PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch 29. MERAMPOK UPETI KEKAISARAN.


__ADS_3

When Tyan menyambut kedua bayangan siluman itu dengan jurus pedang maya. Gerakan When Tyan semakin cepat, bayangan pedang iblis berputar bagai baling - baling hitam melindungi When Tyan.


Wosh........!!


Cit...cit...!!!


Kedua bayangan siluman itu sangat marah karena pertahanan When Tyan tidak dapat ditembusnya. Bayangan itu merubah farmasi serangan nya, kini mereka menyerang dari dua sisi yang berlawanan. Bayangan itu berharap agar When Tyan menjadi panik. Dan pertahanannya melemah.


Ternyata benar dugaan bayangan siluman itu, When Tyan pun menjadi panik. Ia hanya bisa bertahan dan tidak dapat menyerang. Ia sangat tertekan ole serangan kedua bayangan siluman itu.


" Ha..ha...ha...siapa suruh kau menggali kuburan mu sendiri tikus sombong. Kini kau harus menanggung sendiri dan bersiaplah untuk masuk.." kata pemimpin dengan bangga.


" Jika terus begini aku akan kelelahan karena kehabisan tenaga. Ini tidak bisa di biarkan!." Kata When Tyan dalam hati. Kemudian manekan kembali tenaga dalamnya dan menyalurkan ke pedang Iblis. Begitu tenaga yang sangat besar mengalir, bayangan pedang Iblis berubah menjadi merah keemasan bagai api.


" Apa yang di lakukan oleh Jin Huo saat aku tidak sadar. Cahaya ini mirip dengan cahaya yang di keluarkan saat dia marah dengan guru waktu itu. Sungguh mengejutkan sekali...." Kata When Tyan kegirangan.


When Tyan melompat ke atas dan bayangan siluman itu melesat kearah When Tyan melebihi kecepatan anak panah yang ditembakkan. Mereka melakukan pertarungan di udara. Kilatan cahaya yang melesat sangat menyilaukan mata dan membuat lima prajurit yang masih hidup seakan mau pingsan karena ketakutan


Kali ini When Tyan menunggu momen yan tepat untuk mengakhiri pertarungan. Kedua bayangan siluman itu terus mendekat dengan gerakan mematikan. Hingga akhirnya berjarak tinggal beberapa inci lagi, When Tyan dengan cepat menghindar ke samping. Kedua bayangan siluman itu tidakmenyangka jika When Tyan melakukan jebakan.


Kedua bayangan siluman itu tidak dapat menarik kembali serangan nya. Hingga mereka pun bertabrakan, lalu When Tyan melakukan tebasan menyilang kearah bayangan siluman itu.


Crash.....


Crash....


Kedua bayangan siluman itu akhirnya terpotong oleh cahaya merah keemasan milik When Tyan. Melihat bayangan kedua siluman itu menghilang, pemimpin dan prajurit itu langsung kabur terbirit - birit. When Tyan pun segera terbang dengan cepat dan menghadang mereka.

__ADS_1


" kalian pikir bisa lolos begitu saja dariku pengecut..!" Bentak When Tyan yang sudah berada di depan mereka.


" Jangan takut, serang........." teriak pemimpin pasukan dengan lantang.


Mereka menyerang When Tyan bersama - sama dengan menghunuskan senjata ke arah When Tyan.


When Tyan menjadi geram, di ayunkannya bayangan pedang Iblis lalu cahaya merah keemasan melintasi batang leher mareka semua. Mereka hanya merasakan hawa dingin melintasi batang leher, setelah itu pandangan pun menjadi gelap. Kepala mereka terpisah dari badan dengan sekali tebasan.


Sungguh sadis pembunuhan yang di lakukan oleh When Tyan kali ini. Ia sengaja membuat kekacauan dengan seorang diri dan inilah salah satu rencana yang di bicarakan ketika berada di sekte Cempaka Wungu.


When Tyan pun merinding ngeri dengan kehebatan jurus PEDANG MAYA miliknya walau belum sempurna itu. Setelah itu dengan rakusnya ia langsung memeriksa cincin milik kedua pemimpin itu lalu menguras habis isinya. Lalu kedua cincin itu di gunakan untuk menyimpan semua upeti kekaisaran yang sudah pindah ke tangan nya.


Upeti itu berupa seratus kantong berisikan beras berukuran sepuluh kilo gram dari masing - masing kantong. Dua peti yang berisikan kepingan koin emas dan lima peti yang berisikan koin perak. When Tyan berniat membagikan sebagian hasil rampokannya kepada rakyat miskin di desa terdekat dan sebagian lagi untuk biaya pembentukan aliansi bersama Xiao Sen.


Setelah semuanya ludes tak tersisah, When Tyan pun bergeg pergi ke desa terdekat. Karena ia ingin cepat sampai ke desa terdekat, maka ia menggunakan ilmu meringankan tubuh. When Tyan pun terbang dengan cepat menuju desa.


