PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch. 23 RUSAKNYA PEDANG MUSIM SEMI


__ADS_3

Feng Tian merasakan keanehan dalam gerakan yan di peragakan oleh When Tyan. Feng Tian menyambut serangan musuh dengan jurus tombak nya. Mereka saling bertukar serangan hingga puluhan jurus. Gerakan jurus When Tyan seperti orang yang sedang menari dengan gemulai, tetapi sangat sulit untuk melumpuhkan pertahanannya.


Feng Tian mulai kerepotan meladeni When Tyan yang setiap gerakan yang selalu mengancam nya. When Tyan pun mulai merasa lebih nyaman dengan gerakan yang di peragakan oleh pedang Musim Semi yang di tangan nya. Makin lama makin menyatu dengan gerakan itu.


Sementara itu Xiao Sen memperhatikan tanpa berkedip, mulut nya menganga lebar karena takjub. Ia tidak menyangka jika When Tyan telah menguasai niat jiwa pedang. Xiao Sen pernah mempelajarinya tetapi tidak berhasil hingga saat ini. Tetapi When Tyan dengan umur yang masih muda sudah membuatnya berdecak kagum.


Tenaga Feng Tian mulai melemah dan gerakan nya juga melambat. Menyadari hal itu, feng Tian menjadi putus asa menghadapi When Tyan. Tetapi Feng Tian memaksakan diri untuk terus bertarung dengan demi menjaga harga diri.


Feng Tian mencoba mengaktifkan tenaga dalam nya, tetapi kali ini hasilnya tidak seperti yang di harapkan. Tenaga yang tersisa hanya setengah, sementara kesalahan nya Feng Tian langsung mengerahkan tenaga dalamnya dari awal pertarungan.


Dengan tenaga yang tersisa tombak terhunus ke arah musuh. Tetapi aura nya tidak seterang tadi, sehingga bayangan nya pun berkurang. When Tyan menyadari jika musuh kekuatannya berkurang setengah. Ia pun menjadi lebih santai untuk menghadapi musuh nya. Apa lagi masalahnya cuma sepele, jadi When Tyan tidak bermaksud untuk menghabisi nya.


Feng Tian mulai menyerang When Tyan dengan tombaknya.


Trang......!!!


Mereka saling bertukar jurus hingga beberapa saat lamanya. Tetapi tiba - tiba Feng Tian terpental jauh akibat serangan When Tian yang tak dapat di blokir nya.


Bam......!!!!


Suara itu terdengar di saat tubuh Feng Tian jatuh ke tanah. Tubuh nya terasa hancur dan tulang nya banyak yang patah membuat Feng Tian terluka parah. Ia mencoba bangkit dengan bantuan tombak nya, tetapi tak mampu.


Hek....!!!


Seteguk darah keluar dari mulut nya akibat dari luka dalam yang di deritanya sangat parah.


Hek......!!!


Ia kembali memuntahkan darah segar untuk yang ke dua kalinya sambil menahan dada dengan telapak tangan nya. When Tyan pun langsung menghampirinya dan siap untuk mengayunkan pedang nya. Feng Tian hanya pasrah tak berdaya lagi untuk melawan serangan When Tyan.


" Jangan bunuh kakak ku, tolong ampuni lah dia kumohon." Tiba - tiba terdengar suara jeritan seorang wanita memohon ampun sambil memeluk Feng Tian. Wanita itu ternyata Feng Rui yang muncul tiba - tiba tanpa di sadari oleh When Tyan. Feng Rui menjerit histeris melihat kondisi Feng Tian yang terluka parah. Ia terus memohon belas kasih dari When Tyan agar mengampuni Feng Tian.


When Tyan menarik serangan nya kembali karena melihat Feng Rui yang sedang memeluk Feng Tian sambil terisak. Bagaimanapun semua itu hanya kesalah pahaman belaka. Seandainya Feng Rui terlambat datang, mungkin Feng Tian telah berangkat ke neraka hari itu juga.

__ADS_1


" Ya sudah rawat lah kakakmu dengan baik, beri ia ramuan ini agar luka nya segera pulih." Kata When Tyan sambil menyerahkan ramuan obat kepada Feng Rui.


When tyan meninggalkan Mereka berdua lalu melanjutkan perjalanannya. Ia menyusuri hutan, di dalam perjalanan terasa sepi karena tidak ada seorang pun yang lewat. Tiba di suatu tempat dimana ada sebatang pohon besar dan berdaun lebat. When Tyan pun berhenti untuk beristirahat.


Sementara itu pasukan kekaisaran utusan Lu Huang terus menyisir daerah - daerah terpencil untuk menangkap When Tyan. Utusan yang berjumlah sepuluh orang dengan berkuda itu memeriksa setiap daerah kekaisaran Han. Meraka terus mencari informasi tentang keberadaan When Tyan dengan menyebarkan mata - mata.


Informasi yang terakhir di dapat bahwa When Tyan berada di desa Ganda Mayit. Maka dari itu utusan pun mencari dengan cara terpisah dan terbagi - bagi. Kebetulan utusan yang menuju desa Ganda Mayit di pimpin oleh Xin Pey yang merupakan pendekar tingkat alam nirwana. Xin Pey terkenal dengan julukan si Pedang Iblis.


