
Kapak petir mulai kehabisan akal untuk menghadapi When Tyan. Serangan yang di lancarkan dengan mudah di patahkan oleh musuh. Sementara When Tyan lebih tenang menghadapi Kapak Petir karena pelindung Zirah Kura - Kura yang di kenakan memang sangat menakjubkan.
" Masih ada lagi kemampuan yang lebih dasyat dari serangan ini. Kau bahkan seperti sedang di pijit dalam menghadapi serangan murahan ini. Ayolah jangan main - main lagi aku sudah mulai bosan." Ledek When Tyan mematahkan semangat musuh.
" Cecunguk busuk, jangan berbangga dulu kau memang bermulut besar rupanya." Kata kapak petir sambil mencari sela untuk menghadapi musuh. Di kerah kan nya seluruh tenaga dalam ke seluruh bilah kapak sehingga garis petir yang berkeliaran menyelimuti bilah kapak.
Dong Ma mengeluarkan keterampilan jurus PETIR PENGHANCUR BUMI yang jarang di pakainya selama ini.
" Tikus sampah kau boleh merasa beruntung karena aku sudah mengeluarkan jurus andalan ku ini. Siapkan dirimu untuk segera berangkat ke neraka secepatnya.." Kata Dong Ma lalu menyerang dengan kekuatan extrem.
Duar...........!!!!
Duar............!!!!
Kilatan petir menyambar tubuh When Tyan disusul dengan bilah kapak terus menghujam. Serangan itu menguras banyak tenaga dalam Dong Ma. Tubuh When Tyan yang di lindungi Zirah Kura - Kura beberapa kali mendapat sengatan listrik yang di ciptakan oleh kapak petir.
Tetapi anehnya sengatan itu langsung lenyap setelah menghantam tubuh When Tyan. Tenaga Dong Ma mulai terkuras hingga gerakan nya pun mulai melambat. Nafasnya memburu, keringat bercucuran, tetapi musuh masih dalam keadaan fit saja. When Tyan memang mulai cerdik dalam bertarung. Saat ini ia bermaksud menguras tenaga musuh dengan mengulur waktu saja.
" Ternyata kau yang bermulut besar rupanya, kemampuan mu hanya sampah." Energi tiga elemen langsung di aktifkannya, cahaya jingga tua terpancar dari tubuh When Tyan. Padang Iblis Darah menebas ke arah Dong Ma dengan kilatan cahaya jingga.
Dong Ma memblokir serangan lawan dengan Kapak Petir nya. Karena tenaga yang hampir habis membuat tubuhnya terpental ke belakang.
Buk!!!!!!
Tubuh Dong Ma mendarat ditanah dan kapak Petir pun terlepas dari genggaman nya. Tubuh nya terluka parah dan sangat mengenaskan sekali.
Puf....!!!!!
Darah segar keluar dari mulut Dong Ma yang sedang duduk dan memegangi dadanya yang amat sakit. When Tyan langsung menghampirinya dengan menghunuskan pedang Iblis Darah ke leher Dong Ma.
__ADS_1
" Awalnya aku tidak mau berurusan dengan mu, berhubung kau datang kesini dengan sengaja mencariku pikiranku jadi berubah. Kalau aku tidak menghabisi mu maka keadaan akan terbalik. Agar kau tidak mati dengan penasaran kuberi tau padamu namaku adalah When Tyan. Akulah orang yang sedang kau cari itu." When Tyan menjelaskan dan sengaja tidak langsung membunuh Dong Ma.
Mata Dong Ma melotot hingga mau melompat keluar. Di telannya ludah yang terasa sangat pahit itu. Tubuhnya gemetar hebat, tak menyangka musuh yang di anggap remeh adalah orang yang sedang ia cari.
" Tolong ampuni kau, beri aku kesempatan untuk bertobat. Aku menyesal berurusan dengan pendekar hebat seperti mu. Aku hanya menjalankan perintah dari jendral Lu Huang dengan imbalan tiga juta keping emas." Wajah Dong Ma memelas dengan tatapan sayu ia meminta ampun pada When Tyan.
" Lagi - lagi Lu Huang." Jawab When Tyan dengan geram. Pikirannya menerawang jauh ke angkasa. Melihat musuh yang sedang lengah , Dong Ma mengambil pisau rahasia dan melempar ke tubuh When Tyan dengan cepat.
Ting...!!!
Suara pisau membentur baju Zirah yang dipakai oleh When Tyan. Dong Ma lupa kalau musuh memakai pelindung dan kelicikan nya itu hanya sia - sia saja.