" Saatnya menjalan kan misi." Kata When Tyan dalam hati.


Ia mengeluarkan sekantong beras dan dua puluh koin perak dan lima koin emas. Setelah meletakkan di depan pintu, When Tyan mengetuk pintu rumah itu lalu pergi dengan cepat. Begitu seterusnya yang ia lakukan di desa Cuilan Seng. Begitu cepat gerakan nya sehingga tak seorang pun mengetahui gerakan When Tyan tersebut.


Dengan sekejap When Tyan pun sudah membagikan dua puluh rumah yang ada di desa Cuilan Seng tersebut. When Tyan pun langsung berangkat menuju desa berikutnya.


Aksi When Tyan malam itu sangat menggegerkan masyarakat desa Cuilan Seng. Bagai mana tidak, setelah membuka pintu karena diketuk tetapi tidak menemukan orang tetapi menemukan sekantong beras dua puluh keping perak dan lima keping emas.


Keesokan harinya masyarakat ramai membicarakan tentang temuannya di depan pintu tadi malam. Tidak seorangpun dari mereka yang mengetahui siapa uang melakukan nya.


" Ya sudah, siapapun orang itu mari kita do'akan bersama semoga beliau selalu di lindungi oleh para dewa agung." Kata pemimpin desa Cuilan Seng di saat orang - orang ramai membicarakan kejadian aneh tadi malam.

__ADS_1


" Ya benar, karena seumur hidupku baru kali ini mengalaminya. Beliau sangat murah hati memang pantas kita do'akan." Kata seorang lagi dengan di bareng anggukan serentak mayarakat desa Cuilan Seng.


Sementara itu When Tyan sedang beristirahat di sebuah hutan. Ia terus berlatih Jurus Pedang Maya dengan membaca kitab. Ia menyadari bahwa betapa mengerikan jurus ini apabila ia mempelajarinya dengan sempurna. Ia selalu begitu setelah malam menjalankan misinya hingga kantong beras yang dibawanya habis tak tersisa lagi. Ia telah membagikan semua beras ke desa yang dilewatinya dalam perjalanan.


When Tyan melanjutkan perjalananya dan mencari informasi kapan prajurit kekaisaran akan mengambil upeti. Dalam perjalanan When Tyan menemukan seorang pengemis tua berpakaian penuh dengan tambalan. Memakai topi anyaman yang sudah berantakan dan sebuah mangkuk terletak di de pan nya. Pengemis tua itu duduk bersila dengan memegang tongkat yang bersandar di bahunya.


Melihat pengemis tua itu When Tyan langsung menghampirinya dan meletakkan!n sepuluh koin perak kedalam mangkuk. Kemudian When Tyan melanjutkan perjalanan.


" Aku merasakan getaran yang hebat di tubuh bocah ini. Siapa sebenarnya dia." Kata pengemis tua itu tersenyum lalu pergi. Pengemis tua itu penasaran dengan fisik When Tyan. Ia melesat dengan cepat mendahului When Tyan.


Setelah berjarak seratus meter, pengemis tua itu duduk bersila kembali. Mangkuk di letakkan dan memegang tongkat yang bersandar di bahunya.


Tidak lama kemudian, When Tyan melihat pengemis tua itu. Ia tidak menyadari jika pengemis tua itu adalah orang yang sama. Sepuluh keping koin perak masuk ke dalam mangkuk pengemis tua. When Tyan pun melanjutkan perjalanan tanpa menaruh curiga.


Pengemis tua itu tersenyum melihat tingkah When Tyan yang berjalan santai meninggalkan pengemis tua itu.


" Anak ini tidak menyadari rupanya, akan ku coba lagi." Pengemis tua itu melesat mendahului When Tyan untuk yan kedua kali.


Setelah berjarak seratus meter pengemis tua itu tidur di tanah dan berpura - pura pingsan. Setelah When Tyan tiba di dekat pengemis tua dan melihat pengemis itu terbaring di tanah, iapun langsung menghampirinya. Setelah melihat siapa yang terbaring itu When Tyan pun langsung mengenalinya.


" Hah....bukan kah orang ini adalah pengemis yang disana tadi. Mengapa ia terbaring di sini, siapasebenarnya pak tua ini? Mengapa begitu cepat ia berada di sini dan terbaring pingsan. Sebenarnya apa yang terjadi dengan orang tua ini." Tanya When Tyan dalam hati dengan heran.


" Pak tua, kenapa tidur di sini? Apa yang telah terjadi denganmu?" Tanya When Tyan sambil membangunkan pengemis tua.


" Lapar, haus tolong berikan sesuatu sudah tiga hari aku belum makan." Kata pengemis tua itu berpura - pura sambil memegangi perutnya setelah bangun.


When Tyan mengeluarkan buah apel ungu yang tersimpan di dalam cincin nya. Buah belum sempat ia makan karena ia belum membutuhkannya.

__ADS_1


__ADS_2