Makin lama mereka makin mendekat ke arah di mana When Tyan berada saat ini yang sedang beristirahat. Kuda di pacu dengan kencang agar cepat sampai ke tujuan. Debu mengepul bagai menutupi jalan yang telah mereka lewati. Debu itu menutupi jalan bagai badai pasir sedang melanda.


Tak lama mereka pun beristirahat di sebuah hutan di mana when Tyan pun sedang berada di situ saat ini. Tetapi When Tyan berada di atas pohon yang sedang duduk di dahan dan beristirahat. Sementara Xin Pey dan pasukannya berada di bawah When Tyan.


" kita istirahat sebentar karena kita harus sampai ke desa Ganda Mayit secepatnya. Khabar terakhir yang ku dapat bahwa When Tyan sedang berada di sana." Kata Xin Pey kepada anggotanya.


" Mengapa pasukan kekaisaran mencariku, tak bosan - bosannya mereka mencariku rupanya." Gumam When Tyan keheranan. Setelah mendengar percakapan Xin Pey dengan anggotanya.


Di sisi lain Xiao Sen yang sedang membuntuti When Tyan secara diam - diam dan selalu menjaga jarak juga mendengar percakapan itu dengan jelas. Xiao Sen menjadi lebih berhati - hati.


" Jika kita bertemu dengan bocah itu, kalian harus hati - hati soalnya bocah ini sangat hebat. Aku juga tidak sabar untuk menjajal seberapa hebat bocah itu. Apakah dia mampu menahan kehebatan pedang iblisku ini." Kata Xin Pey tak sabar ingin secepatnya bertarung dengan When Tyan.


" Kabar tentang bocah itu hanya dari mulut ke mulut saja, bagai mana mungkin aku percaya. Paling juga dia hanya pecundang yang sama seperti ayahnya." Kata seorang dari pasukan dengan sombongnya.


Mendengar ayah nya sedang di remehkan oleh oleh orang lain, darah When Tyan mendidih seratus delapan puluh derajat. Tetapi When Tyan mencari cara untuk berbuat masalah dengan menutupi identitas sebenarnya.


When Tyan mengambil ranting sebesar lengan yang lapuk lalu menjatuhkan nya tepat di kepala yang menghina tadi. Beruntung orang itu memakai helem pelindung. Jika tidak, kepalanya sudah meledak.


Praakkk.........?!!


Suara ranting menghantam helem pelindung dan sontak mereka kaget. Orang yang tertimpa ranting itu langsung tersungkur dan pingsan.


" Tunjukkan dirimu dan jangan jadi pengecut, berani sekali mengganggu pasukan kaisar yang sedang beristirahat." Bentak Xin Pey dengan geram.


" Maaf tuan, aku tidak sengaja terpijak ranting lapuk." Kata When Tyan setelah melompat turun agak jauh dari Rombongan Xin Pey.

__ADS_1


" Kurang ajar!! Ternyata seekor tikus kecil yang twlah berani mengusik peristirahatan kita. Biar ku robek mulut mu laknat.!!!!!" Bentak seorang sambil menyerang When Tyan dengan pedang nya.


Traaang.......!!!!!


Serangan orang itu di patahkan dengan mudah menggunakan pedang Musim Semi. Lalu menebasnya.


Craasss.....!!!!!!


Tubuh orang itu langsung tersungkur dengan beraimbahdarah lalu mati. Melihat temannya mati, yang lain langsung menyerang serempak.


Trang.....!!!!!


Trang.....!!!!!


Cras....!!!!!


Cras......!!!!


Mayat bergelimpangan dengan tubuh bersimbah darah dan ada juga dengan kepala terpisah. When Tyan yang sangat marah dengan kata seorang prajurit tadi. Melihat pasukannya tidak mampu menghadapi When tyan, Xin Pey pun langsung murka. Pedang Iblis memancarkan cahaya merah kehitaman lalu menyerang When Tyan. Xin Pey tak ingin pasukan nya binasa di tangan When Tyan. Kini pasukan nya tinggal dua orang dengan keadaan terluka parah.


Wusss........!!!


Pedang Iblis dengan cepat menyerang When Tyan dan disambut oleh pedang Musim Semi. Di dalam gelapnya malam, yang terlihat hanya cahaya merah muda dan cahaya hitam kemerahan yang berkeliaran di udara. Kedua cahaya itu bagai naga yang yang lapar dan akan memangsa satu sama lain.


" Bocah tengik ini kekuatannya tak bisa di remehkan rupanya." Omel Xin pey disela pertarunga.


Pedang Iblis dan pedang Musim Semi saling beradu dengan kekuatan yang sangat luar biasa. When Tyan yang baru menerobos ke tingkat alam nirwana belum sepenuh nya memahami kekuatannya. Tetapi dengan memahami niat jiwa pedang membuatnya tidak bisa di anggap rendah oleh musuh.


Duar......!!!


Duar......!!!


Ledakan itu terjadi beberapa kali saat kedua kekuatan bertemu. Namun tiba - tiba betapa terkejut nya When Tyan setelah menyadari bahwa pedang kini telah retak. Pedang Musim semi yang berada ditingkat empat tidak mampu melawan kekuatan pedang Iblis yang berada di tingkat lima.

__ADS_1


__ADS_2