PENDEKAR KEADILAN

PENDEKAR KEADILAN
10.Bertemu Salah satu IBLIS PENGHISAP DARAH.


__ADS_3

Di sebuah rumah yg cukup besar dan paling bagus di desa itu sedang terlihat beberapa orang sedang berkumpul.


disana terlihat seorang pria tua sedang berbicara dengan beberapa orang yg ternyata adalah para penjaga atau cengeng keluarga mereka.sementara di sebuah kursi di sudut ruangan terlihat wanita tua yg sedang menangis.


"hiks..hiks...hiks...yun'er dmna kau nak?jangan Tinggalkan ibu nak...".ratap wanita itu.


ternyata wanita itu adalah ibu dari gadis yg di selamatkan Chen liong di hutan.ternyata orang tua gadis itu adalah kepala desa di desa Bambu Hijau.


"tenanglah istriku... yun'er pasti baik-baik saja" .


pria itu menyabarkan istrinya sambil menghela nafas berat.


dia juga khawatir akan nasib anak satu-satunya itu.namun dia dan anak buahnya sudah mencarinya tapi tidak ada hasil nya.


"ayah...ibu....yun'er pulang..!!".


tiba-tiba terdengar seruan dari arah jalan menuju rumahnya.


mendengar suara yg sangat mereka kenal langsung saja mereka berhamburan mengejar asal suara.


mereka melihat di pertengahan jalan menuju rumahnya sedang berlari seorang gadis cantik yg di belakangnya ada seorang bocah laki-laki mengiringinya.


"yun'er...kemana saja kau nak?ibu sangat menghawatirkan mu nak ".kata wanita tua itu sambil menangis tapi bahagia melihat anaknya sudah kembali dengan selamat.


"yun'er...apa yg terjadi nak,kenapa saja kamu tiba-tiba sudah menghilang dari kamarmu nak?

__ADS_1


kami sangat khawatir nak".pria tua itu juga ikut bersuara menanyakan keadaan anaknya.


"nanti akan yun'er ceritakan, sebaiknya kita masuk dulu ke rumah...".ajak gadis itu yg ternyata bernama Gao Yun.


lalu merekapun masuk ke rumah dan Gao Yun juga mengenalkan Chen liong yg telah menolongnya.setelah mereka semua duduk maka mulailah Gao menceritakan semua kejadian semenjak dia di culik oleh seorang Jai hwa cat hingga dia di tolong oleh Chen Liong.


terlihat kepala desa Gao mendengar kan dengan serius dan berbagai macam ekspresi saat Gao Yun bercerita hingga selesai.


dia benar-benar bersyukur anaknya berhasil selamat tepat waktu.


"terimakasih tuan muda sudah menyelamatkan putri kami,kami tidak tau harus bagaimana membalas pertolongan tuan muda ini".ujar tuan Gao kemudian kepada Chen liong.


"sama-sama paman,itu sudah seharusnya kita utk saling menolong.dan panggil saja aku A liong paman".jawab Chen liong merendah dan sopan.


"baiklah A liong, sebagai ucapan terimakasih kami maka ijinkan kami menjamu makan siang di sini.ayo kita ke ruang makan dulu,yun'er pergilah bersih-bersih dan ganti pakaian mu dulu baru ikut makan bersama".tuan Gao berkata sambil bangkit mengajak mereka semua ke ruang makan keluarga.


###


setelah keluar dari desa bambu hijau lalu Chen Liong melanjutkan perjalanan nya.


dia kembali ke arah hutan tadi dan terus masuk lebih dalam ke hutan itu.


Chen liong sengaja memasuki hutan dan gunung karena mau berlatih sambil mengembara.dia merasa belum waktunya untuk membalas dendam keluarga nya karena belum memiliki cukup kemampuan untuk itu.


setelah beberapa hari perjalanan sambil berlatih setiap ada kesempatan, sekarang dia berada di Lampung gunung yg tinggi menjulang.di sana banyak jurang dalam yg tak terlihat dasar nya.chen liong harus hati berjalan agar tidak jatuh ke jurang.

__ADS_1


tiba-tiba saja Chen liong mendengar suara sayup-sayup dari arah punggung gunung sebelah kanan agak tinggi dari posisi nya saat ini.


Chen liong jadi penasaran dan cepat menuju suara itu.semakin dekat semakin jelas suaranya dan dalam jarak 50 meter dia melihat 10 orang berpakaian merah sedang berdiri berbaris di depan seorang berpakaian merah lainnya yg seperti nya adalah pemimpin mereka.


10 orang berpakaian merah itu memakai pakaian merah dengan penutup kepala juga merah, mereka juga menutupi wajah mereka sampai mulut sehingga hanya memperlihatkan mata mereka saja.serta di punggung mereka juga terlihat sepasang pedang yg bersarung merah juga.


sedangkan pemimpin mereka juga memakai pakaian merah,hanya saja sang pemimpin memakan ikat pinggang warna emas dan wajahnya Bukan di tutupi kain tapi topeng tengkorak yg membuat orang biasa bergidik ngeri hanya melihat topeng ini saja.


"sekali lagi aku tekankan pada kalian,laksanakan tugas kalian dengan baik.jangan ada satu kesalahan pun.Aku Iblis Ke lima dari TUJUH IBLIS PENGHISAP DARAH akan memberikan kalian hadiah yg layak jika berhasil menyelesaikan tugas ini dengan baik".kata sang pemimpin yg segera dijawab dengan serentak oleh mereka.


"BAIK... KETUA KE LIMA ".jawab mereka serentak.


"Bagus... sekarang kalian bubar dan cepat berangkat menyelesaikan misi kalian".ujar sang pemimpin kemudian yg ternyata adalah orang no 5 dari tujuh iblis penghisap darah yg terkenal kejam.akhir-akhir ini nama kelompok mereka semakin di takuti dalam dunia persilatan.


10 orang anak buahnya pun segera berkelebatan lenyap dari sana.


iblis ke lima tiba-tiba melihat ke satu arah,.


"keluar kau dari sana...atau aku akan menyeret mayatmu ke sini ".iblis ke lima menggunakan tenaga dalam nya dalam suaranya sehingga membuat getaran di sekitarnya.


Chen liong yg menyadari kalau dia ketahuan segera keluar.dia sudah berusaha menahan emosinya dari tadi karena dia ingat kata ibunya kalau orang di depannya ini termasuk salah satu pembantai keluarga nya.


Chen liong keluar dengan mata berapi-api penuh emosi.tidak ada rasa takut sedikitpun saat berhadapan dengan iblis yg di takuti ini.


"siapa kau bocah ? beraninya kau mengintip pembicaraan kelompok kami...nyalimu sungguh besar bocah yg sudah bosan hidup".

__ADS_1


iblis ke lima menyeringai penuh niat membunuh.


"aku adalah dewa kematian yg akan mencabut nyawamu...!!".teriak Chen liong penuh dendam.


__ADS_2