PEDANG MAGIS ROH HARIMAU

PEDANG MAGIS ROH HARIMAU
Ch. IBLIS TENGKORAK MERAH


__ADS_3

Pertempuran antara When Tyan dengan Liu Gong mengundang banyak orang yang ingin menyaksikan. Dengan berbondong - bondong mereka berkumpul dari kejauhan. Karena penasaran dengan sosok siapa yang telah berani menyinggung kepala perampok itu.


Liu gong menyerang When Tyan dengan ganas dan berkekuatan penuh. Tatapan matanya sangat buas yang di penuhi dengan kebencian yang amat sangat kepada When Tyan.


Traang.......


Serangan itu pun langsung di blokir oleh When Tyan dan langsung membalas menyerang Liu Gong. When Tyan hanya mengeluarkan setengah dari kekuatan nya untuk membaca kekuatan lawan. Dan dia merasakan kalau Liu Gong setingkat dengan pendekar tingkat raja, tetapi tenaga dalam nya masih jauh di bawah When Tyan.


Mereka saling bertukar serangan satu sama lain hingga beberapa jurus. Dan akhirnya When Tyan menciptakan goresan luka di dada Liu Gong karena kelalaian nya. Luka itu mengalirkan darah segar yang membuat Liu Gong menjadi kacau pikirannya saat ini.


Liu Gong menghindar agak jauh dari When Tyan dan langsung mengerahkan tenaga dalam untuk menghentikan aliran darah pada lukanya. Merasakan kekuatan lawan yang tak sebanding dengan nya, Liu Gong langsung mengeluarkan kartu trufnya. Di keluarkan nya topeng yang berwarna merah darah dan langsung memakainya.


Dengan memakai topeng Iblis Tengkorak Merah berarti Liu Gong sudah siap mempertaruhkan jiwanya. Ia belum pernah memakai topeng Iblis Tengkorak merah untuk menghadapi musuh sebelum nya. Karena topeng itu sangat berpengaruh buruk pada jiwanya.


Liu Gong mengalirkan tenaga dalam nya dan topeng Iblis tengkorak merah pun bereaksi. Topeng itu mengeluarkan cahaya merah darah dan mata Liu Gong juga berubah berwarna merah darah. Cahaya itu lansung menyelimuti seluruh tubuh nya. Kini Liu Gong pun sepenuh nya di kendalikan oleh iblis Topeng Tengkorak Merah.


Melihat perubahan yang aneh pada tubuh musuh, Wen Tyan pun tak tinggal diam dia langsung mengerahkan tenaga dalam tiga elemen secara extrem. Pedang Musim Semi langsung bergetar dan memancarkan cahaya jingga tua yang berkilauan.


" Orang ini telah di kuasai roh iblis rupanya kalau di biarkan hidup akan membahayakan manusia di masa depan." Kata When Tyan.


Grrr..........


Iblis Tengkorak Merah menyerang When Tyan dengan kilatan cahaya merah darah yang terpancar dari tubuh dan golok nya. Serangan itu sangat dasyat dan mematikan.

__ADS_1


Ngung..........????


Ngung...........????


Kilatan cahaya merah darah berdengung melesat kearah When Tyan dangan cepat. Melihat serangan musuh menuju ke arah nya, When Tyan langsung memblokir serangan itu dengan kekuatannya yang tak kalah mengerikan.


Kilatan cahaya jingga membentur cahaya merah darah dan menciptakan dentuman keras.


Duar............


Duar............


Ledakan terjadi di saat dua kekuatan dasyat beradu dan terjadi beberapa kali. Desa kabut Hantu bagai di landa bencana hari itu. Masyarakat yang menyaksikan pertempuran itupun menjadi ketakutan mendengar suara ledakan yang memekakkan telinga.


Iblis tengkorak merah bertarung seperti singa yang haus darah. When Tyan pun melayaninya dengan penuh ketenangan dan sangat mengontrol tenaga dalam nya. Cahaya berkeliaran di udara saling mendesak yang menciptakan gelombang getar yang tinggi. When Tyan terus mencari titik kelemahan Iblis tengkorak merah. Dengan kelemahan itu When Tyan dapat dengan segera untuk mengalahkan musuh.


Benar saja, alih - alih gerakan When Tyan yang semakin terdesak dan musuh makin mendekat. Pada saat yang tepat dengan gerakan menipu musuh, tanpa di sadari serangan When Tyan di arahkan tepat pada topeng Tengkorak merah.


Kraaak.......!!


