tepat dimana kemunculan roh Huang San tadi.


Dengan hati hati When Tyan mengambil cincin itu dan menyimpan nya ke dalam cincin miliknya Lalu meninggalkan sungai. Dalam benaknya masih kepikiran tentang segel giok miliknya yang penuh misteri baginya. Pikiran itu hanya di simpan dalam hati dan tak seorang pun tahu.


__ADS_2