When Tyan langsung tersadar dan reflek menebas leher Dong Ma. Kepala Dong Ma terpisah dari tubuh nya darah segar menyembur lalu mati....!!
When Tyan hampir celaka dengan kecerobohan nya sendiri. Pelindung Zirah memang selalu menyelamatkan di saat itu. Kemudia ia berjalan menuju Kapak Petir milik Dong Ma lalu mengambilnya.
" Bagus juga kapak ini, sayang kalau gak di ambil." Kata When Tyan lalu menyimpan nya ke cincin spacial nya.
When Tyan langsung melompat menapaki batu yang berlapis itu dengan gesit. Lompatan demi lompatan di lakukan hingga ia mendarat di batu terakhir. Langkah nya terhenti sejenak dan memandang ke bawah.
" Ternyata Lembah Iblis Darah tertutup kabut jika di lihat dari atas, pantas saja jarang orang mengetahuinya." Kata When Tyan lalu melanjutkan perjalanan. When Tyan sengaja tidak menggunakan ilmu meringankan tubuh saat ini.
When Tyan berjalan dengan bebas tanpa tujuan, ia hanya melangkah sesuka hatinya. Darat, bukit serta hutan sudah di lalui oleh When Tyan dalam perjalanan nya.
When Tyan terus melangkahkan kakinya dengan ringan. Hingga tanpa di sadari nya ada tiga orang perampok yang biasa menunggu mangsanya melihat kedatangan When Tyan. Perampok itu menjadi sumringah karna mendapatkan calon korban baru.
Tiga perampok itu menghadang perjalanan Qhen Tyan. Mereka mengacungkan golok nya dan berkata
" Berhenti, kau harus menyerahkan uang dan harta berharga lain nya yang kau miliki kepada kami.."
__ADS_1
" Maaf aku tidak memiliki uang dan harta berharga lain nya, aku hanya orang miskin yang sedang berkelana." Jawab When Tyan menjelaskan.
" Bocah tengil jangan berharap kau dapat dengan mudah untuk mengelabuhi kami. Cepat serahkan atau..?" Seorang perampok mengayun kan golok nya tanpa basa basi.
Ting.....!!!!!
Golok membentur baju Pelindung Zirah yang di pakai oleh When Tyan. Menyadari golok nya tak mampu menembus tubuh When Tyan perampok itu pun panik. Kemudian kedua teman nya itu turut menyerang bersama, When Tyan langsung mengeluarkan pedang Musim Semi lalu menahan serangan kedua perampok itu.
Karena kekuatan yang tak seimbang membuat kedua perampok itu terpental puluhan meter ke belakang dan memuntahkan setaguk darah segar. Tubuh mereka gemetar dadanya terasa sakit yang luar biasa. Ternyata mereka bertiga hanya perampok kelas teri. Melihat kedua teman nya terpental dan mengalami lula dalam yang parah Lan Dong langsung berlutut karena ia tak ingin bernasib sama seperti teman nya itu.
" Ampun tuan aku akan bertobat mulai saat ini, mohon kemurahan tuan untuk tidak membunuh kami." Lan Dong bersujud kepada When Tyan.
When Tyan mencium bau pesing yang menyengat lalu menutup hidungnya. Ternyata tanpa terasa celana Lan Dong sudah basah oleh air seninya sendiri karena ia sangat ketakutan.
When Tyan tersenyum geli melihat pemandangan yang ada di depan nya. Baru kali ini ia melihat perampok bernyali ciut.
Baiklah jika demikian tapi ada syaratnya." Kata when Tyan bernegoisasi.
" Katakan saja tuan, apa syaratnya kami pasti memenuhinya." Jawab Lan Dong dangan gembira.
" berhubung kalian sudah merusak pakaiyanku, maka kalian harus membayar kerugian ku dengan menyerahkan semua harta kalian kepadaku.apakah kalian setuju?" Kata When Tyan bermaksud memeras para perampok itu.
Walau dengan berat hati, tetapi para perampok akhirnya menyetujui permintaan When Tyan.
" Dengan senang hati tuan kami pasti menuruti perintah tuan." Jawab Lan Dong singkat.
" Bocah ini sungguh licik sekali harta yang ku dapat dari hasil merampok para pedagang yang lewat selama ini habis di peras nya." Kata perampok itu dalam hati sambil menyerah kan semua hartanya.
When Tyan tersenyum penuh kemenangan dalam kelicikan nya.
__ADS_1
" Apa kata dunia bila orang tahu ada perampok tapi malah di rampok." Kata When Tyan dalam hati lalu memasukkan harta hasil dari memeras perampok yang malang.