Iblis Tengkorak Merah tidak sempat menghindari serangan mendadak yang di lakukan When Tyan. Ia tidak menyangka jika akan tertipu oleh musuh.akibat kecerobohan nya, Iblis Tengkorak Merah pun tidak dapat menguasai jiwa Liu Gong. Karena topeng tengkorak merah telah tidak mampu menahan ketajaman pedang Musim Semi yang berkekuatan energi tiga elemen.


Begitu topeng terbelah dan terlepas dari Liu Gong akibat serangan yang berkekuatan dahsyat. Tak mau mengulur waktu lebih lama lagi, when Tyan langsung menebas leher Liu Gong. Dengan sekejap kepala Liu Gong Terpisah dari tubuh nya. Darah menyembur dan tubuh Liu Gong pun terguling ke tanah. Gerakan tipuan yang di buat oleh When Tyan membuahkan hasil yang menakjubkan.

__ADS_1


Melihat pemimpinnya tewas, kedua orang anggota perampok pun berniat untuk kabur. Kedua anggota perampok pun tak luput dari pandangan When Tyan. Dengan gerakan secepat kilat, kedua perampok itu menerima pukulan yang keras dan langsung terpingsan. When Tyan sengaja tidak membunuh kedua perampok itu.


When Tyan pun memeriksa dan mengambil semua kantong simpanan Liu Gong. Dengan tenaga yang tersisah, When Tyan berusaha untuk selalu tenang. Pertarungan kali ini hampir membuatnya kelelahan.


Warga desa Kabut Hantu sangat gembira melihat kepala perampok itu tewas di tangan When Tyan. Walaupun meraka belum mengenali When Tyan, tetapi warga desa Kabut Hantu menganggapnya sebagai seorang pahlawan.


" perampok ini memang pantas mati karena sudah meresahkan warga dan para pedagang yang melintasi desa." Kata seorang warga dengan penuh semangat.


" Ya, iblis itu juga telah yang telah membunuh para pendekar muda selama ini. Kematian memang pantas untuk nya." Kata yang lain pula.


" pendekar muda ini sungguh menakjubkan." Kata yang lain pula.


Berbagai sanjungan dan kekaguman menyelimuti warga desa Kabut Hantu. Hari ini mereka menyaksikan sendiri bagai mana pertarungan sengit itu terjadi. Sebelum nya mereka sangat kawatir atas keselamatan When Tyan. Kerena dengan usia yang sangat mudah when Tyan berani menyinggung perasaan Liu Gong.


Sebenarnya bukan kali pertama para pendekar muda bertarung dengan Liu Gong, tetapi semua berakhir dengan kematian yang sangat mengenaskan. Liu Gong tak segan - segan untuk membunuh siapa saja yang sudah berani menyinggung perasaannya dengan sadis.


Tetapi hari ini nasib perampok Tengkorak merah sungguh tidak beruntung. Pemimpin perampok tewas di tangan pendekar muda yang masih ingusan. Warga desa saling mengeluarkan pendapat nya masing - masing. When Tyan memberikan kantong yang berisikan kepingan emas milik kepada seorang yang berada di dekatnya.


" Tuan, tolong kuburkan mayat ini dengan layak. Gunakan uang itu sebagai biaya penguburan nya. Bawalah kedua orang ini kepada tuan kepala desa, maaf aku telah merepotkan kalian." Kata When Tyan.


" Baik tuan, kebetulan sekali aku Xiao An yang menjabat sebagai kepala desa Kabut Hantu saat ini. Dengan senang hati kami akan mengubur mayat ini. tetapi kami merasa tidak pantas menerima uang ini, karena kami akan melakukan nya dengan suka rela. Aku mewakili warga desa Kabut hantu sangat berhutang budi pada pendekar. Dengan membunuh kepala perampok ini, tuan pendekar telah mengembalikan ketenangan hidup warga desa Kabut Hantu." Jawab Xiao An sambil mengembalikan kantong emas dan menunduk kan kepala pada When Tyan memberi hormat.


" Benar tuan, kami sangat berterima kasih kepada tuan pendekar. orang ini memang pantas untuk mati, karena selama ini orang ini sangat meresahkan kami." Kata seorang menambahkan.

__ADS_1


" Terima kasih atas kebaikan tuan - tuan yang telah membantu saya." Sambil membungkukkan badan memberi hormat. Lalu melangkah menuju penginapan dan mendapati beberapa kerusakan di bagian depan penginapan Kabut. When Tyan berniat untuk mengganti rugi dan akan bertanggung jawab atas kerusakan tersebut.


Warga pun membawa mayat untuk di kuburkan dan mengikat kedua perampok yang masih hidup ke balai pengadilan desa untuk di hukum. Warga desa Kabut Hantu pun langsung bubar meninggalkan lokasi pertempuran.


__ADS_2